<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lesunya Ekonomi China Berimbas ke RI, Mari Elka: Kita Masih Selalu Ada Untungnya</title><description>Virus Korona diprediksi akan membuat perekonomian China mengalami penurunan sekira 1-2%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/20/2166756/lesunya-ekonomi-china-berimbas-ke-ri-mari-elka-kita-masih-selalu-ada-untungnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/20/2166756/lesunya-ekonomi-china-berimbas-ke-ri-mari-elka-kita-masih-selalu-ada-untungnya"/><item><title>Lesunya Ekonomi China Berimbas ke RI, Mari Elka: Kita Masih Selalu Ada Untungnya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/20/2166756/lesunya-ekonomi-china-berimbas-ke-ri-mari-elka-kita-masih-selalu-ada-untungnya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/20/2166756/lesunya-ekonomi-china-berimbas-ke-ri-mari-elka-kita-masih-selalu-ada-untungnya</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2020 15:20 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/11/20/2166756/lesunya-ekonomi-china-berimbas-ke-ri-mari-elka-kita-masih-selalu-ada-untungnya-jOxNfE0dwp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mari Elka Pangestu (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/11/20/2166756/lesunya-ekonomi-china-berimbas-ke-ri-mari-elka-kita-masih-selalu-ada-untungnya-jOxNfE0dwp.jpg</image><title>Mari Elka Pangestu (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Virus Korona diprediksi akan membuat perekonomian China mengalami penurunan sekira 1-2%. Bahkan, ada pula prediksi penurunannya hingga 3%.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pelaksana Bank Dunia Terpilih Mari Elka Pangestu mengatakan bila terjadi penurunan ekonomi China, pastinya akan berimbas ke Indonesia. Namun, dirinya mengatakan Indonesia masih ada keuntungan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi RI Kuartal I-2020 Diprediksi 5%, Terdongkrak Momentum Puasa dan Lebaran
&quot;Ada  satu hitungan yang basisnya itu suatu analisa makro ekonomi tiap 1% tiongkok turun pertumbuhannya, indonesia bisa terkena imbas 0,3%,&quot; ujarnya, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Namun, dirinya mengatakan hal ini pastinya sudah diantisipasi oleh pemerintah. Apalagi, Indonesia selalu mempunyai keuntungan dari dalam negeri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ini Fakta Virus Korona Serang Ekonomi Indonesia
&quot;Kita masih selalu ada untungnya. Untungnya kita punya pasar dagri yang besar,&quot; ujarnya.
Dirinya mencontohkan, pada krisis keuangan di 2008  Indonesia sudah  melakukan antisipasi. Oleh sebab itu, saat ini Indonesia harus lakukan  langkah-langkah mengamankan daya beli di dalam negeri.

&quot;Jadi apa kebijakan-kebijakan yang bisa kita lakukan supaya daya beli  dan konsumsi di dalam negeri itu terus tumbuh dalam keadaan ekspor akan  melemah (serta) investasi akan melemah,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Virus Korona diprediksi akan membuat perekonomian China mengalami penurunan sekira 1-2%. Bahkan, ada pula prediksi penurunannya hingga 3%.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pelaksana Bank Dunia Terpilih Mari Elka Pangestu mengatakan bila terjadi penurunan ekonomi China, pastinya akan berimbas ke Indonesia. Namun, dirinya mengatakan Indonesia masih ada keuntungan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ekonomi RI Kuartal I-2020 Diprediksi 5%, Terdongkrak Momentum Puasa dan Lebaran
&quot;Ada  satu hitungan yang basisnya itu suatu analisa makro ekonomi tiap 1% tiongkok turun pertumbuhannya, indonesia bisa terkena imbas 0,3%,&quot; ujarnya, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Namun, dirinya mengatakan hal ini pastinya sudah diantisipasi oleh pemerintah. Apalagi, Indonesia selalu mempunyai keuntungan dari dalam negeri.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ini Fakta Virus Korona Serang Ekonomi Indonesia
&quot;Kita masih selalu ada untungnya. Untungnya kita punya pasar dagri yang besar,&quot; ujarnya.
Dirinya mencontohkan, pada krisis keuangan di 2008  Indonesia sudah  melakukan antisipasi. Oleh sebab itu, saat ini Indonesia harus lakukan  langkah-langkah mengamankan daya beli di dalam negeri.

&quot;Jadi apa kebijakan-kebijakan yang bisa kita lakukan supaya daya beli  dan konsumsi di dalam negeri itu terus tumbuh dalam keadaan ekspor akan  melemah (serta) investasi akan melemah,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
