<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BKN Pastikan Tidak Ada Joki yang Bisa Lolos Seleksi CPNS   </title><description>Joki tidak akan bisa lolos meskipun dengan pemalsuan dokumen</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/320/2163612/bkn-pastikan-tidak-ada-joki-yang-bisa-lolos-seleksi-cpns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/320/2163612/bkn-pastikan-tidak-ada-joki-yang-bisa-lolos-seleksi-cpns"/><item><title>BKN Pastikan Tidak Ada Joki yang Bisa Lolos Seleksi CPNS   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/320/2163612/bkn-pastikan-tidak-ada-joki-yang-bisa-lolos-seleksi-cpns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/320/2163612/bkn-pastikan-tidak-ada-joki-yang-bisa-lolos-seleksi-cpns</guid><pubDate>Rabu 05 Februari 2020 11:34 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/05/320/2163612/bkn-pastikan-tidak-ada-joki-yang-bisa-lolos-seleksi-cpns-Nqqe3pUQpn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suasana Seleksi CPNS Kemenaker. (Foto: Okezone.com/Dok. Kemenaker)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/05/320/2163612/bkn-pastikan-tidak-ada-joki-yang-bisa-lolos-seleksi-cpns-Nqqe3pUQpn.jpg</image><title>Suasana Seleksi CPNS Kemenaker. (Foto: Okezone.com/Dok. Kemenaker)</title></images><description>JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta kepada para peserta untuk tidak berbuat curang saat Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berlangsung. Apalagi sampai berani menyewa joki (pengganti) untuk bisa lolos tes CPNS.
Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Paryono mengatakan, para peserta CPNS yang menggunakan joki tidak akan bisa lolos meskipun dengan pemalsuan dokumen. Sebab, BKN melakukan serangkaian pemeriksaan sebelum dimulainya pelaksanaan tes.
Baca Juga: Gunakan Joki, 2 Nama Peserta CPNS Ini Bakal Dilaporkan ke Polisi
&quot;Sebelum pelamar mengikuti seleksi SKD akan dilakukan serangkaian pengecekan untuk memastikan pelamar berlaku jujur dalam pelaksanaan seleksi,&quot; ujarnya kepada Okezone, Rabu (5/2/2020).
Sebelum masuk peserta akan dilakukan pemeriksaan dokumen yang dibawa peserta. Seperti misalnnya kartu peserta, kartu tanda penduduk dan disamakan antara wajah aselinya dengan yang ada di foto.
Baca Juga: Peserta yang Ketahuan Pakai Joki Tak Bisa Jadi PNS Seumur Hidup
Tak hanya itu, di dalam ruangan tes juga akan diawasi secara ketat oleh panitia. Pasalnya, panitia memasang kamera CCTV di dalam untuk memantau pergerakan peserta.
&quot;Pemeriksaan identitas peserta SKD akan dilakukan secara cermat, pun dalam pelaksanaan SKD peserta berada dalam pengawasan ketat panitia yang bertugas dan pantauan CCTV,&quot; kata Paryono.
Oleh karena itu lanjut Paryono, dengan pengawasan yang ada tersebut  bisa dipastikan perjokian tidak akan pernah lolos. Termasuk juga kasus  yang terjadi di dua titik lokasi di Kabuapten Gowa dan juga Kabupaten  Tana Toraja.
&quot;Rangkaian pengamanan tersebut akan memastikan perjokian tidak dapat  melenggang mulus menghadapi seleksi CPNS. Sampai sejauh ini tidak ada  joki yang dapat lolos hingga mengikuti ujian,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) meminta kepada para peserta untuk tidak berbuat curang saat Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berlangsung. Apalagi sampai berani menyewa joki (pengganti) untuk bisa lolos tes CPNS.
Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Paryono mengatakan, para peserta CPNS yang menggunakan joki tidak akan bisa lolos meskipun dengan pemalsuan dokumen. Sebab, BKN melakukan serangkaian pemeriksaan sebelum dimulainya pelaksanaan tes.
Baca Juga: Gunakan Joki, 2 Nama Peserta CPNS Ini Bakal Dilaporkan ke Polisi
&quot;Sebelum pelamar mengikuti seleksi SKD akan dilakukan serangkaian pengecekan untuk memastikan pelamar berlaku jujur dalam pelaksanaan seleksi,&quot; ujarnya kepada Okezone, Rabu (5/2/2020).
Sebelum masuk peserta akan dilakukan pemeriksaan dokumen yang dibawa peserta. Seperti misalnnya kartu peserta, kartu tanda penduduk dan disamakan antara wajah aselinya dengan yang ada di foto.
Baca Juga: Peserta yang Ketahuan Pakai Joki Tak Bisa Jadi PNS Seumur Hidup
Tak hanya itu, di dalam ruangan tes juga akan diawasi secara ketat oleh panitia. Pasalnya, panitia memasang kamera CCTV di dalam untuk memantau pergerakan peserta.
&quot;Pemeriksaan identitas peserta SKD akan dilakukan secara cermat, pun dalam pelaksanaan SKD peserta berada dalam pengawasan ketat panitia yang bertugas dan pantauan CCTV,&quot; kata Paryono.
Oleh karena itu lanjut Paryono, dengan pengawasan yang ada tersebut  bisa dipastikan perjokian tidak akan pernah lolos. Termasuk juga kasus  yang terjadi di dua titik lokasi di Kabuapten Gowa dan juga Kabupaten  Tana Toraja.
&quot;Rangkaian pengamanan tersebut akan memastikan perjokian tidak dapat  melenggang mulus menghadapi seleksi CPNS. Sampai sejauh ini tidak ada  joki yang dapat lolos hingga mengikuti ujian,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
