<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Antisipasi Virus Korona, Presiden Jokowi Apresiasikan BI Turunkan Suku Bunga</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasikan penanganan Bank Indonesia (BI) terhadap dampak Virus Korona atau Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/20/2173830/antisipasi-virus-korona-presiden-jokowi-apresiasikan-bi-turunkan-suku-bunga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/20/2173830/antisipasi-virus-korona-presiden-jokowi-apresiasikan-bi-turunkan-suku-bunga"/><item><title>Antisipasi Virus Korona, Presiden Jokowi Apresiasikan BI Turunkan Suku Bunga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/20/2173830/antisipasi-virus-korona-presiden-jokowi-apresiasikan-bi-turunkan-suku-bunga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/20/2173830/antisipasi-virus-korona-presiden-jokowi-apresiasikan-bi-turunkan-suku-bunga</guid><pubDate>Selasa 25 Februari 2020 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/25/20/2173830/antisipasi-virus-korona-presiden-jokowi-apresiasikan-bi-turunkan-suku-bunga-QaxQFMQDWr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/25/20/2173830/antisipasi-virus-korona-presiden-jokowi-apresiasikan-bi-turunkan-suku-bunga-QaxQFMQDWr.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasikan penanganan Bank Indonesia (BI) terhadap dampak Virus Korona atau Covid-19. Terutama, dampak terhadap perekonomian Indonesia.

Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Terbatas (Ratas) lanjutan Pembahasan Dampak Virus Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/2/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dikeluarkan dari Negara Berkembang, Mendag: Daya Saing Produk RI Harus Ditingkatkan
Dari sisi moneter, dirinya menyambut baik keputusan Bank Indonesia. &quot;Saya menyambut positif keputusan dari Bank Indonesia dalam menurunkan suku bunga, BI ratenya,&quot; ujarnya.

Seperti diketahui, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pads 25 basis point (bps) menjadi level 4.75%. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung beberapa waktu lalu. Sementara serta suku bunga Deposit Facility berada dikisara 4% dan suku bunga Lending Facility 5,5%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dikeluarkan dari Negara Berkembang, Menkeu: Tak Ganggu Fasilitas GSP dari AS
Menurut Jokowi, relaksasi moneter perlu untuk mendukung pergerakan ekonomi nasional. Selain itu, perlu juga penguatan instrumen fiskal.

&quot;Saya minta seluruh instrumen disiapkan dan dipergunakan dalam rangka memperkuat daya tahan dan daya saing ekonomi negara kita,&quot; ujar Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasikan penanganan Bank Indonesia (BI) terhadap dampak Virus Korona atau Covid-19. Terutama, dampak terhadap perekonomian Indonesia.

Hal ini disampaikannya saat membuka Rapat Terbatas (Ratas) lanjutan Pembahasan Dampak Virus Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia, di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/2/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dikeluarkan dari Negara Berkembang, Mendag: Daya Saing Produk RI Harus Ditingkatkan
Dari sisi moneter, dirinya menyambut baik keputusan Bank Indonesia. &quot;Saya menyambut positif keputusan dari Bank Indonesia dalam menurunkan suku bunga, BI ratenya,&quot; ujarnya.

Seperti diketahui, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pads 25 basis point (bps) menjadi level 4.75%. Keputusan ini diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung beberapa waktu lalu. Sementara serta suku bunga Deposit Facility berada dikisara 4% dan suku bunga Lending Facility 5,5%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Dikeluarkan dari Negara Berkembang, Menkeu: Tak Ganggu Fasilitas GSP dari AS
Menurut Jokowi, relaksasi moneter perlu untuk mendukung pergerakan ekonomi nasional. Selain itu, perlu juga penguatan instrumen fiskal.

&quot;Saya minta seluruh instrumen disiapkan dan dipergunakan dalam rangka memperkuat daya tahan dan daya saing ekonomi negara kita,&quot; ujar Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
