<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akan Terbang ke India, Ini yang Dilakukan Mendag</title><description>Menteri Perdagangan Agus Suparmanto terus berupaya meningkatkan ekspor Indonesia ke pasar global.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/18/320/2170458/akan-terbang-ke-india-ini-yang-dilakukan-mendag</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/18/320/2170458/akan-terbang-ke-india-ini-yang-dilakukan-mendag"/><item><title>Akan Terbang ke India, Ini yang Dilakukan Mendag</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/18/320/2170458/akan-terbang-ke-india-ini-yang-dilakukan-mendag</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/18/320/2170458/akan-terbang-ke-india-ini-yang-dilakukan-mendag</guid><pubDate>Selasa 18 Februari 2020 18:09 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/18/320/2170458/akan-terbang-ke-india-ini-yang-dilakukan-mendag-yZwybw0o2e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendag Agus Suparmanto (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/18/320/2170458/akan-terbang-ke-india-ini-yang-dilakukan-mendag-yZwybw0o2e.jpg</image><title>Mendag Agus Suparmanto (Foto: Okezone.com/Giri Hartomo)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto terus berupaya meningkatkan ekspor Indonesia ke pasar global. Kali ini, salah satu tujuan pemerintah adalah India.

Mendag Agus merencanakan kunjungan  kerja ke  India  untuk  meningkatkan  kerja  sama perdagangan dan menguatkan ekspor Indonesia ke India. Kunker ke India akan dilaksanakan pada 19-21 Februari 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Persiapkan World Expo Dubai 2020, Presiden Jokowi: Jadikan Ini Jembatan Perekonomian
&quot;Kunjungan  kerja  ke  India  kali  ini  akan  membahas  beberapa  isu  terkait  peningkatan  kerja  sama kedua  negara,  antara  lain  peluang  kerja  sama  dalam  sektor  konstruksi  dan  konektivitas,  kerja sama  di  sektor  rumah  sakit  dan  farmasi, serta implementasi peraturan  ekspor  dan  impor  kedua negara,&quot; kata Mendag Agus mengutip website Kemendag, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Dalam agenda kunjungan kerjanya, Mendag Agus dijadwalkan bertemu dengan para pelaku bisnis India  yang  tergabung  dalam Konfederasi  Industri  India  (Confederation  of  Indian  Industry/CII) dan Federasi Kamar Dagang dan Industri India (FICCI) pada 20 Februari2020 di New Delhi, India. Selain itu, hal yang paling penting adalah direncanakannya pertemuan dengan Menteri Kereta Api, Perdagangan, dan Industri India HE Tuan Piyush Goyaldi waktu dan tempat yang sama di India.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Supervisi Pemberian Insentif untuk Investasi
Pada  pertemuan  dengan  CII,Mendag  Agus akan membahas  beberapa  topik utama peningkatan target  nilai  perdagangan  kedua  negara  sebesar  USD50  miliar  pada  2025. Selain itu juga meningkatkan peluang  kerja  sama sektor konstruksi dan konektivitas, serta kolaborasi industri dengan mendorong peluang konversi batu bara menjadi gas.

Sedangkan, pada pertemuan bilateral dengan Menteri Kereta Api, Perdagangan, dan Industri India HE Tuan  Piyush  Goyal, topik yang  akan  dibahas yaitu isu peraturan  impor terbaru di Indonesia untuk  gula  mentah;  peningkatan  akses  pasar  produk Indonesia ke  India; serta peraturan impor terbaru India untuk minyak kelapa sawit; beberapa hambatan perdagangan atas ekspor Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: WNI Eks ISIS Ingin Pulang ke Indonesia, Kepala BKPM: Akan Ganggu Investasi
Fokus  lain  yang  juga  diangkat  adalah  rencana penyelenggaraan forum  Menteri  Perdagangan  Dua Tahunan  (BTMF)  ke-3  di  Indonesia;  serta  finalisasi  ToR Working  Group  Trade  and  Investment(WGTI)dan Working Group Trade Facilitation and Resolution(WGTFR).

Pada pertemuan dengan FICCI, Mendag Agus akan membahas peluang kerja sama di sektor rumah sakit dan farmasi dan membahas kembali kolaborasi industri dengan mendorong peluang konversi batu bara menjadi gas.

Mendag Agus pada kunjungan kerjanya kali ini juga akan mengundang anggota CII dan FICCI untuk berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2020.

&quot;Kami akan  mengajakpara  anggota  CII  dan  FICCIuntuk  dapat  melihat  secara  langsung  produk-produk  ekspor  unggulan  Indonesia dan  menjajaki  peluang bisnis pada  TEI  2020  yang  akan diselenggarakan Oktober mendatangdi Jakarta,&quot; pungkas Mendag Agus.

Total  nilai  perdagangan  Indonesia-India  pada 2019  tercatat  sebesar  USD16  miliar. Ekspor Indonesia ke India periode yang sama tercatat sebesar USD11,78 miliar dan impor Indonesia dari India tercatat sebesar USD4,29 miliar. Surplus untuk Indonesia tercatat sebesar USD7,48 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto terus berupaya meningkatkan ekspor Indonesia ke pasar global. Kali ini, salah satu tujuan pemerintah adalah India.

Mendag Agus merencanakan kunjungan  kerja ke  India  untuk  meningkatkan  kerja  sama perdagangan dan menguatkan ekspor Indonesia ke India. Kunker ke India akan dilaksanakan pada 19-21 Februari 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Persiapkan World Expo Dubai 2020, Presiden Jokowi: Jadikan Ini Jembatan Perekonomian
&quot;Kunjungan  kerja  ke  India  kali  ini  akan  membahas  beberapa  isu  terkait  peningkatan  kerja  sama kedua  negara,  antara  lain  peluang  kerja  sama  dalam  sektor  konstruksi  dan  konektivitas,  kerja sama  di  sektor  rumah  sakit  dan  farmasi, serta implementasi peraturan  ekspor  dan  impor  kedua negara,&quot; kata Mendag Agus mengutip website Kemendag, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Dalam agenda kunjungan kerjanya, Mendag Agus dijadwalkan bertemu dengan para pelaku bisnis India  yang  tergabung  dalam Konfederasi  Industri  India  (Confederation  of  Indian  Industry/CII) dan Federasi Kamar Dagang dan Industri India (FICCI) pada 20 Februari2020 di New Delhi, India. Selain itu, hal yang paling penting adalah direncanakannya pertemuan dengan Menteri Kereta Api, Perdagangan, dan Industri India HE Tuan Piyush Goyaldi waktu dan tempat yang sama di India.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Supervisi Pemberian Insentif untuk Investasi
Pada  pertemuan  dengan  CII,Mendag  Agus akan membahas  beberapa  topik utama peningkatan target  nilai  perdagangan  kedua  negara  sebesar  USD50  miliar  pada  2025. Selain itu juga meningkatkan peluang  kerja  sama sektor konstruksi dan konektivitas, serta kolaborasi industri dengan mendorong peluang konversi batu bara menjadi gas.

Sedangkan, pada pertemuan bilateral dengan Menteri Kereta Api, Perdagangan, dan Industri India HE Tuan  Piyush  Goyal, topik yang  akan  dibahas yaitu isu peraturan  impor terbaru di Indonesia untuk  gula  mentah;  peningkatan  akses  pasar  produk Indonesia ke  India; serta peraturan impor terbaru India untuk minyak kelapa sawit; beberapa hambatan perdagangan atas ekspor Indonesia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: WNI Eks ISIS Ingin Pulang ke Indonesia, Kepala BKPM: Akan Ganggu Investasi
Fokus  lain  yang  juga  diangkat  adalah  rencana penyelenggaraan forum  Menteri  Perdagangan  Dua Tahunan  (BTMF)  ke-3  di  Indonesia;  serta  finalisasi  ToR Working  Group  Trade  and  Investment(WGTI)dan Working Group Trade Facilitation and Resolution(WGTFR).

Pada pertemuan dengan FICCI, Mendag Agus akan membahas peluang kerja sama di sektor rumah sakit dan farmasi dan membahas kembali kolaborasi industri dengan mendorong peluang konversi batu bara menjadi gas.

Mendag Agus pada kunjungan kerjanya kali ini juga akan mengundang anggota CII dan FICCI untuk berpartisipasi pada Trade Expo Indonesia (TEI) 2020.

&quot;Kami akan  mengajakpara  anggota  CII  dan  FICCIuntuk  dapat  melihat  secara  langsung  produk-produk  ekspor  unggulan  Indonesia dan  menjajaki  peluang bisnis pada  TEI  2020  yang  akan diselenggarakan Oktober mendatangdi Jakarta,&quot; pungkas Mendag Agus.

Total  nilai  perdagangan  Indonesia-India  pada 2019  tercatat  sebesar  USD16  miliar. Ekspor Indonesia ke India periode yang sama tercatat sebesar USD11,78 miliar dan impor Indonesia dari India tercatat sebesar USD4,29 miliar. Surplus untuk Indonesia tercatat sebesar USD7,48 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
