<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cara Unik dan Aneh Elon Musk hingga Jeff Bezos Menghabiskan Kekayaannya   </title><description>CEO Amazon Jeff Bezos menginvestasikan kekayaannya sejumlah USD42 juta dalam sebuah jam mekanis yang terkubur di dalam gunung di Texas</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2166232/cara-unik-dan-aneh-elon-musk-hingga-jeff-bezos-menghabiskan-kekayaannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2166232/cara-unik-dan-aneh-elon-musk-hingga-jeff-bezos-menghabiskan-kekayaannya"/><item><title>Cara Unik dan Aneh Elon Musk hingga Jeff Bezos Menghabiskan Kekayaannya   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2166232/cara-unik-dan-aneh-elon-musk-hingga-jeff-bezos-menghabiskan-kekayaannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2166232/cara-unik-dan-aneh-elon-musk-hingga-jeff-bezos-menghabiskan-kekayaannya</guid><pubDate>Senin 10 Februari 2020 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Maylisda Frisca Elenor Solagracia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/10/320/2166232/cara-unik-dan-aneh-elon-musk-hingga-jeff-bezos-menghabiskan-kekayaannya-0pphtFHDCL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Elon Musk Beli Mobil Kapal Selam seperti di Film James Bond. (Foto: Okezone.com/Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/10/320/2166232/cara-unik-dan-aneh-elon-musk-hingga-jeff-bezos-menghabiskan-kekayaannya-0pphtFHDCL.jpg</image><title>Elon Musk Beli Mobil Kapal Selam seperti di Film James Bond. (Foto: Okezone.com/Business Insider)</title></images><description> 
JAKARTA - Orang terkaya di dunia memiliki cara masing-masing dalam menghabiskan uangnya. Khusus untuk para bos perusahaan teknologi, mereka punya beberapa cara yang tidak biasa untuk menghabiskan uang.
Seperti CEO Tesla Elon Musk, dirinya menghabiskan banyak uang hanya untuk membeli mobil kapal selam yang ada di dalam film James Bond &quot;The Spy Who Love Me&quot;.  Ada juga Larry Ellison yang memutuskan untuk membeli sebagian besar pulau di Hawaii.
Berikut ini kebiasaan unik yang tidak biasa para CEO perusahaan teknologi dalam menghabiskan uangnnya. Dilansir dari Business Insider, Senin (10/2/2020):
1. Pendiri Oracle Larry Ellison
Dia membeli 98% Pulau Hawaii, Lanai. Dana yang digelontorkan pun tak tanggung-tanggung, USD300 juta.  Pembelian dilakukan Larry meliputi 90.000 hektar tanah dan beberapa resort dan merupakan rumah bagi lebih dari 3.200 penduduk.
Baca Juga: Siapa Aktor dan Aktris dengan Biaya Termahal?
Miliarder ini berencana menggunakan lahan tersebut untuk pendaratan uji praktik ramah lingkungan seperti tenaga surya dan kendaraan listrik.
2. CEO Tesla dan SpaceX
Dirinya punya minat pada kendaraan yang tak biasa. Di tahun 2013, ia membeli mobil kapal selam Lotus Esprit yang digunakan dalam film James Bond 'The Spy Who Love Me'. Ellon membayar setidaknya USD920.000 dalam acara lelang yang diselenggarakan.
&quot;Sungguh luar biasa sebagai seorang anak kecil di Afrika Selatan untuk menonton James Bond di 'The Spy Who Love Me' mengendarai Lotus Esprit-nya dari dermaga, menekan tombol dan mengubahnya menjadi kapal selam bawah laut,&quot; ujar Ellon Musk dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Perjalanan Karier Leonardo DiCaprio yang Punya Kekayaan Rp3,56 Triliun
Namun setelahnya, Ellon menyampaikan kekecewaannya saat dirinya mengetahui kapal selamnya itu tak sama seperti yang ada dalam film.
&amp;ldquo;Saya kecewa mengetahui bahwa itu sebenarnya tidak bisa berubah. Apa yang akan saya lakukan adalah memutakhirkannya dengan powertrain listrik Tesla dan mencoba mengubahnya menjadi nyata.&quot; ungkapnya.
3. CEO Amazon Jeff Bezos
Dirinya menginvestasikan kekayaannya sejumlah USD42 juta dalam sebuah jam mekanis yang terkubur di dalam gunung di Texas. Jam bernama 'Jam 10.000 tahun' ini dibuat oleh grup bernama The Long Now Foundation. Jam ini memiliki tinggi 500 kaki yang ditenagai oleh siklus termal dan dirancang untuk menjaga waktu selama ribuan tahun.
Tidak sampai di situ, hasratnya kepada ruang sebagaimana dibuktikan pada perusahaan roket Blue Originnya kembali berlanjut. Di tahun 2013, orang terkaya di dunia ini mendanai ekspedisi untuk mengambil sisa-sisa mesin Apollo dari dasar lautan.Jeff Bezos memimpin sebuah tim yang mengirim robot tak berawak  sepanjang 14.000 kaki ke dasar Samudera Atlantik di lepas Cape  Canaveral, Florida. Robot ini bertugas untuk mengumpulkan bagian-bagian  mesin dari misi bulan Apollo 12.&amp;nbsp;
&quot;Untuk membawa potongan-potongan itu di dek dan benar-benar  menyentuh mereka, itu membawa kembali semua perasaan yang saya miliki  ketika saya berusia 5 tahun dan menyaksikan misi-misi itu pergi ke  bulan,&quot; ujar Jeff Bezos dalam sebuah video ekspedisi, menurut Seattle  Times.
4. Pendiri Google Segrey Brin
Dirinya dilaporkan telah menginvestasikan uangnya sebesar USD100-150  juta untuk membangun pesawat terbang 600 kaki. Segrey Brin dikatakan  sedang dalam proses membangun pesawat terbesar di dunia di pusat  penelitian NASA dekat Mountain View, California. Segrey membayangkan  pesawat ini digunakan untuk melakukan pengiriman misi kemanusiaan atau  sebagai kapal pesiar udara untuk teman dan keluarga.
Sementara itu, rekan pendiri Google Segrey Brin bernama Larry Page  juga tertarik untuk menerbangkan kendaraannya, meski jenisnya sedikit  berbeda. Larry Page mendanai tiga startup mobil terbang yang berbeda,  Larry juga dikatakan telah berinvestasi dalam taksi terbang dengan dua  tempat duduk yang disebut Cora dan kapal terbang bernama Flyer yang  sama-sama dibuat oleh perusahaan transportasi penerbangan listrik Kitty  Hawk.
Larry Page dan Sergey Brin juga diketahui memiliki pesawat pribadi.  Di tahun 2005, keduanya membeli pesawat bekas penumpang model Boeing  767-200. Pesawat ini kemudian dimodifikasi sehingga memiliki ruang  makan, dua stateroom, kamar mandi yang berdekatan dan beberapa area  tempat duduk. Jet ini mampu menampung 50 penumpang dan mencakup beberapa  kursi kelas satu.</description><content:encoded> 
JAKARTA - Orang terkaya di dunia memiliki cara masing-masing dalam menghabiskan uangnya. Khusus untuk para bos perusahaan teknologi, mereka punya beberapa cara yang tidak biasa untuk menghabiskan uang.
Seperti CEO Tesla Elon Musk, dirinya menghabiskan banyak uang hanya untuk membeli mobil kapal selam yang ada di dalam film James Bond &quot;The Spy Who Love Me&quot;.  Ada juga Larry Ellison yang memutuskan untuk membeli sebagian besar pulau di Hawaii.
Berikut ini kebiasaan unik yang tidak biasa para CEO perusahaan teknologi dalam menghabiskan uangnnya. Dilansir dari Business Insider, Senin (10/2/2020):
1. Pendiri Oracle Larry Ellison
Dia membeli 98% Pulau Hawaii, Lanai. Dana yang digelontorkan pun tak tanggung-tanggung, USD300 juta.  Pembelian dilakukan Larry meliputi 90.000 hektar tanah dan beberapa resort dan merupakan rumah bagi lebih dari 3.200 penduduk.
Baca Juga: Siapa Aktor dan Aktris dengan Biaya Termahal?
Miliarder ini berencana menggunakan lahan tersebut untuk pendaratan uji praktik ramah lingkungan seperti tenaga surya dan kendaraan listrik.
2. CEO Tesla dan SpaceX
Dirinya punya minat pada kendaraan yang tak biasa. Di tahun 2013, ia membeli mobil kapal selam Lotus Esprit yang digunakan dalam film James Bond 'The Spy Who Love Me'. Ellon membayar setidaknya USD920.000 dalam acara lelang yang diselenggarakan.
&quot;Sungguh luar biasa sebagai seorang anak kecil di Afrika Selatan untuk menonton James Bond di 'The Spy Who Love Me' mengendarai Lotus Esprit-nya dari dermaga, menekan tombol dan mengubahnya menjadi kapal selam bawah laut,&quot; ujar Ellon Musk dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Perjalanan Karier Leonardo DiCaprio yang Punya Kekayaan Rp3,56 Triliun
Namun setelahnya, Ellon menyampaikan kekecewaannya saat dirinya mengetahui kapal selamnya itu tak sama seperti yang ada dalam film.
&amp;ldquo;Saya kecewa mengetahui bahwa itu sebenarnya tidak bisa berubah. Apa yang akan saya lakukan adalah memutakhirkannya dengan powertrain listrik Tesla dan mencoba mengubahnya menjadi nyata.&quot; ungkapnya.
3. CEO Amazon Jeff Bezos
Dirinya menginvestasikan kekayaannya sejumlah USD42 juta dalam sebuah jam mekanis yang terkubur di dalam gunung di Texas. Jam bernama 'Jam 10.000 tahun' ini dibuat oleh grup bernama The Long Now Foundation. Jam ini memiliki tinggi 500 kaki yang ditenagai oleh siklus termal dan dirancang untuk menjaga waktu selama ribuan tahun.
Tidak sampai di situ, hasratnya kepada ruang sebagaimana dibuktikan pada perusahaan roket Blue Originnya kembali berlanjut. Di tahun 2013, orang terkaya di dunia ini mendanai ekspedisi untuk mengambil sisa-sisa mesin Apollo dari dasar lautan.Jeff Bezos memimpin sebuah tim yang mengirim robot tak berawak  sepanjang 14.000 kaki ke dasar Samudera Atlantik di lepas Cape  Canaveral, Florida. Robot ini bertugas untuk mengumpulkan bagian-bagian  mesin dari misi bulan Apollo 12.&amp;nbsp;
&quot;Untuk membawa potongan-potongan itu di dek dan benar-benar  menyentuh mereka, itu membawa kembali semua perasaan yang saya miliki  ketika saya berusia 5 tahun dan menyaksikan misi-misi itu pergi ke  bulan,&quot; ujar Jeff Bezos dalam sebuah video ekspedisi, menurut Seattle  Times.
4. Pendiri Google Segrey Brin
Dirinya dilaporkan telah menginvestasikan uangnya sebesar USD100-150  juta untuk membangun pesawat terbang 600 kaki. Segrey Brin dikatakan  sedang dalam proses membangun pesawat terbesar di dunia di pusat  penelitian NASA dekat Mountain View, California. Segrey membayangkan  pesawat ini digunakan untuk melakukan pengiriman misi kemanusiaan atau  sebagai kapal pesiar udara untuk teman dan keluarga.
Sementara itu, rekan pendiri Google Segrey Brin bernama Larry Page  juga tertarik untuk menerbangkan kendaraannya, meski jenisnya sedikit  berbeda. Larry Page mendanai tiga startup mobil terbang yang berbeda,  Larry juga dikatakan telah berinvestasi dalam taksi terbang dengan dua  tempat duduk yang disebut Cora dan kapal terbang bernama Flyer yang  sama-sama dibuat oleh perusahaan transportasi penerbangan listrik Kitty  Hawk.
Larry Page dan Sergey Brin juga diketahui memiliki pesawat pribadi.  Di tahun 2005, keduanya membeli pesawat bekas penumpang model Boeing  767-200. Pesawat ini kemudian dimodifikasi sehingga memiliki ruang  makan, dua stateroom, kamar mandi yang berdekatan dan beberapa area  tempat duduk. Jet ini mampu menampung 50 penumpang dan mencakup beberapa  kursi kelas satu.</content:encoded></item></channel></rss>
