<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   IHSG Bakal Jeblok Lagi di Awal Pekan?   </title><description>Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan kembali mengalami pelemahan pada perdagangan awal pekan depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/23/278/2172841/ihsg-bakal-jeblok-lagi-di-awal-pekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/23/278/2172841/ihsg-bakal-jeblok-lagi-di-awal-pekan"/><item><title>   IHSG Bakal Jeblok Lagi di Awal Pekan?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/23/278/2172841/ihsg-bakal-jeblok-lagi-di-awal-pekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/23/278/2172841/ihsg-bakal-jeblok-lagi-di-awal-pekan</guid><pubDate>Minggu 23 Februari 2020 14:27 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/23/278/2172841/ihsg-bakal-jeblok-lagi-di-awal-pekan-S8OHR55C5C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/23/278/2172841/ihsg-bakal-jeblok-lagi-di-awal-pekan-S8OHR55C5C.jpg</image><title>Ilustrasi: Pergerakan IHSG (Foto Shutterstock)</title></images><description>
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan kembali mengalami pelemahan pada perdagangan awal pekan depan. Namun di akhir pekan IHSG berpotensi mengalami kenaikan.

&quot;IHSG kami perkirakan akan melemah di awal pekan dan berpeluang rebound di akhir pekan&quot; ungkap Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Minggu (23/2/2020).
Baca Juga: Pemangkasan Suku Bunga China dan Virus Korona Buat IHSG Anjlok hingga 1%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan dibayangi minat beli atau support dalam kisaran 5.843 hingga 5.750. Sedangkan tekanan jual atau resistance akan berada di kisaran level 5.900 sampai 5.960.

&quot;Support IHSG di level 5.843 sampai 5.750 dan resistance di level 5.900 sampai 5.960,&quot; jelas Hans Kwee.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Bila terjadi koreksi, Hans Kwee menyarankan agar pelaku pasar  melakukan buy on weakness. &quot;Pelaku pasar kami rekomendasikan melakukan  BOW ketika terjadi koreksi,&quot; tutupnya.

Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan  perdagangan Jumat (21/2/2020) lalu terperosok ke angka 5.907,27. IHSG  ditutup turun 35,22 poin atau 0,59%.

Merosotnya kinerja pasar saham ini karena masih dibayangi  kekhawatiran terhadap virus korona yang diketahui mengalami lonjakkan.  Pemerintah China melaporkan adanya 800 kasus baru menyangkut virus  mematikan tersebut. Di Korea Selatan ada 100 kasus baru, sedangkan di  Jepang lebih dari 80 orang positif korona.
</description><content:encoded>
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan kembali mengalami pelemahan pada perdagangan awal pekan depan. Namun di akhir pekan IHSG berpotensi mengalami kenaikan.

&quot;IHSG kami perkirakan akan melemah di awal pekan dan berpeluang rebound di akhir pekan&quot; ungkap Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Minggu (23/2/2020).
Baca Juga: Pemangkasan Suku Bunga China dan Virus Korona Buat IHSG Anjlok hingga 1%
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan dibayangi minat beli atau support dalam kisaran 5.843 hingga 5.750. Sedangkan tekanan jual atau resistance akan berada di kisaran level 5.900 sampai 5.960.

&quot;Support IHSG di level 5.843 sampai 5.750 dan resistance di level 5.900 sampai 5.960,&quot; jelas Hans Kwee.
&amp;nbsp;&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2019/07/08/57972/295794_medium.jpg&quot; alt=&quot;Pekan Kedua Bulan Juli, IHSG Merosot 0,19 Persen &quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;Bila terjadi koreksi, Hans Kwee menyarankan agar pelaku pasar  melakukan buy on weakness. &quot;Pelaku pasar kami rekomendasikan melakukan  BOW ketika terjadi koreksi,&quot; tutupnya.

Sebagai informasi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan  perdagangan Jumat (21/2/2020) lalu terperosok ke angka 5.907,27. IHSG  ditutup turun 35,22 poin atau 0,59%.

Merosotnya kinerja pasar saham ini karena masih dibayangi  kekhawatiran terhadap virus korona yang diketahui mengalami lonjakkan.  Pemerintah China melaporkan adanya 800 kasus baru menyangkut virus  mematikan tersebut. Di Korea Selatan ada 100 kasus baru, sedangkan di  Jepang lebih dari 80 orang positif korona.
</content:encoded></item></channel></rss>
