<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik 1%, Harga Emas Sentuh Level USD1.600/Ounce</title><description>Spot gold naik 1,3% pada USD1,601 per ounce, setelah mencapai level tertinggi USD1,605.10 sejak 8 Januari</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/19/320/2170659/naik-1-harga-emas-sentuh-level-usd1-600-ounce</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/19/320/2170659/naik-1-harga-emas-sentuh-level-usd1-600-ounce"/><item><title>Naik 1%, Harga Emas Sentuh Level USD1.600/Ounce</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/19/320/2170659/naik-1-harga-emas-sentuh-level-usd1-600-ounce</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/19/320/2170659/naik-1-harga-emas-sentuh-level-usd1-600-ounce</guid><pubDate>Rabu 19 Februari 2020 08:23 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/19/320/2170659/naik-1-harga-emas-sentuh-level-usd1-600-ounce-EXvLUUOFgl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Harga Emas. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/19/320/2170659/naik-1-harga-emas-sentuh-level-usd1-600-ounce-EXvLUUOFgl.jpg</image><title>Ilustrasi Harga Emas. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Harga emas melonjak lebih dari 1% pada perdagangan Selasa dan menyentuh level lebih dari USD1.600 per ounce karena peringatan mengejutkan Apple Inc tentang dampak wabah virus corona memicu kekhawatiran tentang kelemahan ekonomi global. Hal ini membuat investor kembali kepada aset berisiko rendah.
Harga emas yang dijual di spot gold naik 1,3% pada USD1,601 per ounce, setelah mencapai level tertinggi USD1,605.10 sejak 8 Januari. Emas berjangka AS menetap 1,1% lebih tinggi pada USD1,603.60 per ounce.
Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan di Rp779.000/Gram
&quot;Pasar ekuitas berada di bawah tekanan dan emas masih dipandang sebagai aset safe haven klasik karena mendapatkan beberapa berita negatif dalam kasus ini sehubungan dengan coronavirus dan dampaknya terhadap ekonomi global,&quot; kata Direktur Logam High Ridge Futures David Meger, dilansir dari Reuters, Rabu (19/2/2020).
Perusahaan teknologi paling berharga di dunia, Apple memperkirakan pendapatan pada triwulan pertama pada tahun ini tidak akan mencapai target, karena wabah corona menekan rantai pasokannya.
Baca Juga: Intervensi Bank Sentral China Bikin Kilau Emas Meredup
Peringatan penjualan yang mengejutkan untuk ekuitas global yang sebelumnya mencetak rekor tertinggi dan meningkatkan pembelian aset safe-haven.
&quot;Ada kekhawatiran bahwa seluruh situasi coronavirus ini mungkin sedikit lebih buruk daripada yang diperkirakan banyak orang dan implikasinya adalah bahwa bank-bank sentral di seluruh dunia akan sedikit lebih dovish dan pasar menatap pada harga realitas ini,&quot; kata Kepala Komoditas Strategi TD Securities Bart Melek.
Palladium naik 2,8% pada USD2.592 per ounce, setelah mencapai  tertinggi sepanjang masa dari USF2.592,02. Perak naik 2,2% menjadi  USD18,16 per ounce, sementara platinum melonjak 2,3% menjadi USD991,22.
Sebagai informasi, jumlah korban tewas di China telah meningkat  menjadi 1.868, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan, dan Organisasi  Kesehatan Dunia mengatakan setiap skenario masih di atas meja dalam hal  evolusi epidemi.</description><content:encoded>JAKARTA - Harga emas melonjak lebih dari 1% pada perdagangan Selasa dan menyentuh level lebih dari USD1.600 per ounce karena peringatan mengejutkan Apple Inc tentang dampak wabah virus corona memicu kekhawatiran tentang kelemahan ekonomi global. Hal ini membuat investor kembali kepada aset berisiko rendah.
Harga emas yang dijual di spot gold naik 1,3% pada USD1,601 per ounce, setelah mencapai level tertinggi USD1,605.10 sejak 8 Januari. Emas berjangka AS menetap 1,1% lebih tinggi pada USD1,603.60 per ounce.
Baca Juga: Harga Emas Antam Stagnan di Rp779.000/Gram
&quot;Pasar ekuitas berada di bawah tekanan dan emas masih dipandang sebagai aset safe haven klasik karena mendapatkan beberapa berita negatif dalam kasus ini sehubungan dengan coronavirus dan dampaknya terhadap ekonomi global,&quot; kata Direktur Logam High Ridge Futures David Meger, dilansir dari Reuters, Rabu (19/2/2020).
Perusahaan teknologi paling berharga di dunia, Apple memperkirakan pendapatan pada triwulan pertama pada tahun ini tidak akan mencapai target, karena wabah corona menekan rantai pasokannya.
Baca Juga: Intervensi Bank Sentral China Bikin Kilau Emas Meredup
Peringatan penjualan yang mengejutkan untuk ekuitas global yang sebelumnya mencetak rekor tertinggi dan meningkatkan pembelian aset safe-haven.
&quot;Ada kekhawatiran bahwa seluruh situasi coronavirus ini mungkin sedikit lebih buruk daripada yang diperkirakan banyak orang dan implikasinya adalah bahwa bank-bank sentral di seluruh dunia akan sedikit lebih dovish dan pasar menatap pada harga realitas ini,&quot; kata Kepala Komoditas Strategi TD Securities Bart Melek.
Palladium naik 2,8% pada USD2.592 per ounce, setelah mencapai  tertinggi sepanjang masa dari USF2.592,02. Perak naik 2,2% menjadi  USD18,16 per ounce, sementara platinum melonjak 2,3% menjadi USD991,22.
Sebagai informasi, jumlah korban tewas di China telah meningkat  menjadi 1.868, Komisi Kesehatan Nasional mengatakan, dan Organisasi  Kesehatan Dunia mengatakan setiap skenario masih di atas meja dalam hal  evolusi epidemi.</content:encoded></item></channel></rss>
