<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta-Fakta Penemuan Jimat di SKD CPNS</title><description>Dalam ujian SKD CPNS tidak boleh membawa barang-barang yang tidak berhubungan dengan ujian seperti jimat ke ruangan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2165785/fakta-fakta-penemuan-jimat-di-skd-cpns</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2165785/fakta-fakta-penemuan-jimat-di-skd-cpns"/><item><title>Fakta-Fakta Penemuan Jimat di SKD CPNS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2165785/fakta-fakta-penemuan-jimat-di-skd-cpns</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2165785/fakta-fakta-penemuan-jimat-di-skd-cpns</guid><pubDate>Senin 10 Februari 2020 07:15 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/09/320/2165785/fakta-fakta-penemuan-jimat-di-skd-cpns-E0Iw3a8SUk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi peserta mengikuti tes SKD CPNS (Foto: Okezone.com/Dok. Kemkumham)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/09/320/2165785/fakta-fakta-penemuan-jimat-di-skd-cpns-E0Iw3a8SUk.jpg</image><title>Ilustrasi peserta mengikuti tes SKD CPNS (Foto: Okezone.com/Dok. Kemkumham)</title></images><description>JAKARTA - Penyelenggaran tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 saat ini sudah menggunakan sistem komputer alias Computer Assisted Test (CAT). Penggunaan sistem CAT ini bertujuan untuk mengurangi kecurangan yang identik dengan kongkalikong pada seleksi sebelumnya.
Dengan adanya sistem CAT, Pemerintah menjamin seleksi akan lebih adil, bersih, objektif, transparan, kompetitif, dan bebas dari KKN. Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS kali ini dipasang CCTV dan tidak boleh membawa barang-barang yang tidak berhubungan dengan ujian seperti jimat ke ruangan.
Berikut ini Okezone telah merangkum fakta-fakta jimat di ujian SKD CPNS, Senin (10/2/2020).
1. Dilarang membawa barang apapun ke ruangan, kecuali kartu ujian dan KTP 
Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dilarang membawa barang apapun kecuali kartu ujian dan KTP selama berada di ruang ujian. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 50 Tahun 2019.
Pernyataan tersebut menegaskan banyaknya peserta yang masih membawa jimat saat ujian berlangsung. Peserta percaya jimat dianggap memiliki kesaktian untuk bisa membawa keberuntungan.

2. Penemuan jimat di titik lokasi Islamic Center, Ambon 
Kepala Sub Bagian Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Diah Eka Palupi mengungkapkan, kejadian adanya peserta yang masih membawa jimat terjadi pada pelaksanaan SKD di tilok Islamic Center, Ambon.
&quot;Pelaksanaan SKD hari ini, terciduk jimat di tilok Islamic Center, Ambon,&quot; ungkapnya saat dihubungi Okezone, Rabu (5/2/2020).
Baca Juga: 991.361 Peserta CPNS Telah Ikuti Tes SKD
3. Jimat ditemukan dengan bentuk persegi panjang yang dililitkan oleh perban 
BKN juga menemukan jimat milik salah satu peserta SKD. Bentuk dari jimat tersebut persegi panjang yang dililitkan oleh perban dan disangkutkan ke tali berwarna putih.
Padahal, ada peraturan jelas yang menyatakan bahwa peserta tidak diperbolehkan membawa atau memakai jimat. Namun, masih saja ada yang meyakini bahwa benda tersebut dipercaya akan mendatangkan keajaiban.4. Selain dililitkan perban, ada juga jimat uang dan kertas bertuliskan huruf Arab 
Koordinator Lapangan Panitia Daerah Seleksi CPNS Kemenkumham Jawa  Timur Ketut Akbar mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah barang yang  dianggap nyeleneh, yang tak berkaitan dengan tes CPNS.
&quot;Paling banyak ditemukan itu jimat. Mulai dari jimat jenis rajah,  uang dan kertas yang bertuliskan huruf Arab, pasir yang dibungkus kain  putih, hingga jimat pengasih. Kita tidak memperkenankan dibawa. Mungkin  maksudnya usaha biar lulus,&quot; ujar Ketut Akbar melalui siaran pers yang  diterima Okezone, Jumat pagi (7/2/2020).

5. Banyak peserta masih membawa jimat ke ruangan 
Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga tidak bosan-bosan untuk  mengingatkan para peserta untuk tidak membawa barang-barang yang  berpotensi digunakan untuk berbuat curang.
&quot;Kami mengingatkan bahwa cita-cita menjadi CPNS harus disertai dengan  cara-cara halal dalam mencapainya,&amp;rdquo; ungkap Plt Kepala Biro Hubungan  Masyarakat BKN Paryono kepada Okezone&amp;cedil; Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Barang-barang itu seperti gawai, gelang, kalung, sampai ikat  pinggang. Namun peluang peserta SKD yang memakai jimat juga tidak  sedikit. Oleh karena itu akan dilakukan dua kali pengecekan sebelum  menjalani tes.
Baca Juga:&amp;nbsp; Banyak yang Gagal karena Telat, BKN Imbau Peserta SKD CPNS Datang Lebih Awal</description><content:encoded>JAKARTA - Penyelenggaran tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 saat ini sudah menggunakan sistem komputer alias Computer Assisted Test (CAT). Penggunaan sistem CAT ini bertujuan untuk mengurangi kecurangan yang identik dengan kongkalikong pada seleksi sebelumnya.
Dengan adanya sistem CAT, Pemerintah menjamin seleksi akan lebih adil, bersih, objektif, transparan, kompetitif, dan bebas dari KKN. Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS kali ini dipasang CCTV dan tidak boleh membawa barang-barang yang tidak berhubungan dengan ujian seperti jimat ke ruangan.
Berikut ini Okezone telah merangkum fakta-fakta jimat di ujian SKD CPNS, Senin (10/2/2020).
1. Dilarang membawa barang apapun ke ruangan, kecuali kartu ujian dan KTP 
Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 dilarang membawa barang apapun kecuali kartu ujian dan KTP selama berada di ruang ujian. Hal ini sudah diatur dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 50 Tahun 2019.
Pernyataan tersebut menegaskan banyaknya peserta yang masih membawa jimat saat ujian berlangsung. Peserta percaya jimat dianggap memiliki kesaktian untuk bisa membawa keberuntungan.

2. Penemuan jimat di titik lokasi Islamic Center, Ambon 
Kepala Sub Bagian Hubungan Media dan Antar Lembaga Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Diah Eka Palupi mengungkapkan, kejadian adanya peserta yang masih membawa jimat terjadi pada pelaksanaan SKD di tilok Islamic Center, Ambon.
&quot;Pelaksanaan SKD hari ini, terciduk jimat di tilok Islamic Center, Ambon,&quot; ungkapnya saat dihubungi Okezone, Rabu (5/2/2020).
Baca Juga: 991.361 Peserta CPNS Telah Ikuti Tes SKD
3. Jimat ditemukan dengan bentuk persegi panjang yang dililitkan oleh perban 
BKN juga menemukan jimat milik salah satu peserta SKD. Bentuk dari jimat tersebut persegi panjang yang dililitkan oleh perban dan disangkutkan ke tali berwarna putih.
Padahal, ada peraturan jelas yang menyatakan bahwa peserta tidak diperbolehkan membawa atau memakai jimat. Namun, masih saja ada yang meyakini bahwa benda tersebut dipercaya akan mendatangkan keajaiban.4. Selain dililitkan perban, ada juga jimat uang dan kertas bertuliskan huruf Arab 
Koordinator Lapangan Panitia Daerah Seleksi CPNS Kemenkumham Jawa  Timur Ketut Akbar mengatakan, pihaknya menemukan sejumlah barang yang  dianggap nyeleneh, yang tak berkaitan dengan tes CPNS.
&quot;Paling banyak ditemukan itu jimat. Mulai dari jimat jenis rajah,  uang dan kertas yang bertuliskan huruf Arab, pasir yang dibungkus kain  putih, hingga jimat pengasih. Kita tidak memperkenankan dibawa. Mungkin  maksudnya usaha biar lulus,&quot; ujar Ketut Akbar melalui siaran pers yang  diterima Okezone, Jumat pagi (7/2/2020).

5. Banyak peserta masih membawa jimat ke ruangan 
Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga tidak bosan-bosan untuk  mengingatkan para peserta untuk tidak membawa barang-barang yang  berpotensi digunakan untuk berbuat curang.
&quot;Kami mengingatkan bahwa cita-cita menjadi CPNS harus disertai dengan  cara-cara halal dalam mencapainya,&amp;rdquo; ungkap Plt Kepala Biro Hubungan  Masyarakat BKN Paryono kepada Okezone&amp;cedil; Jakarta, Rabu (5/2/2020).
Barang-barang itu seperti gawai, gelang, kalung, sampai ikat  pinggang. Namun peluang peserta SKD yang memakai jimat juga tidak  sedikit. Oleh karena itu akan dilakukan dua kali pengecekan sebelum  menjalani tes.
Baca Juga:&amp;nbsp; Banyak yang Gagal karena Telat, BKN Imbau Peserta SKD CPNS Datang Lebih Awal</content:encoded></item></channel></rss>
