<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemangkasan Suku Bunga China dan Virus Korona Buat IHSG Anjlok hingga 1%</title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan hari ini ditutup anjlok ke 5.882.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/21/278/2172242/pemangkasan-suku-bunga-china-dan-virus-korona-buat-ihsg-anjlok-hingga-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/21/278/2172242/pemangkasan-suku-bunga-china-dan-virus-korona-buat-ihsg-anjlok-hingga-1"/><item><title>Pemangkasan Suku Bunga China dan Virus Korona Buat IHSG Anjlok hingga 1%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/21/278/2172242/pemangkasan-suku-bunga-china-dan-virus-korona-buat-ihsg-anjlok-hingga-1</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/21/278/2172242/pemangkasan-suku-bunga-china-dan-virus-korona-buat-ihsg-anjlok-hingga-1</guid><pubDate>Jum'at 21 Februari 2020 17:51 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/21/278/2172242/pemangkasan-suku-bunga-china-dan-virus-korona-buat-ihsg-anjlok-hingga-1-N3kuWUMIfm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/21/278/2172242/pemangkasan-suku-bunga-china-dan-virus-korona-buat-ihsg-anjlok-hingga-1-N3kuWUMIfm.jpg</image><title>Saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan hari ini ditutup anjlok ke 5.882. Di mana, IHSG ditutup turun 60,23 poin ata 1,01%.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee penurunan tersebut masih mengenai virus korona atau Covid-19. Hal ini didasari akan Bank Sentral China (People's Bank of China) yang menurunkan suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) yang berdampak besar pada anjloknya IHSG hari ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Anjlok 1% ke Level 5.882
&quot;Ditambah lagi, PBOC (People's Bank of China turunkan bunga jangka panjang 10 bsp, pendek 5 bsp,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Seperti diketahui, Bank Sentral China People Bank of China (PBOC) memangkas suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) menjadi 4,05% dari 4,15%. Ini juga menurunkan tingkat suku bunga lima tahunnya menjadi 4,75% dari 4,8%.
 
&amp;nbsp;Baca juga; IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke 5.933
Selain itu, lanjutnya, sebuah rumah sakit kembali menginformasikan lonjakkan kasus terkait virus korona. Hal ini kemudian mengakibatkan pasar kembali cemas.

&quot;Ini karena korona ya, sebelumnya updatenya kan kasus terinfeksinya turun dari 1.749 orang menjadi 394. Pasar kemudian optimis karena angka terinfeksi menurun. Tapi ada rumah sakit yang tiba-tiba informasikan kasus korona itu meningkat, oleh karena itu pasar cemas,&quot; ujar Hans Kwee.

Ditambah lagi, lanjut Kans, adanya korban baru di Korea Selatan dan Jepang. Hal ini menambahkan tekanan perekonomian di Indonesia.

&quot;Di Korea Selatan ada lonjakkan kasus korona mengalami peningkatan menjadi setidaknya ada 82 kasus terinfeksi. Sedangkan di Jepang, virus korona telah merenggut 2 korban jiwa,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan hari ini ditutup anjlok ke 5.882. Di mana, IHSG ditutup turun 60,23 poin ata 1,01%.

Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee penurunan tersebut masih mengenai virus korona atau Covid-19. Hal ini didasari akan Bank Sentral China (People's Bank of China) yang menurunkan suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) yang berdampak besar pada anjloknya IHSG hari ini.
 
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Anjlok 1% ke Level 5.882
&quot;Ditambah lagi, PBOC (People's Bank of China turunkan bunga jangka panjang 10 bsp, pendek 5 bsp,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Seperti diketahui, Bank Sentral China People Bank of China (PBOC) memangkas suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) menjadi 4,05% dari 4,15%. Ini juga menurunkan tingkat suku bunga lima tahunnya menjadi 4,75% dari 4,8%.
 
&amp;nbsp;Baca juga; IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke 5.933
Selain itu, lanjutnya, sebuah rumah sakit kembali menginformasikan lonjakkan kasus terkait virus korona. Hal ini kemudian mengakibatkan pasar kembali cemas.

&quot;Ini karena korona ya, sebelumnya updatenya kan kasus terinfeksinya turun dari 1.749 orang menjadi 394. Pasar kemudian optimis karena angka terinfeksi menurun. Tapi ada rumah sakit yang tiba-tiba informasikan kasus korona itu meningkat, oleh karena itu pasar cemas,&quot; ujar Hans Kwee.

Ditambah lagi, lanjut Kans, adanya korban baru di Korea Selatan dan Jepang. Hal ini menambahkan tekanan perekonomian di Indonesia.

&quot;Di Korea Selatan ada lonjakkan kasus korona mengalami peningkatan menjadi setidaknya ada 82 kasus terinfeksi. Sedangkan di Jepang, virus korona telah merenggut 2 korban jiwa,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
