<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bandara Kualanamu Bakal Jadi Hub Internasional, Bagaimana Nasib Soetta?</title><description>PT Angkasa Pura II (Persero) targetkan Bandara Internasional Kualanamu, Medan Sumatera Utara.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/320/2166600/bandara-kualanamu-bakal-jadi-hub-internasional-bagaimana-nasib-soetta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/320/2166600/bandara-kualanamu-bakal-jadi-hub-internasional-bagaimana-nasib-soetta"/><item><title>Bandara Kualanamu Bakal Jadi Hub Internasional, Bagaimana Nasib Soetta?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/320/2166600/bandara-kualanamu-bakal-jadi-hub-internasional-bagaimana-nasib-soetta</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/11/320/2166600/bandara-kualanamu-bakal-jadi-hub-internasional-bagaimana-nasib-soetta</guid><pubDate>Selasa 11 Februari 2020 11:51 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/11/320/2166600/bandara-kualanamu-bakal-jadi-hub-internasional-bagaimana-nasib-soetta-Ti4hdS7ldF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bandara (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/11/320/2166600/bandara-kualanamu-bakal-jadi-hub-internasional-bagaimana-nasib-soetta-Ti4hdS7ldF.jpg</image><title>Bandara (Foto: Shutterstock)</title></images><description>TANGERANG - PT Angkasa Pura II (Persero) targetkan Bandara Internasional Kualanamu, Medan Sumatera Utara menjadi bandara internasional hub di Indonesia menggantikan Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, Bandara Soetta akan menjadi the first domestic hub dan akan fokus pada penerbangan domestik.
Baca Juga: Bandara Kualanamu Jadi 'Rebutan' 28 Investor
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menjelaskan, pihaknya menargetkan konsep hub internasional di Bandara Kualanamu akan terealisasi sekitar tahun 2025. Hal tersebut juga dilakukan agar traffic penerbangan ke luar negeri bisa meningkat.

&quot;Kita akan targetkan di 2025 Bandara Kualanamu jadi hub bandara internasional menggantikan Bandara Soekarno-Hatta. Sehingga nanti Soetta fokus pada penerbangan domestik,&amp;rdquo; jelasnya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Selasa (11/2/2020).
Baca Juga: Bandara Kualanamu Akan Diserahkan ke Swasta?
Pihak AP II juga akan melakukan pembangunan secara bertahap agar bisa merealisasikan konsep tersebut. Fokus pertama ada pada pembangunan terminal untuk menambah kapasitas penumpang Bandara Internasional Kualanamu. Sebab saat ini, jumlah pergerakan penumpang mencapai 9 juta penumpang, namun kapasitas penumpang saat ini hanya 8 juta penumpang.

&quot;Pertama target kita pada pembangunan di sisi darat yaitu gedung terminal. Saat ini kapasitas penumpang baru 8 juta, nantinya akan bertambah sehingga dapat menampung 16 sampai 19 juta penumpang,&quot; katanya.
Awaluddin kemudian menjelaskan pembangunan tersebut bisa dipercepat  dengan adanya kerjasama dengan mitra strategis. Saat ini 39 perusahaan  dari berbagai negara telah mengirimkan proposal resmi kepada perseroan  dengan merujuk pada amandemen Dokumen Permintaan Proposal atau Request  for Proposal (RfP).

&amp;ldquo;Pembangunan Bandara Kualanamu bisa dipercepat dengan adanya  alternatif pembiayaan dari mitra strategis, ditambah nanti aset yang  sudah dibangun akan kembali ke PT Angkasa Pura II,&amp;rdquo; kata Awaluddin.

Melalui pengembangan yang masif, Bandara Kualanamu yang saat ini  mendapat status Bintang 4 dari Skytrax, diposisikan sebagai hub  penerbangan internasional di masa mendatang. Saat ini sendiri sudah  tersedia lahan seluas 200 hektare untuk berbagai pengembangan.

</description><content:encoded>TANGERANG - PT Angkasa Pura II (Persero) targetkan Bandara Internasional Kualanamu, Medan Sumatera Utara menjadi bandara internasional hub di Indonesia menggantikan Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, Bandara Soetta akan menjadi the first domestic hub dan akan fokus pada penerbangan domestik.
Baca Juga: Bandara Kualanamu Jadi 'Rebutan' 28 Investor
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menjelaskan, pihaknya menargetkan konsep hub internasional di Bandara Kualanamu akan terealisasi sekitar tahun 2025. Hal tersebut juga dilakukan agar traffic penerbangan ke luar negeri bisa meningkat.

&quot;Kita akan targetkan di 2025 Bandara Kualanamu jadi hub bandara internasional menggantikan Bandara Soekarno-Hatta. Sehingga nanti Soetta fokus pada penerbangan domestik,&amp;rdquo; jelasnya di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Selasa (11/2/2020).
Baca Juga: Bandara Kualanamu Akan Diserahkan ke Swasta?
Pihak AP II juga akan melakukan pembangunan secara bertahap agar bisa merealisasikan konsep tersebut. Fokus pertama ada pada pembangunan terminal untuk menambah kapasitas penumpang Bandara Internasional Kualanamu. Sebab saat ini, jumlah pergerakan penumpang mencapai 9 juta penumpang, namun kapasitas penumpang saat ini hanya 8 juta penumpang.

&quot;Pertama target kita pada pembangunan di sisi darat yaitu gedung terminal. Saat ini kapasitas penumpang baru 8 juta, nantinya akan bertambah sehingga dapat menampung 16 sampai 19 juta penumpang,&quot; katanya.
Awaluddin kemudian menjelaskan pembangunan tersebut bisa dipercepat  dengan adanya kerjasama dengan mitra strategis. Saat ini 39 perusahaan  dari berbagai negara telah mengirimkan proposal resmi kepada perseroan  dengan merujuk pada amandemen Dokumen Permintaan Proposal atau Request  for Proposal (RfP).

&amp;ldquo;Pembangunan Bandara Kualanamu bisa dipercepat dengan adanya  alternatif pembiayaan dari mitra strategis, ditambah nanti aset yang  sudah dibangun akan kembali ke PT Angkasa Pura II,&amp;rdquo; kata Awaluddin.

Melalui pengembangan yang masif, Bandara Kualanamu yang saat ini  mendapat status Bintang 4 dari Skytrax, diposisikan sebagai hub  penerbangan internasional di masa mendatang. Saat ini sendiri sudah  tersedia lahan seluas 200 hektare untuk berbagai pengembangan.

</content:encoded></item></channel></rss>
