<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Kunjungan Jokowi ke Australia: Ratifikasi IA-CEPA Diteken</title><description>Presiden membawa kabar baik yaitu selesainya ratifikasi perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/16/320/2169017/fakta-kunjungan-jokowi-ke-australia-ratifikasi-ia-cepa-diteken</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/16/320/2169017/fakta-kunjungan-jokowi-ke-australia-ratifikasi-ia-cepa-diteken"/><item><title>Fakta Kunjungan Jokowi ke Australia: Ratifikasi IA-CEPA Diteken</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/16/320/2169017/fakta-kunjungan-jokowi-ke-australia-ratifikasi-ia-cepa-diteken</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/16/320/2169017/fakta-kunjungan-jokowi-ke-australia-ratifikasi-ia-cepa-diteken</guid><pubDate>Minggu 16 Februari 2020 08:13 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/15/320/2169017/fakta-kunjungan-jokowi-ke-australia-ratifikasi-ia-cepa-diteken-HqgkStp0KZ.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/15/320/2169017/fakta-kunjungan-jokowi-ke-australia-ratifikasi-ia-cepa-diteken-HqgkStp0KZ.JPG</image><title>Foto: Okezone</title></images><description>JAKARTA - Kepulangan Presiden Joko Widodo pasca kunjungan kerjanya ke Australia ternyata tak tanpa buah tangan atau oleh-oleh. Presiden membawa kabar baik yaitu selesainya ratifikasi perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IA-CEPA di antara kedua negara.
Pengesahan IA-CEPA sendiri telah dilakukan oleh DPR pada Kamis (6/2/2020) lalu. IA-CEPA ini akan menghadirkan beberapa manfaat khususnya bagi sektor perekonomian Indonesia.
Oleh karenanya, pada Minggu (16/2/2020), Okezone telah merangkum fakta oleh-oleh kunjungan Jokowi dari Australia ini.
1. IA-CEPA Tingkatkan Investasi dari Australia
Rampungnya ratifikasi perjanjian IA-CEPA diharapkan dapat membangkitkan minat investasi dari Australia. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
&amp;rdquo;Jadi tentu nanti terkait dengan IA-CEPA ini kita ketahui bahwa selama ini investasi dari Australia ini jumlahnya tidak masuk dalam 5 besar. Jadi range-nya antara USD400-700,&amp;rdquo; ujarnya.
2. IA-CEPA Akan Tingkatkan Ekspor Tekstil dan Otomotif
Selain itu, Airlangga menyebut Indonesia akan diuntungkan dengan thread valasnya ke pihak Australia. Dari sana, IA-CEPA diharapkan akan mendorong angka ekspor dari dunia tekstil dan otomotif.
&quot;Tentu diharapkan dengan adanya IA-CEPA ini walaupun bea masuknya akan diturunkan rata-rata dari 5% menjadi 0%. Itu yang akan bisa didorong adalah, satu, tekstil. Kedua, otomotif,&amp;rdquo; kata Airlangga.
Selanjutnya, Airlangga mengatakan akan melakukan pembicaraan dengan produsen-produsen di Indonesia. Hybrid dan electic vehicle juga akan diutamakan.
&amp;rdquo;Nah sekarang Indonesia ini sendiri mempunyai kapasitas, tinggal kita bicara dengan produsen-produsen yang di Indonesia sedang di dalam proses supaya bagaimana kita bisa mempercepat tidak hanya yang tercantum di dalam IA-CEPA kan lebih utamanya kepada hybrid dan electric vehicle,&amp;rdquo;
Di Indonesia, hybrid dan electric vehicle baru akan diproduksi sekitar tahun 2021. Airlangga menambahkan bahwa sebelum itu, pemerintah akan mendorong supaya combustion engine juga masuk karena itu juga diminati di Australia.
3. IA-CEPA Akan Kurangi Defisit dan Meningkatkan Akses Pasar
Menteri Perdagangan Agus Suparmanta menyebut selesainya ratifikasi IA-CEPA kemungkinan akan meningkatkan akses pasar Indonesia ke Australia. Selanjutnya Agus juga menegaskan Indonesia akan meningkatkan pula angka ekspor.
&quot;Diharapkan dengan meningkatnya akses pasar otomatis kita mengurai defisit juga, plus juga nanti ekspor kita akan tambah,&amp;rdquo; ujar Agus.
Mendag kemudian menyebutkan kemudahan lainnya terkait tarif. &quot;Jadi produk-produk kita bisa lebih kompetitif,&amp;rdquo; pungkas Mendag
4. Menandakan Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia-Australia
Presiden Jokowi menilai dengan adanya kesepakatan IA-CEPA ini, menandakan adanya penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Australia yang lebih mendetail. &quot;Ini berarti bahwa dalam 5 tahun ke depan kerja sama bilateral kita akan lebih baik dan lebih terarah,&amp;rdquo; tutur Jokowi, dilansir dari laman Setkab.
Presiden menambahkan ratifikasi ini juga mengartikan hubungan ekonomi kedua negara akan terus maju dan akan lebih dirasakan. &amp;rdquo;Yang berarti ke depan hubungan ekonomi kedua negara secara komprehensif akan lebih maju dan harus lebih dirasakan manfaatnya oleh rakyat kedua negara,&amp;rdquo; tambahnya.
Hal serupa juga disampaikan Kementerian Perdagangan melalui unggahan Instagram resminya. Kesepakatan ini menandakan penguatan hubungan bilateral kedua negara.
&amp;ldquo;Selesainya ratifikasi antara kedua negara menjadi tanda penguatan hubungan bilateral antara Indonesia-Australia. Dalam 5 tahun ke depan, kedua negara akan menyepakati peta jalan yang jelas, khususnya dalam bidang perdagangan,&amp;rdquo; ungkap Kementerian Perdagangan, Rabu (12/2/2020).</description><content:encoded>JAKARTA - Kepulangan Presiden Joko Widodo pasca kunjungan kerjanya ke Australia ternyata tak tanpa buah tangan atau oleh-oleh. Presiden membawa kabar baik yaitu selesainya ratifikasi perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement atau IA-CEPA di antara kedua negara.
Pengesahan IA-CEPA sendiri telah dilakukan oleh DPR pada Kamis (6/2/2020) lalu. IA-CEPA ini akan menghadirkan beberapa manfaat khususnya bagi sektor perekonomian Indonesia.
Oleh karenanya, pada Minggu (16/2/2020), Okezone telah merangkum fakta oleh-oleh kunjungan Jokowi dari Australia ini.
1. IA-CEPA Tingkatkan Investasi dari Australia
Rampungnya ratifikasi perjanjian IA-CEPA diharapkan dapat membangkitkan minat investasi dari Australia. Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
&amp;rdquo;Jadi tentu nanti terkait dengan IA-CEPA ini kita ketahui bahwa selama ini investasi dari Australia ini jumlahnya tidak masuk dalam 5 besar. Jadi range-nya antara USD400-700,&amp;rdquo; ujarnya.
2. IA-CEPA Akan Tingkatkan Ekspor Tekstil dan Otomotif
Selain itu, Airlangga menyebut Indonesia akan diuntungkan dengan thread valasnya ke pihak Australia. Dari sana, IA-CEPA diharapkan akan mendorong angka ekspor dari dunia tekstil dan otomotif.
&quot;Tentu diharapkan dengan adanya IA-CEPA ini walaupun bea masuknya akan diturunkan rata-rata dari 5% menjadi 0%. Itu yang akan bisa didorong adalah, satu, tekstil. Kedua, otomotif,&amp;rdquo; kata Airlangga.
Selanjutnya, Airlangga mengatakan akan melakukan pembicaraan dengan produsen-produsen di Indonesia. Hybrid dan electic vehicle juga akan diutamakan.
&amp;rdquo;Nah sekarang Indonesia ini sendiri mempunyai kapasitas, tinggal kita bicara dengan produsen-produsen yang di Indonesia sedang di dalam proses supaya bagaimana kita bisa mempercepat tidak hanya yang tercantum di dalam IA-CEPA kan lebih utamanya kepada hybrid dan electric vehicle,&amp;rdquo;
Di Indonesia, hybrid dan electric vehicle baru akan diproduksi sekitar tahun 2021. Airlangga menambahkan bahwa sebelum itu, pemerintah akan mendorong supaya combustion engine juga masuk karena itu juga diminati di Australia.
3. IA-CEPA Akan Kurangi Defisit dan Meningkatkan Akses Pasar
Menteri Perdagangan Agus Suparmanta menyebut selesainya ratifikasi IA-CEPA kemungkinan akan meningkatkan akses pasar Indonesia ke Australia. Selanjutnya Agus juga menegaskan Indonesia akan meningkatkan pula angka ekspor.
&quot;Diharapkan dengan meningkatnya akses pasar otomatis kita mengurai defisit juga, plus juga nanti ekspor kita akan tambah,&amp;rdquo; ujar Agus.
Mendag kemudian menyebutkan kemudahan lainnya terkait tarif. &quot;Jadi produk-produk kita bisa lebih kompetitif,&amp;rdquo; pungkas Mendag
4. Menandakan Penguatan Hubungan Bilateral Indonesia-Australia
Presiden Jokowi menilai dengan adanya kesepakatan IA-CEPA ini, menandakan adanya penguatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan Australia yang lebih mendetail. &quot;Ini berarti bahwa dalam 5 tahun ke depan kerja sama bilateral kita akan lebih baik dan lebih terarah,&amp;rdquo; tutur Jokowi, dilansir dari laman Setkab.
Presiden menambahkan ratifikasi ini juga mengartikan hubungan ekonomi kedua negara akan terus maju dan akan lebih dirasakan. &amp;rdquo;Yang berarti ke depan hubungan ekonomi kedua negara secara komprehensif akan lebih maju dan harus lebih dirasakan manfaatnya oleh rakyat kedua negara,&amp;rdquo; tambahnya.
Hal serupa juga disampaikan Kementerian Perdagangan melalui unggahan Instagram resminya. Kesepakatan ini menandakan penguatan hubungan bilateral kedua negara.
&amp;ldquo;Selesainya ratifikasi antara kedua negara menjadi tanda penguatan hubungan bilateral antara Indonesia-Australia. Dalam 5 tahun ke depan, kedua negara akan menyepakati peta jalan yang jelas, khususnya dalam bidang perdagangan,&amp;rdquo; ungkap Kementerian Perdagangan, Rabu (12/2/2020).</content:encoded></item></channel></rss>
