<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Luhut: Omnibus Law Cipta Kerja Win-Win Solution</title><description>Omnibus Law Cipta Kerja yang telah diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), sangat berpihak pada buruh.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/19/20/2171106/menko-luhut-omnibus-law-cipta-kerja-win-win-solution</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/19/20/2171106/menko-luhut-omnibus-law-cipta-kerja-win-win-solution"/><item><title>Menko Luhut: Omnibus Law Cipta Kerja Win-Win Solution</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/19/20/2171106/menko-luhut-omnibus-law-cipta-kerja-win-win-solution</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/19/20/2171106/menko-luhut-omnibus-law-cipta-kerja-win-win-solution</guid><pubDate>Rabu 19 Februari 2020 20:19 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/19/20/2171106/menko-luhut-omnibus-law-cipta-kerja-win-win-solution-s4o3w88DzB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/19/20/2171106/menko-luhut-omnibus-law-cipta-kerja-win-win-solution-s4o3w88DzB.jpg</image><title>Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut draf Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang telah diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sangat memihak buruh.
&quot;Draf itu sangat berkepentingan sama buruhnya dan kami (pemerintah), juga memberikan suasana kondusif pada investor untuk meningkatkan investasi. Jadi itu ada win-win solution,&quot; ujar dia di kantornya Jakarta, Rabu (19/2/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp; Draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja Libatkan Kepala Daerah, Anies: Belum Lihat Dokumennya
 
Dia juga menginginkan semua pihak agar jangan berkomentar terkait draf yang tidak resmi yang sudah tersebar luas kepada masyarakat.
&quot;Draf yang asli sudah kami serahkan kepada DPR RI,&quot; ungkap dia.
Baca Juga: Masyarakat Harus Pantau Proses RUU Omnibus Law Cipta Kerja di DPR
 
Sebelumnya, pemerintah akan selalu mendengar aspirasi dari berbagai pihak untuk membuat Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin.
&quot;Kalau pemerintah itu kan selalu juga mendengar berbagai pihak, jadi melakukan dialog-dialog dengan pihak buruh, pengusaha dan pihak-pihak terlibat,&quot; kata Ma'ruf di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut draf Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang telah diserahkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sangat memihak buruh.
&quot;Draf itu sangat berkepentingan sama buruhnya dan kami (pemerintah), juga memberikan suasana kondusif pada investor untuk meningkatkan investasi. Jadi itu ada win-win solution,&quot; ujar dia di kantornya Jakarta, Rabu (19/2/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp; Draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja Libatkan Kepala Daerah, Anies: Belum Lihat Dokumennya
 
Dia juga menginginkan semua pihak agar jangan berkomentar terkait draf yang tidak resmi yang sudah tersebar luas kepada masyarakat.
&quot;Draf yang asli sudah kami serahkan kepada DPR RI,&quot; ungkap dia.
Baca Juga: Masyarakat Harus Pantau Proses RUU Omnibus Law Cipta Kerja di DPR
 
Sebelumnya, pemerintah akan selalu mendengar aspirasi dari berbagai pihak untuk membuat Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin.
&quot;Kalau pemerintah itu kan selalu juga mendengar berbagai pihak, jadi melakukan dialog-dialog dengan pihak buruh, pengusaha dan pihak-pihak terlibat,&quot; kata Ma'ruf di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.</content:encoded></item></channel></rss>
