<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Hasil G20 di Arab Saudi, dari Pajak Internasional hingga Utang</title><description>Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan hasil pertemuan G20 2020 di Riyadh, Saudi Arabia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/20/2173708/hasil-g20-di-arab-saudi-dari-pajak-internasional-hingga-utang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/20/2173708/hasil-g20-di-arab-saudi-dari-pajak-internasional-hingga-utang"/><item><title>   Hasil G20 di Arab Saudi, dari Pajak Internasional hingga Utang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/20/2173708/hasil-g20-di-arab-saudi-dari-pajak-internasional-hingga-utang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/20/2173708/hasil-g20-di-arab-saudi-dari-pajak-internasional-hingga-utang</guid><pubDate>Selasa 25 Februari 2020 11:26 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/25/20/2173708/hasil-g20-di-arab-saudi-dari-pajak-internasional-hingga-utang-SnIVFUEW4Q.png" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/25/20/2173708/hasil-g20-di-arab-saudi-dari-pajak-internasional-hingga-utang-SnIVFUEW4Q.png</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Instagram)</title></images><description> 
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan hasil pertemuan G20 2020 di Riyadh, Saudi Arabia. Ada berbagai peluang ekonomi di abad ke-21.

&quot;Sudah merangkum hasil kesepakatannya di sini, baca baik-baik ya&amp;hellip;.,&quot; demikian seperti dikutip akun Instagram Kemenkeuri, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Berikut hasilnya seperti dirangkum Okezone:

Ekonomi global. G20 berkomitmen menggunakan semua alat kebijakan guna mencapai pertumbuhan kuat, berkelanjutan, seimbang, inklusif, serta tahan downsize risk.
Baca Juga: Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20 Kumpul Bahas Virus Korona
Meningkatkan akses untuk kesempatan buat semua. Ada 3 isu utama yang jadi fokus ketidaksetaraan antar negara, partisipasi wanita yang masih rendah, dan perkembangan teknologi yang cepat.

Ketahanan keuangan dan pembangunan. G20 mendesak IMF dan Bank Dunia untuk memperkuat kapasitas negara peminjam dalam pengelolaan utang dan menggerakkan sumber daya domestiknya. Mendorong pelaksanaan country platform yang efektif di negara pecontohan.

Investasi untuk infrastruktur. G20 sepakat dukung pemanfaatan teknolgi untuk membangun infrastuktur, Infrastructure Technology (Infra Tech) merupakan salah satu agenda akan dikembangkan. Fokus pada pariwisata swasta dan investor domestik untuk biayai infrastruktur.
Baca Juga: Di G20, Sri Mulyani Ajak Selfie Menkeu Inggris hingga Arab Saudi
Kesepakatan lainnya, pajak internasional. G20 sepakat membuat sistem kebijakan pajak internasional baru dengan pendekatan unified approach, perlu disepakati single international tax system untuk kepastian pajak.

Kesepakatan terakhir, dalam pertemuan G20 disepekati untuk terus mereformasi sistem keuangannya dan mengevaluasi dampak reformasinya. Serta mendorong pengaturan pembayaran lintas batas global agar transfer lebih murah dan cepat.


</description><content:encoded> 
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan hasil pertemuan G20 2020 di Riyadh, Saudi Arabia. Ada berbagai peluang ekonomi di abad ke-21.

&quot;Sudah merangkum hasil kesepakatannya di sini, baca baik-baik ya&amp;hellip;.,&quot; demikian seperti dikutip akun Instagram Kemenkeuri, Jakarta, Selasa (25/2/2020).

Berikut hasilnya seperti dirangkum Okezone:

Ekonomi global. G20 berkomitmen menggunakan semua alat kebijakan guna mencapai pertumbuhan kuat, berkelanjutan, seimbang, inklusif, serta tahan downsize risk.
Baca Juga: Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20 Kumpul Bahas Virus Korona
Meningkatkan akses untuk kesempatan buat semua. Ada 3 isu utama yang jadi fokus ketidaksetaraan antar negara, partisipasi wanita yang masih rendah, dan perkembangan teknologi yang cepat.

Ketahanan keuangan dan pembangunan. G20 mendesak IMF dan Bank Dunia untuk memperkuat kapasitas negara peminjam dalam pengelolaan utang dan menggerakkan sumber daya domestiknya. Mendorong pelaksanaan country platform yang efektif di negara pecontohan.

Investasi untuk infrastruktur. G20 sepakat dukung pemanfaatan teknolgi untuk membangun infrastuktur, Infrastructure Technology (Infra Tech) merupakan salah satu agenda akan dikembangkan. Fokus pada pariwisata swasta dan investor domestik untuk biayai infrastruktur.
Baca Juga: Di G20, Sri Mulyani Ajak Selfie Menkeu Inggris hingga Arab Saudi
Kesepakatan lainnya, pajak internasional. G20 sepakat membuat sistem kebijakan pajak internasional baru dengan pendekatan unified approach, perlu disepakati single international tax system untuk kepastian pajak.

Kesepakatan terakhir, dalam pertemuan G20 disepekati untuk terus mereformasi sistem keuangannya dan mengevaluasi dampak reformasinya. Serta mendorong pengaturan pembayaran lintas batas global agar transfer lebih murah dan cepat.


</content:encoded></item></channel></rss>
