<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   8 Fakta Pertemuan Jokowi dengan Mari Elka, Bahas Virus Korona hingga Ekonomi RI</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menominasikan Mari Elka Pangestu untuk menduduki posisi direktur pelaksana Bank Dunia (</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/16/320/2168317/8-fakta-pertemuan-jokowi-dengan-mari-elka-bahas-virus-korona-hingga-ekonomi-ri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/16/320/2168317/8-fakta-pertemuan-jokowi-dengan-mari-elka-bahas-virus-korona-hingga-ekonomi-ri"/><item><title>   8 Fakta Pertemuan Jokowi dengan Mari Elka, Bahas Virus Korona hingga Ekonomi RI</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/16/320/2168317/8-fakta-pertemuan-jokowi-dengan-mari-elka-bahas-virus-korona-hingga-ekonomi-ri</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/16/320/2168317/8-fakta-pertemuan-jokowi-dengan-mari-elka-bahas-virus-korona-hingga-ekonomi-ri</guid><pubDate>Minggu 16 Februari 2020 10:13 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/14/320/2168317/8-fakta-pertemuan-jokowi-dengan-mari-elka-bahas-virus-korona-hingga-ekonomi-ri-TkbM5UDuwq.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dan Mari Elka (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/14/320/2168317/8-fakta-pertemuan-jokowi-dengan-mari-elka-bahas-virus-korona-hingga-ekonomi-ri-TkbM5UDuwq.jpg</image><title>Jokowi dan Mari Elka (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menominasikan Mari Elka Pangestu untuk menduduki posisi direktur pelaksana Bank Dunia (World Bank). Mari akan resmi bertugas di Bank Dunia mulai 1 Maret 2020.

&amp;ldquo;Presiden berharap bahwa saya bisa secara reguler meng-update situasi dunia yang saat ini tentunya banyak isu dan banyak tantangan sehingga beliau bisa selalu ter-update mengenai situasi di luar,&amp;rdquo; kata Mari Elka Pangestu, Selasa 11 Februari 2020.
Baca Juga: Jadi Direktur Pelaksana Bank Dunia, Mari Elka Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi
Saat bertemu dengan Presiden, Mari Elka mengucapkan terima kasih karena telah dinominasikan untuk posisi Direktur Pelaksana Bank Dunia. Dalam pertemuan juga membahas yang menjadi pekerjaannya saat di Bank Dunia.

Berikut Okezone sudah mengumpulkan fakta-fakta Mari Elka betemu Presiden Jokowi, Minggu (16/2/2020) :
&amp;nbsp;
 
1. Ekonomi Global Masih Tidak Pasti

Direktur Pelaksana Bank Dunia terpilih Mari Elka Pangestu mengatakan, ekonomi global saat ini masih dipenuhi ketidakpastian. Mari menyampaikan bahwa tentu ada tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh negara-negara berkembang dalam mengantisipasi ketidakpastian global, baik dari segi ekonomi maupun isu-isu pembangunan berkelanjutan.

&quot;Kita mengantisipasinya untuk tahun ini terutama prediksinya, pertumbuhan dunia akan lebih rendah daripada yang diperkirakan sebelumnya karena adanya Coronavirus,&quot; kata Mari Elka Pangestu.
Baca Juga: Wabah Virus Korona, Mari Elka: Pertumbuhan Dunia akan Lebih Rendah 
 
2. Dalam Ketidakpastian, Langkah yang Dilakukan adalah Reformasi Struktural

Dalam keadaan ketidakpastian, Mari Elka Pangestu melakukan reformasi di struktural seperti yang menjadi program prioritas Presiden saat ini, itulah sebetulnya langkah yang paling tepat untuk dilakukan saat ini.

&amp;ldquo;Kalau kita lihat isu pembangunan dan bagaimana negara-negara sedang berkembang maupun negara yang maju pun bagaimana menyikapi ketidakpastian,&amp;rdquo; kata Mari.

Tujuannya, menciptakan lapangan pekerjaan baru dan sumber pertumbuhan baru di dalam negeri. &quot;Istilahnya kalau mengutip statementnya Christine Lagarde tahun lalu, saat lagi hujan atap kita sedikit bocor adalah saatnya kita memperbaiki atap kita, itu yang dimaksud adalah program reformasi struktural yang boleh dikatakan untuk Indonesia saat ini adalah yang prioritas,&quot; tuturnya.
3. Bahas Virus Korona

Presiden Joko Widodo dan Presiden dengan Direktur Pelaksana Bank  Dunia terpilih Mari Elka Pangestu membahas dampak virus korona terhadap  perekonomian. Wabah virus korona diduga akan menghambat laju ekonomi  China.

&quot;Kalau virus korona masih belum ada prediksi yang pasti apa yang  diperkirakan akan terjadi. Namun, sudah pasti perekonomian China itu  pasti akan mengalami penurunan pertumbuhan,&quot; ucap Mari.
&amp;nbsp;
 
4. Ekonomi China Turun Berdampak ke Negara Lain

Menurut Mari Elka Pangestu , apabila perekonomian China mengalami  penurunan, hal tersebut akan menimbulkan dampak bagi negara-negara lain,  termasuk Indonesia. Meski demikian, dalam pembicaraannya dengan  Presiden, Indonesia masih memiliki keuntungan dari besarnya pasar di  dalam negeri yang tentunya dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi  dampak tersebut.

&quot;Kita punya pasar dalam negeri yang besar. Jadi dalam keadaan seperti  ini kita harus melakukan langkah-langkah untuk mengamankan daya beli di  dalam negeri,&quot; tuturnya

5. Perlu Tindakan di Negara Berkembang

Direktur Pelaksana Bank Dunia terpilih Mari Elka Pangestu menyatakan  diperlukan tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh negara-negara  terutama negara berkembang dalam mengantisipasi ketidakpastian global  baik dari segi ekonomi maupun isu-isu lain. Prediksi pertumbuhan ekonomi  dunia juga menurun, ditambah lagi adanya virus corona dan sebagainya.

&quot;Jadi sebetulnya asuransi kita sebenarnya adalah wilayah kita sendiri, karena Asia masih mengalami pertumbuhan,&quot; ujarnya.
6. Pentingnya untuk Melanjutkan Program Integrasi Ekonomi Asean

Mari Pangestu melanjutkan, saat ini penting untuk melanjutkan proses   ataupun program integrasi ekonomi yang terjadi di ASEAN seperti   Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic   Partnership/RCEP) yang melibatkan Asean dengan enam negara yang lain.

&quot;Jadi intinya walaupun ada ketidakpastian perdagangan di dunia, kita   sebagai wilayah tetap terus melanjutkan proses keterbukaan maupun   integrasi ekonomi yang terjadi di kawasan kita karena itu akan menjadi   sumber pertumbuhan baru juga kan. Itu salah satu juga yang kita bahas   tadi (bersama Presiden Jokowi),&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
 
7. Ekonomi RI Tetap Berada di 5%

Mari Elka Pangestu yang menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia   terpilih angkat bicara soal ekonomi Indonesia di Kuartal I-2020.   Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada di 5% di awal   tahun 2020.

Dia mengharapkan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5%. Baik di   bawah maupun di atas sedikit. &quot;Minimal masih di 5% dan ini kan menjelang   puasa dan lebaran,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
 
8. Indonesia Harus Mencari Sumber Bahan Baku Lain
 
&amp;nbsp;
Direktur Pelaksana Bank Dunia terpilih Mari Elka Pangestu mengatakan,   Indonesia sebaiknya tidak bergantung pada impor bahan baku dari China.   Indonesia harus mencari sumber bahan baku lain, misalnya dari dalam   negeri.

&quot;Kalau dari sisi impor, terputusnya rantai pasok karena adanya virus   korona ini juga berarti kita harus mencari sumber lain ataupun sumber   dari dalam negeri. Mungkin itu juga akan mendorong insentif untuk   peningkatan investasi untuk menggantikan keperluan impor untuk industri   (dalam negeri) yang kita perlukan,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menominasikan Mari Elka Pangestu untuk menduduki posisi direktur pelaksana Bank Dunia (World Bank). Mari akan resmi bertugas di Bank Dunia mulai 1 Maret 2020.

&amp;ldquo;Presiden berharap bahwa saya bisa secara reguler meng-update situasi dunia yang saat ini tentunya banyak isu dan banyak tantangan sehingga beliau bisa selalu ter-update mengenai situasi di luar,&amp;rdquo; kata Mari Elka Pangestu, Selasa 11 Februari 2020.
Baca Juga: Jadi Direktur Pelaksana Bank Dunia, Mari Elka Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi
Saat bertemu dengan Presiden, Mari Elka mengucapkan terima kasih karena telah dinominasikan untuk posisi Direktur Pelaksana Bank Dunia. Dalam pertemuan juga membahas yang menjadi pekerjaannya saat di Bank Dunia.

Berikut Okezone sudah mengumpulkan fakta-fakta Mari Elka betemu Presiden Jokowi, Minggu (16/2/2020) :
&amp;nbsp;
 
1. Ekonomi Global Masih Tidak Pasti

Direktur Pelaksana Bank Dunia terpilih Mari Elka Pangestu mengatakan, ekonomi global saat ini masih dipenuhi ketidakpastian. Mari menyampaikan bahwa tentu ada tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh negara-negara berkembang dalam mengantisipasi ketidakpastian global, baik dari segi ekonomi maupun isu-isu pembangunan berkelanjutan.

&quot;Kita mengantisipasinya untuk tahun ini terutama prediksinya, pertumbuhan dunia akan lebih rendah daripada yang diperkirakan sebelumnya karena adanya Coronavirus,&quot; kata Mari Elka Pangestu.
Baca Juga: Wabah Virus Korona, Mari Elka: Pertumbuhan Dunia akan Lebih Rendah 
 
2. Dalam Ketidakpastian, Langkah yang Dilakukan adalah Reformasi Struktural

Dalam keadaan ketidakpastian, Mari Elka Pangestu melakukan reformasi di struktural seperti yang menjadi program prioritas Presiden saat ini, itulah sebetulnya langkah yang paling tepat untuk dilakukan saat ini.

&amp;ldquo;Kalau kita lihat isu pembangunan dan bagaimana negara-negara sedang berkembang maupun negara yang maju pun bagaimana menyikapi ketidakpastian,&amp;rdquo; kata Mari.

Tujuannya, menciptakan lapangan pekerjaan baru dan sumber pertumbuhan baru di dalam negeri. &quot;Istilahnya kalau mengutip statementnya Christine Lagarde tahun lalu, saat lagi hujan atap kita sedikit bocor adalah saatnya kita memperbaiki atap kita, itu yang dimaksud adalah program reformasi struktural yang boleh dikatakan untuk Indonesia saat ini adalah yang prioritas,&quot; tuturnya.
3. Bahas Virus Korona

Presiden Joko Widodo dan Presiden dengan Direktur Pelaksana Bank  Dunia terpilih Mari Elka Pangestu membahas dampak virus korona terhadap  perekonomian. Wabah virus korona diduga akan menghambat laju ekonomi  China.

&quot;Kalau virus korona masih belum ada prediksi yang pasti apa yang  diperkirakan akan terjadi. Namun, sudah pasti perekonomian China itu  pasti akan mengalami penurunan pertumbuhan,&quot; ucap Mari.
&amp;nbsp;
 
4. Ekonomi China Turun Berdampak ke Negara Lain

Menurut Mari Elka Pangestu , apabila perekonomian China mengalami  penurunan, hal tersebut akan menimbulkan dampak bagi negara-negara lain,  termasuk Indonesia. Meski demikian, dalam pembicaraannya dengan  Presiden, Indonesia masih memiliki keuntungan dari besarnya pasar di  dalam negeri yang tentunya dapat dimanfaatkan untuk mengantisipasi  dampak tersebut.

&quot;Kita punya pasar dalam negeri yang besar. Jadi dalam keadaan seperti  ini kita harus melakukan langkah-langkah untuk mengamankan daya beli di  dalam negeri,&quot; tuturnya

5. Perlu Tindakan di Negara Berkembang

Direktur Pelaksana Bank Dunia terpilih Mari Elka Pangestu menyatakan  diperlukan tindakan-tindakan yang harus dilakukan oleh negara-negara  terutama negara berkembang dalam mengantisipasi ketidakpastian global  baik dari segi ekonomi maupun isu-isu lain. Prediksi pertumbuhan ekonomi  dunia juga menurun, ditambah lagi adanya virus corona dan sebagainya.

&quot;Jadi sebetulnya asuransi kita sebenarnya adalah wilayah kita sendiri, karena Asia masih mengalami pertumbuhan,&quot; ujarnya.
6. Pentingnya untuk Melanjutkan Program Integrasi Ekonomi Asean

Mari Pangestu melanjutkan, saat ini penting untuk melanjutkan proses   ataupun program integrasi ekonomi yang terjadi di ASEAN seperti   Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic   Partnership/RCEP) yang melibatkan Asean dengan enam negara yang lain.

&quot;Jadi intinya walaupun ada ketidakpastian perdagangan di dunia, kita   sebagai wilayah tetap terus melanjutkan proses keterbukaan maupun   integrasi ekonomi yang terjadi di kawasan kita karena itu akan menjadi   sumber pertumbuhan baru juga kan. Itu salah satu juga yang kita bahas   tadi (bersama Presiden Jokowi),&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
 
7. Ekonomi RI Tetap Berada di 5%

Mari Elka Pangestu yang menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia   terpilih angkat bicara soal ekonomi Indonesia di Kuartal I-2020.   Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tetap berada di 5% di awal   tahun 2020.

Dia mengharapkan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5%. Baik di   bawah maupun di atas sedikit. &quot;Minimal masih di 5% dan ini kan menjelang   puasa dan lebaran,&quot; ujarnya.
&amp;nbsp;
 
8. Indonesia Harus Mencari Sumber Bahan Baku Lain
 
&amp;nbsp;
Direktur Pelaksana Bank Dunia terpilih Mari Elka Pangestu mengatakan,   Indonesia sebaiknya tidak bergantung pada impor bahan baku dari China.   Indonesia harus mencari sumber bahan baku lain, misalnya dari dalam   negeri.

&quot;Kalau dari sisi impor, terputusnya rantai pasok karena adanya virus   korona ini juga berarti kita harus mencari sumber lain ataupun sumber   dari dalam negeri. Mungkin itu juga akan mendorong insentif untuk   peningkatan investasi untuk menggantikan keperluan impor untuk industri   (dalam negeri) yang kita perlukan,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
