<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>8 Perusahaan Sukses yang Dibangun oleh Remaja, dari Facebook hingga Dell</title><description>Remaja terkenal sebagai anak yang belum dikatakan sudah dewasa atau tidak juga anak-anak.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/09/320/2165595/8-perusahaan-sukses-yang-dibangun-oleh-remaja-dari-facebook-hingga-dell</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/09/320/2165595/8-perusahaan-sukses-yang-dibangun-oleh-remaja-dari-facebook-hingga-dell"/><item><title>8 Perusahaan Sukses yang Dibangun oleh Remaja, dari Facebook hingga Dell</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/09/320/2165595/8-perusahaan-sukses-yang-dibangun-oleh-remaja-dari-facebook-hingga-dell</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/09/320/2165595/8-perusahaan-sukses-yang-dibangun-oleh-remaja-dari-facebook-hingga-dell</guid><pubDate>Minggu 09 Februari 2020 18:04 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/09/320/2165595/8-perusahaan-sukses-yang-dibangun-oleh-remaja-dari-facebook-hingga-dell-wtxN2p8urB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">facebook (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/09/320/2165595/8-perusahaan-sukses-yang-dibangun-oleh-remaja-dari-facebook-hingga-dell-wtxN2p8urB.jpg</image><title>facebook (Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Remaja terkenal sebagai anak yang belum dikatakan sudah dewasa atau tidak juga anak-anak. Kebanyakan remaja memanfaatkan waktunya untuk bermain, berfoya-foya, tetapi ada juga yang memilih untuk kerja paruh waktu.

Walau ada yang memutuskan untuk mendapatkan uang tambahan dengan bekerja paruh waktu, ada juga sebagian remaja yang menciptakan bisnis bernilai miliar rupiah.

Penciptaan bisnis ini bisa saja dimulai dari kamar asrama mereka atau garasi rumah yang kemudian tumbuh menjadi perusahaan raksasa ternama di dunia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 11 Fakta yang Menunjukkan Betapa Kayanya Jeff Bezos 
Melansir Business Insider, berikut ini adalah 8 perusahaan besar yang diciptakan pemiliknya saat usia remaja:

 
1. Facebook
Mark Zuckerberg menciptakan Facebook saat usianya masih 19 tahun. Dia menciptakan salah satu media sosial terkemuka di dunia ini di kamar asramanya di Harvard University.

Saat ini, Facebook adalah salah satu platform media sosial terbesar dengan 1,59 miliar pengguna per harinya. Bahkan menurut Forbes, Zuckerberg mengantongi kekayaan sebesar USD69 miliar atau Rp946 triliun (Kurs Rp13.715/USD).
 
Baca juga: Anak Miliarder Ini Jalankan Bisnis Keluarga ala Milenial
 
2. Dell
Sama seperti Zuckerberg, Michael Dell menciptakan Dell.Inc saat berusia 19 tahun di kamar asramanya di University of Texas.

Pada tahun yang sama dia menciptakan Dell.Inc, dirinya dikeluarkan dari kampus namun telah berhasil menjual komputer senilai USD80 ribu atau Rp1,09 miliar.

Kini Dell memiliki kekayaan senilai USD31 miliar atau Rp425 triliun.

 
3. Subway Restaurant
Saat berusia 17 tahun, Fred DeLuca membutuhkan tambahan uang untuk kuliahnya, kemudian dia memutuskan untuk membuka bisnisnya sendiri. DeLuca memutuskan untuk meminjam uang kepada Peter Buck sebanyak USD1.000 atau Rp13,7 miliar.

Bersama dengan Buck, mereka membuka  Pete&amp;rsquo;s Super Submarines in Bridgeport, Connecticut. Beberapa tahun kemudian mengganti nama usaha itu menjadi Subway.
 
Baca juga: 10 Orang Terkaya di Hong Kong, Li Ka Shing Tidak Lagi Jadi yang Paling Kaya
 
4. WordPress
Pada tahun 2001, Michel Valdrighi menciptakan sistem manajemen konten sederhana yang disebut b2 / cafelog. Kemudian, Mullenweg mengembangkan versi baru b2 / cafelog, yang akhirnya dikenal sebagai WordPress. Mullenweg baru berusia 19 tahun saat itu.

Kini, WordPress memiliki lebih dari 20 miliar halaman web dan lebih dari 409 juta orang mengunjungi situs itu setiap bulan.

 
5. Yankee Candle
Ketika Mike Kittredge baru berusia 16 tahun pada tahun 1969, dia mulai menjual lilin yang dijualnya seharga USD2 atau Rp27 ribu kepada tetangganya. Ketika permintaan meningkat, Kittredge membuat lilin di garasi dan ruang bawah tanah rumah orang tuanya.

Pada 1973, Yankee Candle beroperasi dari pabrik kertas tua di Massachusetts. Akhirnya, Kittredge menjual perusahaan itu seharga USD500 juta atau Rp6,8 triliun.

Perusahaan yang dibangun oleh Kittredge sebagai remaja sekarang memiliki 500 toko dengan lebih dari 19.000 pengecer yang menjual produk-produk Yankee Candle.

Sebagai tambahan, Kittredge meninggal pada Juli 2019, berusia 67 tahun.6. MyYearbook
Pada saat sekolah menengah, Catherine Cook yang berusia 14 tahun dan  saudara lelakinya pindah ke kota baru di New Jersey. Mereka memikirkan  cara bertemu orang-orang di sekolah baru mereka dan memutuskan untuk  membuat buku tahunan online.

Setelah membuat MyYearbook, pada Minggu pertama sebanyak 400 orang  mendaftar untuk platform sosial, dan dalam beberapa bulan, mereka  memiliki 1 juta pengguna. Dalam enam tahun, situs ini memiliki 32 juta  pengguna dan pendapatan USD23,7 juta atau Rp325 miliar.

Pada 2011, Quepasa mengakuisisi MyYearbook sebesar  USD100 juta atau  Rp1,3 triliun. Saat ini, perusahaan telah berganti nama menjadi MeetMe.

 
7. Oculus
Palmer Luckey pertama kali tertarik pada dunia game realitas virtual  pada usia 15 tahun. Dia membuat headset VR-nya sendiri, bernama PR1,  ketika dia berusia 17 tahun. Itu adalah headset VR pertama yang berhasil  menipu otak untuk berpikir itu di dunia yang berbeda. Ini menjadi  prototipe bernama Oculus VR.

Pada usia 21 tahun, dia menjual Oculus ke Facebook dengan harga lebih dari USD2 miliar atau Rp27 triliun.

Kemudian Pada 2017, Luckey secara misterius meninggalkan Facebook untuk memulai startup teknologi sendirian.

 
8. Mashable
Pada tahun 2005, Pete Cashmore menciptakan Mashable di Aberdeenshire,  Skotlandia, ketika dia berumur 19 tahun. Pada saat itu, situs tersebut  adalah blog teknologi yang berfokus pada perubahan dunia teknologi dan  interaksi manusia. Selama beberapa dekade berikutnya, Cashmore mengubah  Mashable menjadi perusahaan media global.

Kini, Mashable memiliki 45 juta pengunjung setiap bulan dan telah mengumpulkan 28 juta pengikut media sosial.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Remaja terkenal sebagai anak yang belum dikatakan sudah dewasa atau tidak juga anak-anak. Kebanyakan remaja memanfaatkan waktunya untuk bermain, berfoya-foya, tetapi ada juga yang memilih untuk kerja paruh waktu.

Walau ada yang memutuskan untuk mendapatkan uang tambahan dengan bekerja paruh waktu, ada juga sebagian remaja yang menciptakan bisnis bernilai miliar rupiah.

Penciptaan bisnis ini bisa saja dimulai dari kamar asrama mereka atau garasi rumah yang kemudian tumbuh menjadi perusahaan raksasa ternama di dunia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 11 Fakta yang Menunjukkan Betapa Kayanya Jeff Bezos 
Melansir Business Insider, berikut ini adalah 8 perusahaan besar yang diciptakan pemiliknya saat usia remaja:

 
1. Facebook
Mark Zuckerberg menciptakan Facebook saat usianya masih 19 tahun. Dia menciptakan salah satu media sosial terkemuka di dunia ini di kamar asramanya di Harvard University.

Saat ini, Facebook adalah salah satu platform media sosial terbesar dengan 1,59 miliar pengguna per harinya. Bahkan menurut Forbes, Zuckerberg mengantongi kekayaan sebesar USD69 miliar atau Rp946 triliun (Kurs Rp13.715/USD).
 
Baca juga: Anak Miliarder Ini Jalankan Bisnis Keluarga ala Milenial
 
2. Dell
Sama seperti Zuckerberg, Michael Dell menciptakan Dell.Inc saat berusia 19 tahun di kamar asramanya di University of Texas.

Pada tahun yang sama dia menciptakan Dell.Inc, dirinya dikeluarkan dari kampus namun telah berhasil menjual komputer senilai USD80 ribu atau Rp1,09 miliar.

Kini Dell memiliki kekayaan senilai USD31 miliar atau Rp425 triliun.

 
3. Subway Restaurant
Saat berusia 17 tahun, Fred DeLuca membutuhkan tambahan uang untuk kuliahnya, kemudian dia memutuskan untuk membuka bisnisnya sendiri. DeLuca memutuskan untuk meminjam uang kepada Peter Buck sebanyak USD1.000 atau Rp13,7 miliar.

Bersama dengan Buck, mereka membuka  Pete&amp;rsquo;s Super Submarines in Bridgeport, Connecticut. Beberapa tahun kemudian mengganti nama usaha itu menjadi Subway.
 
Baca juga: 10 Orang Terkaya di Hong Kong, Li Ka Shing Tidak Lagi Jadi yang Paling Kaya
 
4. WordPress
Pada tahun 2001, Michel Valdrighi menciptakan sistem manajemen konten sederhana yang disebut b2 / cafelog. Kemudian, Mullenweg mengembangkan versi baru b2 / cafelog, yang akhirnya dikenal sebagai WordPress. Mullenweg baru berusia 19 tahun saat itu.

Kini, WordPress memiliki lebih dari 20 miliar halaman web dan lebih dari 409 juta orang mengunjungi situs itu setiap bulan.

 
5. Yankee Candle
Ketika Mike Kittredge baru berusia 16 tahun pada tahun 1969, dia mulai menjual lilin yang dijualnya seharga USD2 atau Rp27 ribu kepada tetangganya. Ketika permintaan meningkat, Kittredge membuat lilin di garasi dan ruang bawah tanah rumah orang tuanya.

Pada 1973, Yankee Candle beroperasi dari pabrik kertas tua di Massachusetts. Akhirnya, Kittredge menjual perusahaan itu seharga USD500 juta atau Rp6,8 triliun.

Perusahaan yang dibangun oleh Kittredge sebagai remaja sekarang memiliki 500 toko dengan lebih dari 19.000 pengecer yang menjual produk-produk Yankee Candle.

Sebagai tambahan, Kittredge meninggal pada Juli 2019, berusia 67 tahun.6. MyYearbook
Pada saat sekolah menengah, Catherine Cook yang berusia 14 tahun dan  saudara lelakinya pindah ke kota baru di New Jersey. Mereka memikirkan  cara bertemu orang-orang di sekolah baru mereka dan memutuskan untuk  membuat buku tahunan online.

Setelah membuat MyYearbook, pada Minggu pertama sebanyak 400 orang  mendaftar untuk platform sosial, dan dalam beberapa bulan, mereka  memiliki 1 juta pengguna. Dalam enam tahun, situs ini memiliki 32 juta  pengguna dan pendapatan USD23,7 juta atau Rp325 miliar.

Pada 2011, Quepasa mengakuisisi MyYearbook sebesar  USD100 juta atau  Rp1,3 triliun. Saat ini, perusahaan telah berganti nama menjadi MeetMe.

 
7. Oculus
Palmer Luckey pertama kali tertarik pada dunia game realitas virtual  pada usia 15 tahun. Dia membuat headset VR-nya sendiri, bernama PR1,  ketika dia berusia 17 tahun. Itu adalah headset VR pertama yang berhasil  menipu otak untuk berpikir itu di dunia yang berbeda. Ini menjadi  prototipe bernama Oculus VR.

Pada usia 21 tahun, dia menjual Oculus ke Facebook dengan harga lebih dari USD2 miliar atau Rp27 triliun.

Kemudian Pada 2017, Luckey secara misterius meninggalkan Facebook untuk memulai startup teknologi sendirian.

 
8. Mashable
Pada tahun 2005, Pete Cashmore menciptakan Mashable di Aberdeenshire,  Skotlandia, ketika dia berumur 19 tahun. Pada saat itu, situs tersebut  adalah blog teknologi yang berfokus pada perubahan dunia teknologi dan  interaksi manusia. Selama beberapa dekade berikutnya, Cashmore mengubah  Mashable menjadi perusahaan media global.

Kini, Mashable memiliki 45 juta pengunjung setiap bulan dan telah mengumpulkan 28 juta pengikut media sosial.</content:encoded></item></channel></rss>
