<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pulau Jawa Masih Jadi Penikmat 'Kue' Ekonomi Terbesar</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02% di sepanjang 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/320/2163870/pulau-jawa-masih-jadi-penikmat-kue-ekonomi-terbesar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/320/2163870/pulau-jawa-masih-jadi-penikmat-kue-ekonomi-terbesar"/><item><title>Pulau Jawa Masih Jadi Penikmat 'Kue' Ekonomi Terbesar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/320/2163870/pulau-jawa-masih-jadi-penikmat-kue-ekonomi-terbesar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/05/320/2163870/pulau-jawa-masih-jadi-penikmat-kue-ekonomi-terbesar</guid><pubDate>Rabu 05 Februari 2020 17:54 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/05/320/2163870/pulau-jawa-masih-jadi-penikmat-kue-ekonomi-terbesar-S0Hfuehyxd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/05/320/2163870/pulau-jawa-masih-jadi-penikmat-kue-ekonomi-terbesar-S0Hfuehyxd.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02% di sepanjang 2019 dengan Produk Domestik Bruto (PDB) berjumlah Rp15.833 triliun. Kue ekonomi tersebut paling besar masih dinikmati Pulau Jawa.
Pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa tercatat mencapai 5,52%, melampaui tingkat pertumbuhan ekonomi nasional. Porsinya terdapat PDB nasional sebesar 59%.
&quot;Kalau secara spasial memang strukturnya tidak banyak berubah,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/2/2020).
Baca Juga: Virus Korona Memunculkan Skema Penipuan Klaim Saham
Menurutnya, dominasi yang paling besar pada perekonomian Pulau Jawa berasal dari Provinsi DKI Jakarta sebesar 29%. Kemudian diikuti Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat. Sedangkan pertumbuhan di Pulau Sumatera tercatat sebesar 4,57% dengan porsinya 21,32% pada PDB nasional. Menjadi yang terbesar kedua setelah Pulau Jawa.
&quot;Di Sumatera yang paling tinggi dari Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan,&quot; imbuh dia.
Sementara pertumbuhan ekonomi Pulau Kalimantan tercatat 4,99% dengan kontribusi terhadap PDB 8,05%. Menurut Suhariyanto, dominasi ekonomi Pulau Kalimantan paling besar ada di Kalimantan Timur yakni sebesar 10%.
Baca Juga: Virus Korona Ganggu Hubungan Dagang AS-China
Kemudian pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi tercatat tumbuh 6,65% dengan porsinya pada PDB sebesar 6,43%. Ekonomi Pulau Bali dan Nusa Tenggara tumbuh sebesar 5,07% dengan kontribusi 3,06%.
Namun pada Pulau Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan negatif 7,40% dengan kontribusi 2,24% terhadap PDB. Terdiri dari pertumbuhan di Maluku 5% dan Maluku Utara 6,3%, sedangkan Papua negatif 15,72%.
&quot;Penyebab ekonomi Papua turun, utamanya adalah Freeport, penurunan produksi karena ada pengalihan sistem tambang,&quot; kata Suhariyanto.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,02% di sepanjang 2019 dengan Produk Domestik Bruto (PDB) berjumlah Rp15.833 triliun. Kue ekonomi tersebut paling besar masih dinikmati Pulau Jawa.
Pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa tercatat mencapai 5,52%, melampaui tingkat pertumbuhan ekonomi nasional. Porsinya terdapat PDB nasional sebesar 59%.
&quot;Kalau secara spasial memang strukturnya tidak banyak berubah,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (5/2/2020).
Baca Juga: Virus Korona Memunculkan Skema Penipuan Klaim Saham
Menurutnya, dominasi yang paling besar pada perekonomian Pulau Jawa berasal dari Provinsi DKI Jakarta sebesar 29%. Kemudian diikuti Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat. Sedangkan pertumbuhan di Pulau Sumatera tercatat sebesar 4,57% dengan porsinya 21,32% pada PDB nasional. Menjadi yang terbesar kedua setelah Pulau Jawa.
&quot;Di Sumatera yang paling tinggi dari Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan,&quot; imbuh dia.
Sementara pertumbuhan ekonomi Pulau Kalimantan tercatat 4,99% dengan kontribusi terhadap PDB 8,05%. Menurut Suhariyanto, dominasi ekonomi Pulau Kalimantan paling besar ada di Kalimantan Timur yakni sebesar 10%.
Baca Juga: Virus Korona Ganggu Hubungan Dagang AS-China
Kemudian pertumbuhan ekonomi di Pulau Sulawesi tercatat tumbuh 6,65% dengan porsinya pada PDB sebesar 6,43%. Ekonomi Pulau Bali dan Nusa Tenggara tumbuh sebesar 5,07% dengan kontribusi 3,06%.
Namun pada Pulau Maluku dan Papua mengalami pertumbuhan negatif 7,40% dengan kontribusi 2,24% terhadap PDB. Terdiri dari pertumbuhan di Maluku 5% dan Maluku Utara 6,3%, sedangkan Papua negatif 15,72%.
&quot;Penyebab ekonomi Papua turun, utamanya adalah Freeport, penurunan produksi karena ada pengalihan sistem tambang,&quot; kata Suhariyanto.</content:encoded></item></channel></rss>
