<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Minuman Berpemanis Kena Cukai, Harga Jual Bisa Naik Sampai 40%</title><description>Pemerintah mengusulkan pengenaan cukai untuk minuman berpemanis sebagai upaya pengendalian penyakit diabetes.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/21/20/2172072/minuman-berpemanis-kena-cukai-harga-jual-bisa-naik-sampai-40</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/21/20/2172072/minuman-berpemanis-kena-cukai-harga-jual-bisa-naik-sampai-40"/><item><title>   Minuman Berpemanis Kena Cukai, Harga Jual Bisa Naik Sampai 40%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/21/20/2172072/minuman-berpemanis-kena-cukai-harga-jual-bisa-naik-sampai-40</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/21/20/2172072/minuman-berpemanis-kena-cukai-harga-jual-bisa-naik-sampai-40</guid><pubDate>Jum'at 21 Februari 2020 14:42 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/21/20/2172072/minuman-berpemanis-kena-cukai-harga-jual-bisa-naik-sampai-40-xYncn6ulfx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Minuman (Foto: The Guardian)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/21/20/2172072/minuman-berpemanis-kena-cukai-harga-jual-bisa-naik-sampai-40-xYncn6ulfx.jpg</image><title>Minuman (Foto: The Guardian)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah mengusulkan pengenaan cukai untuk minuman berpemanis sebagai upaya pengendalian penyakit diabetes dan menambah pemasukan negara. Walau begitu, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menolak rencana ini.
Baca Juga: Minuman Berpemanis Dikenakan Cukai, Pengusaha: Ini Akan Menurunkan Penjualan
Dalam hitungan Gapmmi, besaran cukai sebesar Rp1.500 dan Rp2.500 terlampau memberatkan. Ia memperkirakan, harga jual akan naik sekitar 30%-40%.

&quot;Minuman botol berkarbonasi itu anggaplah harganya Rp5.000, kalau ditambah cukai harga produksinya akan naik 40%. Harga di konsumen itu akan naik jadi Rp7.000 sampai Rp8.000,&quot; ujar Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman dilansir dari BBC Indonesia, Jumat (21/2/2020).
Baca Juga: Minuman Berpemanis Diusulkan Kena Cukai, Begini Penjelasan dari Sisi Kesehatannya!
Karena itu, ia akan berkirim surat ke Kementerian Keuangan untuk membicarakan persoalan tersebut agar bisa menemukan titik tengah.

&quot;Karena kami belum pernah diajak bicara tujuan cukai ini. Tapi kami kalau tujuan pemerintah untuk menurunkan obesitas, kami akan support untuk melakukan edukasi dan mencari bahan baku,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah mengusulkan pengenaan cukai untuk minuman berpemanis sebagai upaya pengendalian penyakit diabetes dan menambah pemasukan negara. Walau begitu, Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menolak rencana ini.
Baca Juga: Minuman Berpemanis Dikenakan Cukai, Pengusaha: Ini Akan Menurunkan Penjualan
Dalam hitungan Gapmmi, besaran cukai sebesar Rp1.500 dan Rp2.500 terlampau memberatkan. Ia memperkirakan, harga jual akan naik sekitar 30%-40%.

&quot;Minuman botol berkarbonasi itu anggaplah harganya Rp5.000, kalau ditambah cukai harga produksinya akan naik 40%. Harga di konsumen itu akan naik jadi Rp7.000 sampai Rp8.000,&quot; ujar Ketua Umum Gapmmi Adhi S Lukman dilansir dari BBC Indonesia, Jumat (21/2/2020).
Baca Juga: Minuman Berpemanis Diusulkan Kena Cukai, Begini Penjelasan dari Sisi Kesehatannya!
Karena itu, ia akan berkirim surat ke Kementerian Keuangan untuk membicarakan persoalan tersebut agar bisa menemukan titik tengah.

&quot;Karena kami belum pernah diajak bicara tujuan cukai ini. Tapi kami kalau tujuan pemerintah untuk menurunkan obesitas, kami akan support untuk melakukan edukasi dan mencari bahan baku,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
