<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Virus Korona Menyebar, Erick Thohir: Kita Harus Waspada dan Bukan Menakut-nakuti</title><description>Pemerintah mengencangkan sabuk pengaman mengantisipasi penyebaran wabah virus corona</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2166287/virus-korona-menyebar-erick-thohir-kita-harus-waspada-dan-bukan-menakut-nakuti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2166287/virus-korona-menyebar-erick-thohir-kita-harus-waspada-dan-bukan-menakut-nakuti"/><item><title>Virus Korona Menyebar, Erick Thohir: Kita Harus Waspada dan Bukan Menakut-nakuti</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2166287/virus-korona-menyebar-erick-thohir-kita-harus-waspada-dan-bukan-menakut-nakuti</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/10/320/2166287/virus-korona-menyebar-erick-thohir-kita-harus-waspada-dan-bukan-menakut-nakuti</guid><pubDate>Senin 10 Februari 2020 18:13 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/10/320/2166287/virus-korona-menyebar-erick-thohir-kita-harus-waspada-dan-bukan-menakut-nakuti-UJfR3gPgTE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/10/320/2166287/virus-korona-menyebar-erick-thohir-kita-harus-waspada-dan-bukan-menakut-nakuti-UJfR3gPgTE.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengencangkan sabuk pengaman mengantisipasi penyebaran wabah virus corona. Wabah ini pun mengancam perekonomian negara.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Presiden Jokowi akan menggelar rapat terbatas pencegahan dampak lebih besar virus corona bagi perekonomian Indonesia. Nantinya akan dibahas dan dicarikan solusi tentang kemungkinan jika wabah virus corona tak juga berhenti.
Baca Juga: Erick Thohir Mau Pangkas Jumlah BUMN Jadi 100 Perusahaan
&quot;Besok Presiden minta Ratas seluruh menteri hadir. Salah satunya yang dibahas bukan ini saja. Tapi bagaimana antisipasi resesi global ekonomi bila virus corona tidak bisa berhenti untuk makan obat berbulan-bulan,&quot; ujarnya, di Jakarta, Senin (10/2/2020)
Menurut Erick, dampak virus corona pada roda perekonomian sudah terlihat nyata. Salah satu contohnya perekonomian di China semakin turun. Adanya virus corona membuat ekspor China merosot.
Baca Juga: Loto Srinaita Ginting, Anak Buah Sri Mulyani yang 'Dibajak' Erick Thohir
Bahkan banyak negara enggan menerima impor barang dari China, khususnya yang berkaitan dari impor hewan hidup
Dampak virus corona ini mulai terasa pada Indonesia. Jumlah wisatawan dari beberapa negara yang masuk ke Indonesia kini menurun imbas penyebaran virus corona yang begitu cepat.
Khusus wisatawan China, bahkan Indonesia sudah mensetop sementara penerbangan dari dan menuju China. Di bandara pun pengawasan terhadap turis-turis asing juga diperketat pemeriksaannya.Selain dari sisi wisatawan, penyebaran virus korona juga bisa  berdampak pada investasi yang masuk. Hal tersebut menyusul dibatasinya  jumlah tenaga asing yang masuk ke Indonesia khususnya yang berasal dari  China.
Oleh karena itu, perlu upaya cepat untuk mengantisipasi dampak  penyebaran virus tersebut. Khusus di perusahaan plat merah, Erick sudah  merapatkan barisan agar perusahaan BUMN tidak terkena dampaknya.
&quot;Kita harus siap, waspada, bukan menakut-nakuti. Sebab kita sudah  lihat dampak Singapura sekarang. Sebab itu saya ingin bapak, ibu di  BUMN, tolong saling koordinasi dengan Pelindo, Angkasa Pura, Garuda,  tolong bantu,&quot; ucap Erick.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengencangkan sabuk pengaman mengantisipasi penyebaran wabah virus corona. Wabah ini pun mengancam perekonomian negara.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, Presiden Jokowi akan menggelar rapat terbatas pencegahan dampak lebih besar virus corona bagi perekonomian Indonesia. Nantinya akan dibahas dan dicarikan solusi tentang kemungkinan jika wabah virus corona tak juga berhenti.
Baca Juga: Erick Thohir Mau Pangkas Jumlah BUMN Jadi 100 Perusahaan
&quot;Besok Presiden minta Ratas seluruh menteri hadir. Salah satunya yang dibahas bukan ini saja. Tapi bagaimana antisipasi resesi global ekonomi bila virus corona tidak bisa berhenti untuk makan obat berbulan-bulan,&quot; ujarnya, di Jakarta, Senin (10/2/2020)
Menurut Erick, dampak virus corona pada roda perekonomian sudah terlihat nyata. Salah satu contohnya perekonomian di China semakin turun. Adanya virus corona membuat ekspor China merosot.
Baca Juga: Loto Srinaita Ginting, Anak Buah Sri Mulyani yang 'Dibajak' Erick Thohir
Bahkan banyak negara enggan menerima impor barang dari China, khususnya yang berkaitan dari impor hewan hidup
Dampak virus corona ini mulai terasa pada Indonesia. Jumlah wisatawan dari beberapa negara yang masuk ke Indonesia kini menurun imbas penyebaran virus corona yang begitu cepat.
Khusus wisatawan China, bahkan Indonesia sudah mensetop sementara penerbangan dari dan menuju China. Di bandara pun pengawasan terhadap turis-turis asing juga diperketat pemeriksaannya.Selain dari sisi wisatawan, penyebaran virus korona juga bisa  berdampak pada investasi yang masuk. Hal tersebut menyusul dibatasinya  jumlah tenaga asing yang masuk ke Indonesia khususnya yang berasal dari  China.
Oleh karena itu, perlu upaya cepat untuk mengantisipasi dampak  penyebaran virus tersebut. Khusus di perusahaan plat merah, Erick sudah  merapatkan barisan agar perusahaan BUMN tidak terkena dampaknya.
&quot;Kita harus siap, waspada, bukan menakut-nakuti. Sebab kita sudah  lihat dampak Singapura sekarang. Sebab itu saya ingin bapak, ibu di  BUMN, tolong saling koordinasi dengan Pelindo, Angkasa Pura, Garuda,  tolong bantu,&quot; ucap Erick.</content:encoded></item></channel></rss>
