<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BNI Tebar Dividen hingga Rp3,85 Triliun</title><description>RUPST PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyetujui untuk membagikan dividen sebesar Rp3,85 triliun atau 25% dari laba bersih.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/20/278/2171672/bni-tebar-dividen-hingga-rp3-85-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/20/278/2171672/bni-tebar-dividen-hingga-rp3-85-triliun"/><item><title>BNI Tebar Dividen hingga Rp3,85 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/20/278/2171672/bni-tebar-dividen-hingga-rp3-85-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/20/278/2171672/bni-tebar-dividen-hingga-rp3-85-triliun</guid><pubDate>Kamis 20 Februari 2020 18:53 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/20/278/2171672/bni-tebar-dividen-hingga-rp3-85-triliun-VTdQPytCyt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Konferensi Pers RUPS BNI (Foto; Okezone.com/Taufik Fajar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/20/278/2171672/bni-tebar-dividen-hingga-rp3-85-triliun-VTdQPytCyt.jpg</image><title>Konferensi Pers RUPS BNI (Foto; Okezone.com/Taufik Fajar)</title></images><description>JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyetujui untuk membagikan dividen sebesar Rp3,85 triliun atau 25% dari laba bersih yang dicatat pada buku keuangan tahun 2019.

&quot;BNI setor dividen sebesar Rp3,85 triliun ke pemegang saham pada RUPS Tahun 2019,&quot; kata Wakil Direktur Utama BNI Anggoro Eko Cahyo di kantor BNI Pejompongan, Jakarta, Kamis (20/2/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Herry Sidharta Jadi Dirut BNI Gantikan Achmad Baiquni
Menurut dia, perseroan berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp15,38 triliun. Di mana pembagian dividen nantinya akan ditetapkan oleh jajaran direksi sesuai aturan yang berlaku.

&quot;BNI menyetujui penggunaan laba bersih 2019 sebesar Rp 15,38 triliun untuk dividen sebesar 25%. Khusus bagian pemerintah sebesar 60% akan disetorkan ke rekening kas negara,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir Tunjuk Agus Martowardojo Jadi Komisaris Utama BNI 
Kemudian, lanjut dia, sisanya sebesar 75% atau Rp11 triliun akan digunakan sebagai saldo yang ditahan. Adapun jumlah dividen yang disetor kepada negara sebesar 60% atau sama dengan Rp2,3 triliun.

&quot;Dan yang disetor kepada pemegang saham publik sebesar Rp1,53 triliun atau 40%,&quot; tandas dia.
</description><content:encoded>JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) menyetujui untuk membagikan dividen sebesar Rp3,85 triliun atau 25% dari laba bersih yang dicatat pada buku keuangan tahun 2019.

&quot;BNI setor dividen sebesar Rp3,85 triliun ke pemegang saham pada RUPS Tahun 2019,&quot; kata Wakil Direktur Utama BNI Anggoro Eko Cahyo di kantor BNI Pejompongan, Jakarta, Kamis (20/2/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Herry Sidharta Jadi Dirut BNI Gantikan Achmad Baiquni
Menurut dia, perseroan berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp15,38 triliun. Di mana pembagian dividen nantinya akan ditetapkan oleh jajaran direksi sesuai aturan yang berlaku.

&quot;BNI menyetujui penggunaan laba bersih 2019 sebesar Rp 15,38 triliun untuk dividen sebesar 25%. Khusus bagian pemerintah sebesar 60% akan disetorkan ke rekening kas negara,&quot; ungkap dia.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir Tunjuk Agus Martowardojo Jadi Komisaris Utama BNI 
Kemudian, lanjut dia, sisanya sebesar 75% atau Rp11 triliun akan digunakan sebagai saldo yang ditahan. Adapun jumlah dividen yang disetor kepada negara sebesar 60% atau sama dengan Rp2,3 triliun.

&quot;Dan yang disetor kepada pemegang saham publik sebesar Rp1,53 triliun atau 40%,&quot; tandas dia.
</content:encoded></item></channel></rss>
