<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Indeks Utama Wall Street Cetak Rekor</title><description>Dua indeks utama Wall Street mencetak rekor pada penutupan perdagangan 10 Februari 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/278/2166483/2-indeks-utama-wall-street-cetak-rekor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/278/2166483/2-indeks-utama-wall-street-cetak-rekor"/><item><title>2 Indeks Utama Wall Street Cetak Rekor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/278/2166483/2-indeks-utama-wall-street-cetak-rekor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/278/2166483/2-indeks-utama-wall-street-cetak-rekor</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2020 07:27 WIB</pubDate><dc:creator>Yohana Artha Uly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/11/278/2166483/2-indeks-utama-wall-street-cetak-rekor-LJ4UTl69HX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/11/278/2166483/2-indeks-utama-wall-street-cetak-rekor-LJ4UTl69HX.jpg</image><title>Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Reuters)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Dua indeks utama Wall Street mencetak rekor pada penutupan perdagangan 10 Februari 2020. Indeks S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi ketika pekerja dan pabrik China perlahan-lahan kembali beroperasi setelah liburan Tahun Baru Imlek yang berlarut-larut oleh wabah virus korona yang mematikan.
Melansir Reuters, Selasa (11/2/2020), ketiga rata-rata saham utama AS menguat didorong oleh saham Amazon.com, Microsoft Corp dan Alphabet Inc. Kekhawatiran terhadap virus korona membuat para pelaku pasar tetap cemas, dengan jumlah kematian meningkat menjadi 908.
&amp;nbsp;Baca juga: Virus Korona Masih Jadi Teror, Wall Street Melemah Meski Data Tenaga Kerja Positif
Kendati demikian, pendapatan yang optimis, data ekonomi positif dan stimulus baru-baru ini di China telah menarik pembeli ke ekuitas pasar AS.
Dow Jones Industrial Average naik 174,31 poin atau 0,6%, menjadi 29.276,82, S&amp;amp;P 500 naik 24,39 poin atau 0,73% menjadi 3.352,1 dan Nasdaq Composite menambahkan 107,88 poin atau 1,13% menjadi 9.628,39.
Saham Tesla Inc naik 3,1% setelah pabriknya di Shanghai melanjutkan produksinya, dan pembuat iPhone Foxconn telah memulai pabrik utama di China dengan 10% dari tenaga kerjanya.
Baca juga: Wall Street Ditutup Cetak Rekor Baru di Tengah Kekhawatiran Virus Korona Mereda
Virus korona yang menyebar cepat kini telah menyebabkan lebih banyak kematian dari pada wabah SARS pada 2002-2003, dan telah memengaruhi banyak perusahaan dan sektor.
Volume perdagangan saham di AS mencapai 6,60 miliar saham, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir yang sebesar 7,66 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Dua indeks utama Wall Street mencetak rekor pada penutupan perdagangan 10 Februari 2020. Indeks S&amp;amp;P 500 dan Nasdaq ditutup pada rekor tertinggi ketika pekerja dan pabrik China perlahan-lahan kembali beroperasi setelah liburan Tahun Baru Imlek yang berlarut-larut oleh wabah virus korona yang mematikan.
Melansir Reuters, Selasa (11/2/2020), ketiga rata-rata saham utama AS menguat didorong oleh saham Amazon.com, Microsoft Corp dan Alphabet Inc. Kekhawatiran terhadap virus korona membuat para pelaku pasar tetap cemas, dengan jumlah kematian meningkat menjadi 908.
&amp;nbsp;Baca juga: Virus Korona Masih Jadi Teror, Wall Street Melemah Meski Data Tenaga Kerja Positif
Kendati demikian, pendapatan yang optimis, data ekonomi positif dan stimulus baru-baru ini di China telah menarik pembeli ke ekuitas pasar AS.
Dow Jones Industrial Average naik 174,31 poin atau 0,6%, menjadi 29.276,82, S&amp;amp;P 500 naik 24,39 poin atau 0,73% menjadi 3.352,1 dan Nasdaq Composite menambahkan 107,88 poin atau 1,13% menjadi 9.628,39.
Saham Tesla Inc naik 3,1% setelah pabriknya di Shanghai melanjutkan produksinya, dan pembuat iPhone Foxconn telah memulai pabrik utama di China dengan 10% dari tenaga kerjanya.
Baca juga: Wall Street Ditutup Cetak Rekor Baru di Tengah Kekhawatiran Virus Korona Mereda
Virus korona yang menyebar cepat kini telah menyebabkan lebih banyak kematian dari pada wabah SARS pada 2002-2003, dan telah memengaruhi banyak perusahaan dan sektor.
Volume perdagangan saham di AS mencapai 6,60 miliar saham, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata perdagangan selama 20 hari terakhir yang sebesar 7,66 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
