<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BI Rate Turun, Rupiah Melemah ke Rp13.750/USD</title><description>Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan hari ini.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/20/278/2171608/bi-rate-turun-rupiah-melemah-ke-rp13-750-usd</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/20/278/2171608/bi-rate-turun-rupiah-melemah-ke-rp13-750-usd"/><item><title>BI Rate Turun, Rupiah Melemah ke Rp13.750/USD</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/20/278/2171608/bi-rate-turun-rupiah-melemah-ke-rp13-750-usd</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/20/278/2171608/bi-rate-turun-rupiah-melemah-ke-rp13-750-usd</guid><pubDate>Kamis 20 Februari 2020 17:20 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/20/278/2171608/bi-rate-turun-rupiah-melemah-ke-rp13-750-usd-J0dOHwUWH4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/20/278/2171608/bi-rate-turun-rupiah-melemah-ke-rp13-750-usd-J0dOHwUWH4.jpg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Rupiah tertekan usai Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan ke level 4,75%.&amp;nbsp;
Rupiah sore ini tertekan ke level Rp13.700-an per USD. Mengutip Bloomberg Dollar Index, Kamis (20/2/2020) pukul 17.15 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 55 poin atau 0,40% ke level Rp13.750 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.698-Rp13.775 per USD.
Baca Juga: BI: Pelemahan Rupiah Dipicu Virus Covid-19 
 
Sementara itu Yahoo Finance mencatat Rupiah melemah 31 poin atau 0,23% ke level Rp13.745 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.714-Rp13.770 per USD.
Untuk diketahui, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Februari 2020 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4,75% dari sebelumnya 5%.
Baca Juga: Rupiah Tertekan ke Rp13.714 Jelang Keputusan BI Rate
 
Sementara suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,5%.
&quot;Kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perakiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, stabilitas eksternal yang aman, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global sehubungan dengan terjadinya Covid-19,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta.
</description><content:encoded>JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan perdagangan hari ini. Rupiah tertekan usai Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan ke level 4,75%.&amp;nbsp;
Rupiah sore ini tertekan ke level Rp13.700-an per USD. Mengutip Bloomberg Dollar Index, Kamis (20/2/2020) pukul 17.15 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 55 poin atau 0,40% ke level Rp13.750 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.698-Rp13.775 per USD.
Baca Juga: BI: Pelemahan Rupiah Dipicu Virus Covid-19 
 
Sementara itu Yahoo Finance mencatat Rupiah melemah 31 poin atau 0,23% ke level Rp13.745 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp13.714-Rp13.770 per USD.
Untuk diketahui, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Februari 2020 memutuskan untuk menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps menjadi 4,75% dari sebelumnya 5%.
Baca Juga: Rupiah Tertekan ke Rp13.714 Jelang Keputusan BI Rate
 
Sementara suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 4%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,5%.
&quot;Kebijakan moneter tetap akomodatif dan konsisten dengan perakiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran, stabilitas eksternal yang aman, serta sebagai langkah pre-emptive untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah tertahannya prospek pemulihan ekonomi global sehubungan dengan terjadinya Covid-19,&quot; kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta.
</content:encoded></item></channel></rss>
