<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imbas Virus Korona, Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat Besar-besaran ke-10 Destinasi Wisata</title><description>Pemerintah akan memberikan insentif berupa diskon tiket pesawat untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/320/2174098/imbas-virus-korona-pemerintah-beri-diskon-tiket-pesawat-besar-besaran-ke-10-destinasi-wisata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/320/2174098/imbas-virus-korona-pemerintah-beri-diskon-tiket-pesawat-besar-besaran-ke-10-destinasi-wisata"/><item><title>Imbas Virus Korona, Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat Besar-besaran ke-10 Destinasi Wisata</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/320/2174098/imbas-virus-korona-pemerintah-beri-diskon-tiket-pesawat-besar-besaran-ke-10-destinasi-wisata</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/25/320/2174098/imbas-virus-korona-pemerintah-beri-diskon-tiket-pesawat-besar-besaran-ke-10-destinasi-wisata</guid><pubDate>Selasa 25 Februari 2020 21:18 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/25/320/2174098/imbas-virus-korona-pemerintah-beri-diskon-tiket-pesawat-besar-besaran-ke-10-destinasi-wisata-XZTWyloPI3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Tiket Pesawat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/25/320/2174098/imbas-virus-korona-pemerintah-beri-diskon-tiket-pesawat-besar-besaran-ke-10-destinasi-wisata-XZTWyloPI3.jpg</image><title>Ilustrasi Tiket Pesawat. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah akan memberikan insentif berupa diskon tiket pesawat untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke lokasi wisata yang terkena dampak virus korona. Insentif tersebut berupa diskon tiket pesawat hingga 50%.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, diskon penerbangan sebesar 50% dikhususkan untuk penerbangan murah atau Low Cost Carrier (LCC).  Untuk penerbangan full service, diskon dipatok 45% dari harga tiket.
Sementara untuk penerbangan medium class, diskon ditetapkan 48%. Diskon tiket hanya 25% dari total kursi yang tersedia setiap penerbangannya.
Baca Juga: Insentif Tiket Pesawat Berlaku 1 Maret, Menhub Panggil Maskapai
&quot;Benefit penumpang akan mendapatkan 25% dari kapasitas tempat duduk dari full service harganya dikson 45%,&quot; ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (25/2/2020).
Diskon ini akan mulai berlaku pada awal Maret, selama tiga bulan ke depan. Insentif ini pun akan dibahas pemerintah bersama pihak maskapai.
&quot;Itu jangka waktu tiga bulan pada saat low season ini. Tujuannya agar penerbangan domestik punya daya saing tinggi. Setelah itu pada saat high season Lebaran akan kita review,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Ada Virus Korona, Pemerintah Bakal Berikan Diskon Tiket Pesawat 50%
Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp550 miliar atau 30% dari porsi insentif yang diberikan untuk diskon tiket penerbangan.
Selain itu, maskapai penerbangan akan mendapat insentif yang diberikan oleh PT Pertamina (Persero). Perseroan akan memberikan keringan avtur dengan insentif dengan anggaran Rp260 miliar.Selain Pertamina, pihak otoritas bandara seperti PT Angkasa Pura I  dan PT Angkasa Pura II (Persero) juga akan memberikan keringanan berupa  diskon Passenger Service Charger (PSC). Sementara AirNav Indonesia akan  memberikan diskon navigasi penerbangan untuk memperingan beban maskapai.
&quot;Di dalam komposisi insentif ada kurang lebih 30% dari uang negara  (APBN), selanjutnya ada kontribusi dari fuel Pertamina, serta  penyelenggara layanan bandara dan navigasi,&quot; jelasnya.
Nantinya lanjut Novie, diskon ini berlaku untuk semua penerbangan  menuju 10 destinasi wisata prioritas. Adapun 10 destinasi tersebut  meliputi, Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang,  Manado, Silangit, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang.
&quot;Penentuan 10 destinasi ini sudah dikoordinasikan dengan semua  kementerian/lembaga terkait, kami berkoordinasi dengan baik denha   Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,&quot; kata Novie.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah akan memberikan insentif berupa diskon tiket pesawat untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke lokasi wisata yang terkena dampak virus korona. Insentif tersebut berupa diskon tiket pesawat hingga 50%.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, diskon penerbangan sebesar 50% dikhususkan untuk penerbangan murah atau Low Cost Carrier (LCC).  Untuk penerbangan full service, diskon dipatok 45% dari harga tiket.
Sementara untuk penerbangan medium class, diskon ditetapkan 48%. Diskon tiket hanya 25% dari total kursi yang tersedia setiap penerbangannya.
Baca Juga: Insentif Tiket Pesawat Berlaku 1 Maret, Menhub Panggil Maskapai
&quot;Benefit penumpang akan mendapatkan 25% dari kapasitas tempat duduk dari full service harganya dikson 45%,&quot; ujarnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (25/2/2020).
Diskon ini akan mulai berlaku pada awal Maret, selama tiga bulan ke depan. Insentif ini pun akan dibahas pemerintah bersama pihak maskapai.
&quot;Itu jangka waktu tiga bulan pada saat low season ini. Tujuannya agar penerbangan domestik punya daya saing tinggi. Setelah itu pada saat high season Lebaran akan kita review,&quot; jelasnya.
Baca Juga: Ada Virus Korona, Pemerintah Bakal Berikan Diskon Tiket Pesawat 50%
Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp550 miliar atau 30% dari porsi insentif yang diberikan untuk diskon tiket penerbangan.
Selain itu, maskapai penerbangan akan mendapat insentif yang diberikan oleh PT Pertamina (Persero). Perseroan akan memberikan keringan avtur dengan insentif dengan anggaran Rp260 miliar.Selain Pertamina, pihak otoritas bandara seperti PT Angkasa Pura I  dan PT Angkasa Pura II (Persero) juga akan memberikan keringanan berupa  diskon Passenger Service Charger (PSC). Sementara AirNav Indonesia akan  memberikan diskon navigasi penerbangan untuk memperingan beban maskapai.
&quot;Di dalam komposisi insentif ada kurang lebih 30% dari uang negara  (APBN), selanjutnya ada kontribusi dari fuel Pertamina, serta  penyelenggara layanan bandara dan navigasi,&quot; jelasnya.
Nantinya lanjut Novie, diskon ini berlaku untuk semua penerbangan  menuju 10 destinasi wisata prioritas. Adapun 10 destinasi tersebut  meliputi, Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang,  Manado, Silangit, Tanjung Pandan, dan Tanjung Pinang.
&quot;Penentuan 10 destinasi ini sudah dikoordinasikan dengan semua  kementerian/lembaga terkait, kami berkoordinasi dengan baik denha   Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,&quot; kata Novie.</content:encoded></item></channel></rss>
