<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Minta Nadiem Makarim Efektif Belanja Anggaran Pendidikan</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyiapkan dana abadi untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/20/2163751/sri-mulyani-minta-nadiem-makarim-efektif-belanja-anggaran-pendidikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/20/2163751/sri-mulyani-minta-nadiem-makarim-efektif-belanja-anggaran-pendidikan"/><item><title>Sri Mulyani Minta Nadiem Makarim Efektif Belanja Anggaran Pendidikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/20/2163751/sri-mulyani-minta-nadiem-makarim-efektif-belanja-anggaran-pendidikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/20/2163751/sri-mulyani-minta-nadiem-makarim-efektif-belanja-anggaran-pendidikan</guid><pubDate>Rabu 05 Februari 2020 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/05/20/2163751/sri-mulyani-minta-nadiem-makarim-efektif-belanja-anggaran-pendidikan-cufmv1YsYa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/05/20/2163751/sri-mulyani-minta-nadiem-makarim-efektif-belanja-anggaran-pendidikan-cufmv1YsYa.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyiapkan dana abadi untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan sekitar Rp60-Rp70 triliun. Di mana pengembangan SDM menjadi salah satu prioritas pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam periode 2019-2024.

&quot;Kebijakan spending yang menunjang pendidikan. Maka itu ada sekitar Rp60-Rp70 triliun telah dialokasikan untuk pengembangan SDM melalui dana abadi,&quot; ujar dia pada acara Mandiri Investment Forum 2020 di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Ketemu Nadiem Bahas Pendidikan
Kemudian, lanjut dia tidak hanya aspek spending, alokasi dana abadi tersebut juga harus tersebar ke pemerintah daerah dan tidak hanya terpaku di pemerintah pusat.

&quot;Jadi, ini harapan besar kami bagi Menteri Pendidikan yang masih muda. Saya sudah duduk dengan Menteri Pendidikan meminta agar spending pendidikan agar dialokasikan lebih efektif, apa itu gaji guru atau pembangunan ruangan kelas baru,&quot; ungkap dia
Baca Juga: Pesan Sri Mulyani Buat Nadiem: Gunakan Anggaran untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Dia juga menuturkan kolaborasi antara Kementerian Keuangan dengan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama yang  mengelola madrasah, akan mampu mengelola dana abadi tersebut. Terutama  penyalurannya untuk pendidikan usia dini dan terutama keluarga dengan  pendapatan rendah.

&quot;Ini adalah satu desain pengelolaan dana pendidikan dari mandat  Undang-undang yaitu 20% dan ini banyak tantangan, banyak Pekerjaan Rumah  (PR), tidak bisa dilakukan sendiri oleh kami (Kemenkeu), tapi juga  Kementerian Pendidikan,&quot; ungkapnya.

Dia menambahkan pihaknya akan melakukan monitoring lebih detail  terkait penggunaan dana abadi. &quot;Sementara itu, untuk dukungan kepada  keluarga miskin akan tersambung langsung dengan spending dana desa dan  support kegiatan agrikultur,&quot; tandas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyiapkan dana abadi untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sektor pendidikan sekitar Rp60-Rp70 triliun. Di mana pengembangan SDM menjadi salah satu prioritas pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam periode 2019-2024.

&quot;Kebijakan spending yang menunjang pendidikan. Maka itu ada sekitar Rp60-Rp70 triliun telah dialokasikan untuk pengembangan SDM melalui dana abadi,&quot; ujar dia pada acara Mandiri Investment Forum 2020 di Hotel Fairmont Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Baca Juga: Sri Mulyani Ketemu Nadiem Bahas Pendidikan
Kemudian, lanjut dia tidak hanya aspek spending, alokasi dana abadi tersebut juga harus tersebar ke pemerintah daerah dan tidak hanya terpaku di pemerintah pusat.

&quot;Jadi, ini harapan besar kami bagi Menteri Pendidikan yang masih muda. Saya sudah duduk dengan Menteri Pendidikan meminta agar spending pendidikan agar dialokasikan lebih efektif, apa itu gaji guru atau pembangunan ruangan kelas baru,&quot; ungkap dia
Baca Juga: Pesan Sri Mulyani Buat Nadiem: Gunakan Anggaran untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Dia juga menuturkan kolaborasi antara Kementerian Keuangan dengan  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Agama yang  mengelola madrasah, akan mampu mengelola dana abadi tersebut. Terutama  penyalurannya untuk pendidikan usia dini dan terutama keluarga dengan  pendapatan rendah.

&quot;Ini adalah satu desain pengelolaan dana pendidikan dari mandat  Undang-undang yaitu 20% dan ini banyak tantangan, banyak Pekerjaan Rumah  (PR), tidak bisa dilakukan sendiri oleh kami (Kemenkeu), tapi juga  Kementerian Pendidikan,&quot; ungkapnya.

Dia menambahkan pihaknya akan melakukan monitoring lebih detail  terkait penggunaan dana abadi. &quot;Sementara itu, untuk dukungan kepada  keluarga miskin akan tersambung langsung dengan spending dana desa dan  support kegiatan agrikultur,&quot; tandas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
