<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPS Catat Impor Januari 2020 Turun 4,78% ke USD14,28 Miliar</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka impor mencapai USD14,28 miliar pada Januari 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/17/20/2169576/bps-catat-impor-januari-2020-turun-4-78-ke-usd14-28-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/17/20/2169576/bps-catat-impor-januari-2020-turun-4-78-ke-usd14-28-miliar"/><item><title>BPS Catat Impor Januari 2020 Turun 4,78% ke USD14,28 Miliar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/17/20/2169576/bps-catat-impor-januari-2020-turun-4-78-ke-usd14-28-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/17/20/2169576/bps-catat-impor-januari-2020-turun-4-78-ke-usd14-28-miliar</guid><pubDate>Senin 17 Februari 2020 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/17/20/2169576/bps-catat-impor-januari-2020-turun-4-78-ke-usd14-28-miliar-YDCyJg2Hqt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPS Neraca Dagang Januari (foto: okezone/Giri Hartomo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/17/20/2169576/bps-catat-impor-januari-2020-turun-4-78-ke-usd14-28-miliar-YDCyJg2Hqt.jpg</image><title>BPS Neraca Dagang Januari (foto: okezone/Giri Hartomo)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka impor mencapai USD14,28 miliar pada Januari 2020. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya (Month to Month/MtM) sebesar 1,60% yang mencapai USD14,51 miliar.

Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan  4,78%. Adapun pada periode  Januari 2019 lalu, impor Indonesia mencapai USD14,99 miliar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Impor LPG Jadi Beban Neraca Perdagangan RI
&quot;Pada Januari angka impor USD14,28 miliar. Kalau dibandingkan nilai impor pada Desember 2019 impor mengalami penurunan 1,60%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Kontribusi terbesar dari impor di Januari berasal dari sektor nonmigas dengan angka mencapai USD12,79 miliar atau menyumbang 93,99% . Sementara untuk impor migas hanya mencapai USD1,99 miliar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Bawang Putih Mahal, KPPU: Impor Harus Berjalan Normal
Adapun menurut sektornya, impor konsumsi mencapai USD1,47 miliar atau turun 11,19% dibandingkan bulan sebelumnya namun naik 20,26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara sektor bahan baku penolong  mencapai USD10,58 miliar atau naik tipis sebesar 1,67% dibandingkan bulan sebelumnya namun turun 7,35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun  impor barang modal mencapai USD2,23 miliar. Angka tersebjt turun 8,99% dibandingkan bulan sebelumnya dan turun  5,26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

&quot;Komposisi masih belum berubah peran golongan bahan baku dan penolong berkontribusi 74,09% dari total impor Januari 2020,&quot; jelasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan angka impor mencapai USD14,28 miliar pada Januari 2020. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya (Month to Month/MtM) sebesar 1,60% yang mencapai USD14,51 miliar.

Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga mengalami penurunan  4,78%. Adapun pada periode  Januari 2019 lalu, impor Indonesia mencapai USD14,99 miliar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Impor LPG Jadi Beban Neraca Perdagangan RI
&quot;Pada Januari angka impor USD14,28 miliar. Kalau dibandingkan nilai impor pada Desember 2019 impor mengalami penurunan 1,60%,&quot; ujar Kepala BPS Suhariyanto di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Kontribusi terbesar dari impor di Januari berasal dari sektor nonmigas dengan angka mencapai USD12,79 miliar atau menyumbang 93,99% . Sementara untuk impor migas hanya mencapai USD1,99 miliar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Bawang Putih Mahal, KPPU: Impor Harus Berjalan Normal
Adapun menurut sektornya, impor konsumsi mencapai USD1,47 miliar atau turun 11,19% dibandingkan bulan sebelumnya namun naik 20,26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara sektor bahan baku penolong  mencapai USD10,58 miliar atau naik tipis sebesar 1,67% dibandingkan bulan sebelumnya namun turun 7,35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun  impor barang modal mencapai USD2,23 miliar. Angka tersebjt turun 8,99% dibandingkan bulan sebelumnya dan turun  5,26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

&quot;Komposisi masih belum berubah peran golongan bahan baku dan penolong berkontribusi 74,09% dari total impor Januari 2020,&quot; jelasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
