<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dampak Virus Korona pada Perekonomian, Harga Tembaga Anjlok hingga Ribuan Toko Ritel Tutup   </title><description>Industri terancam karena Hyundai Motor, Kia Motors berserta tiga perusahaan automotif tidak bisa mendapatkan pasokan dari China</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/08/320/2164848/dampak-virus-korona-pada-perekonomian-harga-tembaga-anjlok-hingga-ribuan-toko-ritel-tutup</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/08/320/2164848/dampak-virus-korona-pada-perekonomian-harga-tembaga-anjlok-hingga-ribuan-toko-ritel-tutup"/><item><title>Dampak Virus Korona pada Perekonomian, Harga Tembaga Anjlok hingga Ribuan Toko Ritel Tutup   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/08/320/2164848/dampak-virus-korona-pada-perekonomian-harga-tembaga-anjlok-hingga-ribuan-toko-ritel-tutup</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/08/320/2164848/dampak-virus-korona-pada-perekonomian-harga-tembaga-anjlok-hingga-ribuan-toko-ritel-tutup</guid><pubDate>Sabtu 08 Februari 2020 09:24 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/07/320/2164848/dampak-virus-korona-pada-perekonomian-harga-tembaga-anjlok-hingga-ribuan-toko-ritel-tutup-4BKYvqM03N.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/NBC News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/07/320/2164848/dampak-virus-korona-pada-perekonomian-harga-tembaga-anjlok-hingga-ribuan-toko-ritel-tutup-4BKYvqM03N.jpg</image><title>Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/NBC News)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Mewabahnya virus corona mulai berdampak pada banyak hal. Selain korban jiwa, virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China, membuat sejumlah bisnis terus merugi.
Misalnya saja, harga emas turun 1% dikarenakan penguatan dolar Amerika Serikat setelah China ambil langkah untuk mengurangi dampak wabah virus korona terhadap perekonomiannya.
Kepala Strategi Komoditas di TD Securities Bart Melek menyatakan China telah mengambil langkah-langkah yang sangat kuat untuk memastikan hal ini (coronavirus) terkandung, semacam itu membantu sentimen pasar.
&quot;Kami memiliki sedikit lompatan dalam dolar AS dan yang terbesar adalah bahwa kami melihat rebound dalam saham, membuat orang mungkin mengambil beberapa keuntungan dan memposisikan kembali secara wajar,&quot; kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.
Okezone pun merangkum fakta-fakta dampak virus corona pada perekonomian, Sabtu (8/2/2020):
1.	Produksi Automotif Korea Terhenti
Coronavirus atau virus konora telah membahayakan industri automotif Korea Selatan. Industri terancam karena Hyundai Motor, Kia Motors berserta tiga perusahaan automotif tidak bisa mendapatkan pasokan perkabelan yang dibuat di China.
Hyundai mengatakan, pengoperasian pabriknya di Ulsan dan dua kota lain akan melambat dan mungkin menghentikan operasi sampai awal minggu depan atau kecuali produksi kabel dilanjutkan di China atau perusahaan Korea dalam negeri dapat mulai memenuhi kebutuhan. Perusahaan meminta pekerja untuk tidak shift lembur dalam memproduksi kendaraan karena ada juga kekhawatiran kalau komponen lain akan segera kekurangan pasokan.
Bosch sendiri, harus menutup dua pabriknya di Wuhan sampai minggu depan. &quot;Tidak ada gangguan, tetapi jika situasi ini berlanjut, rantai pasokan akan terganggu,&quot;CEO Bosch, Volkmar Denner, Jerman, mengutip dari Forbes.
2.	Kerugian Capri Holdings
Capri Holdings harus merugi karena banyaknya toko-toko tutup karena bisnisnya terdampak virus corona. Sekitar 150 toko Capri di China ditutup.
Capri Holdings mencatat virus corona mengurangi pendapatan mereka sebesar USD100 juta setara Rp1,36 triliun (kurs Rp13.656 per USD) pada kuartal ini.
3.	Apple Tutup Tokoknya di China
Perusahaan besar lain seperti Apple telah menutup 42 tokonya di China hingga 9 Februari akibat wabah virus corona. Sementara Starbucks telah menutup setengah dari 4.300 toko di China pada minggu lalu.4.	Nike dan Adidas Tutup Toko
Nike telah menutup sekitar setengah dari toko yang dimilikinya di  China. Begitu juga dengan Adidas, perusahaan dan para pemegang waralaba  menutup sejumlah toko di sana.
&quot;Dalam jangka pendek, kami memperkirakan situasi akan berdampak pada operasi kami di China,&quot; kata Nike.
Hampir 18% dari penjualan Nike pada kuartal terakhir berasal dari  wilayah China. CEO Nike John Donahoe mengatakan, prioritas pertama  perusahaan adalah secara tegas menjaga mitra dan konsumennya di China.
5.	Sejumlah Maskapai Hentikan Penerbangan Dari dan Menuju China
American Airlines telah menangguhkan semua penerbangan antara Amerika  Serikat dan China hingga 27 Maret, sedangkan Delta Air Lines tidak akan  terbang dari Amerika Serikat ke China hingga 30 April.
Perusahaan penerbangan Hong Kong, Cathay Pacific mengatakan, pihaknya  memotong penerbangan ke China sebesar 90% dan membuat pengurangan yang  signifikan di tempat lain dalam jaringannya selama dua bulan ke depan.  Total jumlah penerbangan akan berkurang 30%.
Di Indonesia, maskapai Batik Air juga merugi. Sejak pemerintah  menutup sementara rute penerbangan dari China ataupun sebaliknya, hal  ini memberikan dampak besar bagi Batik Air.
6.	Harga Tembaga Anjlok Pertanda Ekonomi Dunia Kurang Baik
Industri manufaktur di China memperpanjang penutupan akibat wabah  virus corona. Hal ini berdampak besar pada harga tembaga telah yang  turun hingga 12% sejak pertengahan Januari.
Penurunan harga tembaga menjadi barometer bahwa kesehatan ekonomi  dunia sedang bermasalah. Di mana tembaga banyak digunakan untuk  elektronik hingga pembangunan rumah.
7.	Kasino-Kasino di Kota Macau Tutup
Macau memutuskan untuk menutup kasino-kasinonya akibat dari   penyebaran Virus Korona yang korbannya terus melonjak. Pemerintah Macau   akan menangguhkan operasi perjudian atau kasino dan industri terkait   lainnya selama sekitar kurang lebih dua minggu.
Hal ini ditempuh Macau sebagai tindak lanjut atas 10 kasus penderita   Virus Korona yang telah dikonfirmasi oleh pemerintah setempat. Virus   Korona secara global telah menewaskan setidaknya 427 orang dan   menginfeksi lebih dari 20 ribu orang di beberapa negara yang telah   terjangkit epidemi itu.
8.	Starbucks Tutup 4.300 Gerai di China
Starbucks menutup lebih dari 4.300 gerainya di China, sebagai   antisipasi menyebarnya virus corona. Untuk sementara, Starbucks akan   memantau dan memodifikasi jam operasional semua tokonya sehubungan   dengan wabah tersebut.
&quot;Saya berharap wabah virus korona hanya bersifat sementara,&quot; ujar Starbucks.
Selama akhir pekan, Starbucks menutup toko dan menangguhkan layanan   pengiriman di kota Wuhan, pusat penyebaran, dan di Provinsi Hubei.
9. Sikap China Antisipasi Virus Corona
The People's Bank of China (PBOC) menyatakan bahwa mereka menurunkan 7   day reverse repo rate menjadi 2,4% dari 2,5%. Selain itu juga memotong   tenor 14 hari menjadi 2,55% dari 2,65%.
Pemotongan ini terjadi ketika pasar keuangan dibuka kembali setelah   libur Tahun Baru Imlek yang diperpenjang. PBOC telah menyuntikan Rp2.388   triliun (USD173,81 miliar atau 1,2 triliun yuan) ke pasar uang melalui   perjanjian pembelian kembali obligasi.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Mewabahnya virus corona mulai berdampak pada banyak hal. Selain korban jiwa, virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China, membuat sejumlah bisnis terus merugi.
Misalnya saja, harga emas turun 1% dikarenakan penguatan dolar Amerika Serikat setelah China ambil langkah untuk mengurangi dampak wabah virus korona terhadap perekonomiannya.
Kepala Strategi Komoditas di TD Securities Bart Melek menyatakan China telah mengambil langkah-langkah yang sangat kuat untuk memastikan hal ini (coronavirus) terkandung, semacam itu membantu sentimen pasar.
&quot;Kami memiliki sedikit lompatan dalam dolar AS dan yang terbesar adalah bahwa kami melihat rebound dalam saham, membuat orang mungkin mengambil beberapa keuntungan dan memposisikan kembali secara wajar,&quot; kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.
Okezone pun merangkum fakta-fakta dampak virus corona pada perekonomian, Sabtu (8/2/2020):
1.	Produksi Automotif Korea Terhenti
Coronavirus atau virus konora telah membahayakan industri automotif Korea Selatan. Industri terancam karena Hyundai Motor, Kia Motors berserta tiga perusahaan automotif tidak bisa mendapatkan pasokan perkabelan yang dibuat di China.
Hyundai mengatakan, pengoperasian pabriknya di Ulsan dan dua kota lain akan melambat dan mungkin menghentikan operasi sampai awal minggu depan atau kecuali produksi kabel dilanjutkan di China atau perusahaan Korea dalam negeri dapat mulai memenuhi kebutuhan. Perusahaan meminta pekerja untuk tidak shift lembur dalam memproduksi kendaraan karena ada juga kekhawatiran kalau komponen lain akan segera kekurangan pasokan.
Bosch sendiri, harus menutup dua pabriknya di Wuhan sampai minggu depan. &quot;Tidak ada gangguan, tetapi jika situasi ini berlanjut, rantai pasokan akan terganggu,&quot;CEO Bosch, Volkmar Denner, Jerman, mengutip dari Forbes.
2.	Kerugian Capri Holdings
Capri Holdings harus merugi karena banyaknya toko-toko tutup karena bisnisnya terdampak virus corona. Sekitar 150 toko Capri di China ditutup.
Capri Holdings mencatat virus corona mengurangi pendapatan mereka sebesar USD100 juta setara Rp1,36 triliun (kurs Rp13.656 per USD) pada kuartal ini.
3.	Apple Tutup Tokoknya di China
Perusahaan besar lain seperti Apple telah menutup 42 tokonya di China hingga 9 Februari akibat wabah virus corona. Sementara Starbucks telah menutup setengah dari 4.300 toko di China pada minggu lalu.4.	Nike dan Adidas Tutup Toko
Nike telah menutup sekitar setengah dari toko yang dimilikinya di  China. Begitu juga dengan Adidas, perusahaan dan para pemegang waralaba  menutup sejumlah toko di sana.
&quot;Dalam jangka pendek, kami memperkirakan situasi akan berdampak pada operasi kami di China,&quot; kata Nike.
Hampir 18% dari penjualan Nike pada kuartal terakhir berasal dari  wilayah China. CEO Nike John Donahoe mengatakan, prioritas pertama  perusahaan adalah secara tegas menjaga mitra dan konsumennya di China.
5.	Sejumlah Maskapai Hentikan Penerbangan Dari dan Menuju China
American Airlines telah menangguhkan semua penerbangan antara Amerika  Serikat dan China hingga 27 Maret, sedangkan Delta Air Lines tidak akan  terbang dari Amerika Serikat ke China hingga 30 April.
Perusahaan penerbangan Hong Kong, Cathay Pacific mengatakan, pihaknya  memotong penerbangan ke China sebesar 90% dan membuat pengurangan yang  signifikan di tempat lain dalam jaringannya selama dua bulan ke depan.  Total jumlah penerbangan akan berkurang 30%.
Di Indonesia, maskapai Batik Air juga merugi. Sejak pemerintah  menutup sementara rute penerbangan dari China ataupun sebaliknya, hal  ini memberikan dampak besar bagi Batik Air.
6.	Harga Tembaga Anjlok Pertanda Ekonomi Dunia Kurang Baik
Industri manufaktur di China memperpanjang penutupan akibat wabah  virus corona. Hal ini berdampak besar pada harga tembaga telah yang  turun hingga 12% sejak pertengahan Januari.
Penurunan harga tembaga menjadi barometer bahwa kesehatan ekonomi  dunia sedang bermasalah. Di mana tembaga banyak digunakan untuk  elektronik hingga pembangunan rumah.
7.	Kasino-Kasino di Kota Macau Tutup
Macau memutuskan untuk menutup kasino-kasinonya akibat dari   penyebaran Virus Korona yang korbannya terus melonjak. Pemerintah Macau   akan menangguhkan operasi perjudian atau kasino dan industri terkait   lainnya selama sekitar kurang lebih dua minggu.
Hal ini ditempuh Macau sebagai tindak lanjut atas 10 kasus penderita   Virus Korona yang telah dikonfirmasi oleh pemerintah setempat. Virus   Korona secara global telah menewaskan setidaknya 427 orang dan   menginfeksi lebih dari 20 ribu orang di beberapa negara yang telah   terjangkit epidemi itu.
8.	Starbucks Tutup 4.300 Gerai di China
Starbucks menutup lebih dari 4.300 gerainya di China, sebagai   antisipasi menyebarnya virus corona. Untuk sementara, Starbucks akan   memantau dan memodifikasi jam operasional semua tokonya sehubungan   dengan wabah tersebut.
&quot;Saya berharap wabah virus korona hanya bersifat sementara,&quot; ujar Starbucks.
Selama akhir pekan, Starbucks menutup toko dan menangguhkan layanan   pengiriman di kota Wuhan, pusat penyebaran, dan di Provinsi Hubei.
9. Sikap China Antisipasi Virus Corona
The People's Bank of China (PBOC) menyatakan bahwa mereka menurunkan 7   day reverse repo rate menjadi 2,4% dari 2,5%. Selain itu juga memotong   tenor 14 hari menjadi 2,55% dari 2,65%.
Pemotongan ini terjadi ketika pasar keuangan dibuka kembali setelah   libur Tahun Baru Imlek yang diperpenjang. PBOC telah menyuntikan Rp2.388   triliun (USD173,81 miliar atau 1,2 triliun yuan) ke pasar uang melalui   perjanjian pembelian kembali obligasi.</content:encoded></item></channel></rss>
