<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 12%, Pegadaian Cetak Laba Bersih Rp3,1 Triliun   </title><description>PT Pegadaian (Persero) mencetak laba bersih sebesar Rp3,1 triliun atau tumbuh 12%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/13/320/2167945/naik-12-pegadaian-cetak-laba-bersih-rp3-1-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/13/320/2167945/naik-12-pegadaian-cetak-laba-bersih-rp3-1-triliun"/><item><title>Naik 12%, Pegadaian Cetak Laba Bersih Rp3,1 Triliun   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/13/320/2167945/naik-12-pegadaian-cetak-laba-bersih-rp3-1-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/13/320/2167945/naik-12-pegadaian-cetak-laba-bersih-rp3-1-triliun</guid><pubDate>Kamis 13 Februari 2020 16:09 WIB</pubDate><dc:creator>Hairunnisa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/13/320/2167945/naik-12-pegadaian-cetak-laba-bersih-rp3-1-triliun-1eHmcB0C6W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pegadaian. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/13/320/2167945/naik-12-pegadaian-cetak-laba-bersih-rp3-1-triliun-1eHmcB0C6W.jpg</image><title>Pegadaian. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) mencetak laba bersih sebesar Rp3,1 triliun atau tumbuh 12%. Kinerja tersebut didorong oleh sejumlah produk inovatif berbasis digital yang diluncurkan perseroan.
Perseroan juga membukukan outstanding pembiayaan (OSL) sebesar Rp50,4 triliun atau tumbuh 23,3%), diatas rata rata industri nasional. Sementara NPL gross sebesar 1,75% dan total realisasi pembiayaan sebesar Rp145,6 triliun dan non pembiayaan sebesar Rp4,7 triliun.
Baca Juga: Baliho Emas Batangan Raksasa Gegerkan Warga Jakarta
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto mengatakan, kinerja kinclong tersebut, didorong oleh sejumlah produk inovatif berbasis digital yang diluncurkan perseroan dan agresivitas dalam menjalin sinergi dan kolaborasi dengan ratusan mitra di tanah air.
&amp;ldquo;Banyaknya kolaborasi dan sinergi dengan ratusan mitra dari BUMN, swasta, perguruan tinggi dan berbagai organisasi selama 2019 mendorong penambahan jumlah nasabah Pegadaian dari 10,64 juta di tahun 2018 menjadi 13,86 juta di tahun 2019 naik 3,2 juta. Kinerja positif yang kami raih pada tahun 2019 tersebut, tidak terlepas dari kontribusi seluruh nasabah yang setia menggunakan produk dan layanan kami,&amp;rdquo; jelasnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/2/2020).
Baca Juga: Erick Thohir Kukuhkan Wahyu Kuncoro Jadi Wadirut Pegadaian
Selain itu, Pegadaian juga melakukan program pemasaran yang intensif berupa Employee Get Customers yang melibatkan  seluruh karyawan dan keluarga untuk terlibat dalam  kegiatan memasarkan produk-produk inovatif, serta berbagai saluran distribusi baik melalui 4.123 outlet dan 9.673 agen. Bahkan penggunaan aplikasi Pegadaian Digital telah dimanfaat untuk melakukan transaksi digital oleh lebih 2 juta nasabah.Perseroan juga berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp17,7  triliun, naik 39,3% dibandingkan dengan periode yang sama 2018 sebesar  Rp12.7 triliun. Aset Pegadaian sepanjang 2019 meningkat 23,7 %, menjadi  Rp65,3 triliun dari tahun sebelumnya Rp52,8 triliun.
Produk Gadai masih mendominasi kinerja Pegadaian, dengan portofolio  outstanding loan (OSL) Gadai sebesar Rp40,3 triliun setara 80%. Adapun  produk non gadai berkontribusi OSL sebesar Rp10,1 triliun setara 20%  pada 2019.
&amp;ldquo;Kami akan terus fokus pakai core business gadai, selain mengembangkan produk-produk lain non gadai,&amp;rdquo; papar dia.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Pegadaian (Persero) mencetak laba bersih sebesar Rp3,1 triliun atau tumbuh 12%. Kinerja tersebut didorong oleh sejumlah produk inovatif berbasis digital yang diluncurkan perseroan.
Perseroan juga membukukan outstanding pembiayaan (OSL) sebesar Rp50,4 triliun atau tumbuh 23,3%), diatas rata rata industri nasional. Sementara NPL gross sebesar 1,75% dan total realisasi pembiayaan sebesar Rp145,6 triliun dan non pembiayaan sebesar Rp4,7 triliun.
Baca Juga: Baliho Emas Batangan Raksasa Gegerkan Warga Jakarta
Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto mengatakan, kinerja kinclong tersebut, didorong oleh sejumlah produk inovatif berbasis digital yang diluncurkan perseroan dan agresivitas dalam menjalin sinergi dan kolaborasi dengan ratusan mitra di tanah air.
&amp;ldquo;Banyaknya kolaborasi dan sinergi dengan ratusan mitra dari BUMN, swasta, perguruan tinggi dan berbagai organisasi selama 2019 mendorong penambahan jumlah nasabah Pegadaian dari 10,64 juta di tahun 2018 menjadi 13,86 juta di tahun 2019 naik 3,2 juta. Kinerja positif yang kami raih pada tahun 2019 tersebut, tidak terlepas dari kontribusi seluruh nasabah yang setia menggunakan produk dan layanan kami,&amp;rdquo; jelasnya, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/2/2020).
Baca Juga: Erick Thohir Kukuhkan Wahyu Kuncoro Jadi Wadirut Pegadaian
Selain itu, Pegadaian juga melakukan program pemasaran yang intensif berupa Employee Get Customers yang melibatkan  seluruh karyawan dan keluarga untuk terlibat dalam  kegiatan memasarkan produk-produk inovatif, serta berbagai saluran distribusi baik melalui 4.123 outlet dan 9.673 agen. Bahkan penggunaan aplikasi Pegadaian Digital telah dimanfaat untuk melakukan transaksi digital oleh lebih 2 juta nasabah.Perseroan juga berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp17,7  triliun, naik 39,3% dibandingkan dengan periode yang sama 2018 sebesar  Rp12.7 triliun. Aset Pegadaian sepanjang 2019 meningkat 23,7 %, menjadi  Rp65,3 triliun dari tahun sebelumnya Rp52,8 triliun.
Produk Gadai masih mendominasi kinerja Pegadaian, dengan portofolio  outstanding loan (OSL) Gadai sebesar Rp40,3 triliun setara 80%. Adapun  produk non gadai berkontribusi OSL sebesar Rp10,1 triliun setara 20%  pada 2019.
&amp;ldquo;Kami akan terus fokus pakai core business gadai, selain mengembangkan produk-produk lain non gadai,&amp;rdquo; papar dia.</content:encoded></item></channel></rss>
