<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Harga Emas Dunia Naik Lagi</title><description>Harga emas kembali naik pada perdagangan Rabu waktu setempat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2174778/harga-emas-dunia-naik-lagi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2174778/harga-emas-dunia-naik-lagi"/><item><title>   Harga Emas Dunia Naik Lagi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2174778/harga-emas-dunia-naik-lagi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2174778/harga-emas-dunia-naik-lagi</guid><pubDate>Kamis 27 Februari 2020 08:46 WIB</pubDate><dc:creator>Hansel Jevera</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/27/320/2174778/harga-emas-dunia-naik-lagi-8YuEjI83bP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Harga Emas (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/27/320/2174778/harga-emas-dunia-naik-lagi-8YuEjI83bP.jpg</image><title>Ilustrasi Harga Emas (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description> 
NEW YORK - Harga emas kembali naik pada perdagangan Rabu waktu setempat imbas kekhawatiran virus korona yang menjangkiti ekonomi dunia serta adanya harapan penurunan suku bunga oleh bank-bank sentral.
Baca Juga: Virus Korona Menyebar, Harga Minyak Jatuh ke Level Terendah Setahun Terakhir
Melansir Reuters, Jakarta, Kamis (27/2/2020) harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.645,79 per ounce  setelah sebelumnya jatuh lebih dari 1,5% pada perdagangan kemarin. Sementara, harga emas berjangka AS turun 0,4% ke USD1.643.10 per ounce.

&quot;Selain permintaan safe haven, semakin banyak orang membeli untuk mengantisipasi pertumbuhan yang lebih lemah dari penyebaran coronavirus dan tindakan dari Federal Reserve AS,&quot; kata ahli strategi komoditas di TD Securities Ryan McKay.
Baca Juga: Virus Korona Bikin Investor Takut, Wall Street Lesu 
&quot;Pasar dipenuhi dengan berita bullish. Saya pikir kita melihat beberapa investor mengambil untung di sini  terutama yang lama mengambil keuntungan,&quot; tambahnya.Tercatat, emas naik lebih dari 3% pada bulan ini, setelah mencapai  level tertinggi tujuh tahun ke USD1.688,66 awal pekan ini karena  penyebaran virus corona yang diperburuk dengan cepat kekhawatiran akan  perlambatan ekonomi.

Efek dari wabah tersebut cenderung bergema di luar China karena  sebagian besar ekonomi utama di kawasan itu diperkirakan akan melambat  secara signifikan, berhenti atau menyusut pada kuartal saat ini.

Bank Sentral AS diperkirakan (The Fed) akan menurunkan suku bunga 25  basis poin. Sementara Bank Sentral Eropa akan menurunkan suku bunga 10  basis poin.
</description><content:encoded> 
NEW YORK - Harga emas kembali naik pada perdagangan Rabu waktu setempat imbas kekhawatiran virus korona yang menjangkiti ekonomi dunia serta adanya harapan penurunan suku bunga oleh bank-bank sentral.
Baca Juga: Virus Korona Menyebar, Harga Minyak Jatuh ke Level Terendah Setahun Terakhir
Melansir Reuters, Jakarta, Kamis (27/2/2020) harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.645,79 per ounce  setelah sebelumnya jatuh lebih dari 1,5% pada perdagangan kemarin. Sementara, harga emas berjangka AS turun 0,4% ke USD1.643.10 per ounce.

&quot;Selain permintaan safe haven, semakin banyak orang membeli untuk mengantisipasi pertumbuhan yang lebih lemah dari penyebaran coronavirus dan tindakan dari Federal Reserve AS,&quot; kata ahli strategi komoditas di TD Securities Ryan McKay.
Baca Juga: Virus Korona Bikin Investor Takut, Wall Street Lesu 
&quot;Pasar dipenuhi dengan berita bullish. Saya pikir kita melihat beberapa investor mengambil untung di sini  terutama yang lama mengambil keuntungan,&quot; tambahnya.Tercatat, emas naik lebih dari 3% pada bulan ini, setelah mencapai  level tertinggi tujuh tahun ke USD1.688,66 awal pekan ini karena  penyebaran virus corona yang diperburuk dengan cepat kekhawatiran akan  perlambatan ekonomi.

Efek dari wabah tersebut cenderung bergema di luar China karena  sebagian besar ekonomi utama di kawasan itu diperkirakan akan melambat  secara signifikan, berhenti atau menyusut pada kuartal saat ini.

Bank Sentral AS diperkirakan (The Fed) akan menurunkan suku bunga 25  basis poin. Sementara Bank Sentral Eropa akan menurunkan suku bunga 10  basis poin.
</content:encoded></item></channel></rss>
