<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada yang Tidak Biasa, BEI Pantau Ketat Saham Bintang Oto Global</title><description>PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pergerakan saham PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/278/2166648/ada-yang-tidak-biasa-bei-pantau-ketat-saham-bintang-oto-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/278/2166648/ada-yang-tidak-biasa-bei-pantau-ketat-saham-bintang-oto-global"/><item><title>Ada yang Tidak Biasa, BEI Pantau Ketat Saham Bintang Oto Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/278/2166648/ada-yang-tidak-biasa-bei-pantau-ketat-saham-bintang-oto-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/278/2166648/ada-yang-tidak-biasa-bei-pantau-ketat-saham-bintang-oto-global</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2020 13:09 WIB</pubDate><dc:creator>Fabbiola Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/11/278/2166648/ada-yang-tidak-biasa-bei-pantau-ketat-saham-bintang-oto-global-6SLCDB0uaB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/11/278/2166648/ada-yang-tidak-biasa-bei-pantau-ketat-saham-bintang-oto-global-6SLCDB0uaB.jpg</image><title>Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)</title></images><description> 
JAKARTA &amp;ndash; PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pergerakan saham PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA). Pasalnya saham BOGA terpantau mengalami pergerakan di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

&amp;ldquo;Dengan ini kami menginformasikan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham BOGA yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&amp;rdquo; ungkap BEI melalui keterbukaan informasinya, Jakarta, Selasa (11/2/2020).
Baca Juga: Turun 56%, BEI Pantau Ketat Saham Ayana Land
Walau terkena UMA, Saham BOGA tidak menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Adapun informasi terakhir yang di-update mengenai saham BOGA pada 8 Januari 2020 tercantum pada laman resmi BEI. Informasi tersebut terkait Laporan Kepemilikan Saham.
Baca Juga: Turun Sampai 55%, Saham PCAR Diawasi BEI
BEI juga mengimbau kepada para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa serta mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

&amp;ldquo;Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,&amp;rdquo; sambung BEI.

Sebagai informasi, pergerakan saham BOGA pada 3 Februari 2020 ditutup pada Rp1.570 per lembar saham. Kemudian pada seminggu setelahnya atau 11 Februari 2020, mencapai 1.575 per lembar saham. Artinya saham BOGA mengalami kenaikan sebesar 0,003%.

</description><content:encoded> 
JAKARTA &amp;ndash; PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencermati pergerakan saham PT Bintang Oto Global Tbk (BOGA). Pasalnya saham BOGA terpantau mengalami pergerakan di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

&amp;ldquo;Dengan ini kami menginformasikan adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar pada saham BOGA yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity),&amp;rdquo; ungkap BEI melalui keterbukaan informasinya, Jakarta, Selasa (11/2/2020).
Baca Juga: Turun 56%, BEI Pantau Ketat Saham Ayana Land
Walau terkena UMA, Saham BOGA tidak menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Adapun informasi terakhir yang di-update mengenai saham BOGA pada 8 Januari 2020 tercantum pada laman resmi BEI. Informasi tersebut terkait Laporan Kepemilikan Saham.
Baca Juga: Turun Sampai 55%, Saham PCAR Diawasi BEI
BEI juga mengimbau kepada para investor untuk memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa serta mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya.

&amp;ldquo;Mengkaji kembali rencana corporate action Perusahaan Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi,&amp;rdquo; sambung BEI.

Sebagai informasi, pergerakan saham BOGA pada 3 Februari 2020 ditutup pada Rp1.570 per lembar saham. Kemudian pada seminggu setelahnya atau 11 Februari 2020, mencapai 1.575 per lembar saham. Artinya saham BOGA mengalami kenaikan sebesar 0,003%.

</content:encoded></item></channel></rss>
