<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Sri Mulyani Ungkap Peran APBN: Pengaruhi Konsumsi, Investasi hingga Ekspor-Impor   </title><description>Sri Mulyani selalu mengingatkan para pegawainya supaya mengelola keuangan negara dengan benar</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/04/20/2163040/sri-mulyani-ungkap-peran-apbn-pengaruhi-konsumsi-investasi-hingga-ekspor-impor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/04/20/2163040/sri-mulyani-ungkap-peran-apbn-pengaruhi-konsumsi-investasi-hingga-ekspor-impor"/><item><title>   Sri Mulyani Ungkap Peran APBN: Pengaruhi Konsumsi, Investasi hingga Ekspor-Impor   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/04/20/2163040/sri-mulyani-ungkap-peran-apbn-pengaruhi-konsumsi-investasi-hingga-ekspor-impor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/04/20/2163040/sri-mulyani-ungkap-peran-apbn-pengaruhi-konsumsi-investasi-hingga-ekspor-impor</guid><pubDate>Selasa 04 Februari 2020 12:08 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/04/20/2163040/sri-mulyani-ungkap-peran-apbn-pengaruhi-konsumsi-investasi-hingga-ekspor-impor-cjYC6CpYss.png" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani Kuliah Tamu di FEB UI Salemba. (Foto: Okezone.com/Instagram Sri Mulyani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/04/20/2163040/sri-mulyani-ungkap-peran-apbn-pengaruhi-konsumsi-investasi-hingga-ekspor-impor-cjYC6CpYss.png</image><title>Sri Mulyani Kuliah Tamu di FEB UI Salemba. (Foto: Okezone.com/Instagram Sri Mulyani)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengelolaan uang negara sangat penting, karena berpengaruh pada banyak faktor. Di antaranya, investasi, konsumsi hingga perdagangan ekspor dan impor.
Maka dari itu, dirinya selalu mengingatkan para pegawainya supaya mengelola keuangan negara dengan benar. Pasalnya, APBN sebagai alat kebijakan negara.
Baca Juga: Sri Mulyani Beri Kuliah Tamu soal APBN di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI
&quot;APBN dapat mempengaruhi konsumsi, mempengaruhi investasi dan mendorong atau mempengaruhi ekspor impor,&amp;rdquo; tulis Sri Mulyani, disampaikan di Instagram, Selasa (4/2/2020).
Pengelolaan APBN, lanjut Sri Mulyani, saat ini sudah megalami perubahan atau mengikuti perkembangan zaman. APBN dikelola mengikuti Undang-Undang (UU) Keuangan Negara, UU Perbendaharaan Negara dan UU mengenai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2003-2004.
Baca Juga: Sri Mulyani: Setiap Kementerian yang Saya Datangi Minta Anggaran Naik
&amp;ldquo;Dengan UU tersebut, Indonesia tidak lagi menggunakan UU jaman penjajahan Belanda, namun mengikuti praktek-praktek pengelolaan keuangan negara seperti negara-negara di dunia,&amp;rdquo; ujar Menkeu.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pengelolaan uang negara sangat penting, karena berpengaruh pada banyak faktor. Di antaranya, investasi, konsumsi hingga perdagangan ekspor dan impor.
Maka dari itu, dirinya selalu mengingatkan para pegawainya supaya mengelola keuangan negara dengan benar. Pasalnya, APBN sebagai alat kebijakan negara.
Baca Juga: Sri Mulyani Beri Kuliah Tamu soal APBN di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI
&quot;APBN dapat mempengaruhi konsumsi, mempengaruhi investasi dan mendorong atau mempengaruhi ekspor impor,&amp;rdquo; tulis Sri Mulyani, disampaikan di Instagram, Selasa (4/2/2020).
Pengelolaan APBN, lanjut Sri Mulyani, saat ini sudah megalami perubahan atau mengikuti perkembangan zaman. APBN dikelola mengikuti Undang-Undang (UU) Keuangan Negara, UU Perbendaharaan Negara dan UU mengenai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun 2003-2004.
Baca Juga: Sri Mulyani: Setiap Kementerian yang Saya Datangi Minta Anggaran Naik
&amp;ldquo;Dengan UU tersebut, Indonesia tidak lagi menggunakan UU jaman penjajahan Belanda, namun mengikuti praktek-praktek pengelolaan keuangan negara seperti negara-negara di dunia,&amp;rdquo; ujar Menkeu.</content:encoded></item></channel></rss>
