<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Arab Saudi Larang Umrah, Lion Air Belum Batalkan Penerbangan</title><description>Lion Air hingga saat ini masih mengoperasikan layanan penerbangan umrah atau belum mengalami pembatalan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2174919/arab-saudi-larang-umrah-lion-air-belum-batalkan-penerbangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2174919/arab-saudi-larang-umrah-lion-air-belum-batalkan-penerbangan"/><item><title>   Arab Saudi Larang Umrah, Lion Air Belum Batalkan Penerbangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2174919/arab-saudi-larang-umrah-lion-air-belum-batalkan-penerbangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2174919/arab-saudi-larang-umrah-lion-air-belum-batalkan-penerbangan</guid><pubDate>Kamis 27 Februari 2020 12:57 WIB</pubDate><dc:creator>Hansel Jevera</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/27/320/2174919/arab-saudi-larang-umrah-lion-air-belum-batalkan-penerbangan-97okzeTMDt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lion Air (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/27/320/2174919/arab-saudi-larang-umrah-lion-air-belum-batalkan-penerbangan-97okzeTMDt.jpg</image><title>Lion Air (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Lion Air hingga saat ini masih mengoperasikan layanan penerbangan umrah atau belum mengalami pembatalan meski Arab Saudi menangguhkan pelaksanaan ibadah umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi, Madinah untuk sementara waktu.
Baca Juga: Khawatir Wabah Virus Korona, Arab Saudi Hentikan Sementara Pelaksanaan Umrah
Larangan pemerintah Arab Saudi ini buntut dari penyebaran virus korona di berbagai negara.

&quot;Lion Air senantiasa berkoordinasi dengan otoritas penerbangan setempat di Arab Saudi (kota tujuan) serta akan terus mengumpulkan data dan berbagai keterangan,&quot; Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (27/2/2020).
Baca Juga: Kemenag Hormati Keputusan Arab Saudi Hentikan Sementara Pelaksanaan Umrah
Operasional Lion Air di Arab Saudi meliputi Madinah - Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (MED) dan Jeddah - Bandar Udara Internasional King Abdulaziz (JED).

Lion Air akan menyampaikan pemberitahuan kepada para tamu jamaah dan mitra sesuai perkembangan lebih lanjut.
Lion Air mengoperasikan rata-rata 4-5 kali penerbangan umroh per hari  dari Indonesia, dengan kota asal melalui bandar udara sebagai berikut:
1.       Banda Aceh - Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh (BTJ).
2.       Medan - Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO).
3.       Pekanbaru - Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU).
4.       Batam - Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH).
5.       Palembang - Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Talang Betutu, Sukarami, Sumatera Selatan (PLM).
6.       Jakarta - Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK).
7.       Solo - Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Jawa Tengah (SOC).
8.       Surabaya - Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB).
9.       Banjarmasin - Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ).
10.   Balikpapan - Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN).
11.   Makassar - Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan (UPG).
12.   Mataram - Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (LOP).

Lion Air dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar  operasional prosedur yang memenuhi kualifikasi aspek keselamatan,  keamanan dan kenyamanan penerbangan

</description><content:encoded>JAKARTA - Lion Air hingga saat ini masih mengoperasikan layanan penerbangan umrah atau belum mengalami pembatalan meski Arab Saudi menangguhkan pelaksanaan ibadah umrah dan kunjungan ke Masjid Nabawi, Madinah untuk sementara waktu.
Baca Juga: Khawatir Wabah Virus Korona, Arab Saudi Hentikan Sementara Pelaksanaan Umrah
Larangan pemerintah Arab Saudi ini buntut dari penyebaran virus korona di berbagai negara.

&quot;Lion Air senantiasa berkoordinasi dengan otoritas penerbangan setempat di Arab Saudi (kota tujuan) serta akan terus mengumpulkan data dan berbagai keterangan,&quot; Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (27/2/2020).
Baca Juga: Kemenag Hormati Keputusan Arab Saudi Hentikan Sementara Pelaksanaan Umrah
Operasional Lion Air di Arab Saudi meliputi Madinah - Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (MED) dan Jeddah - Bandar Udara Internasional King Abdulaziz (JED).

Lion Air akan menyampaikan pemberitahuan kepada para tamu jamaah dan mitra sesuai perkembangan lebih lanjut.
Lion Air mengoperasikan rata-rata 4-5 kali penerbangan umroh per hari  dari Indonesia, dengan kota asal melalui bandar udara sebagai berikut:
1.       Banda Aceh - Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh (BTJ).
2.       Medan - Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO).
3.       Pekanbaru - Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU).
4.       Batam - Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH).
5.       Palembang - Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Talang Betutu, Sukarami, Sumatera Selatan (PLM).
6.       Jakarta - Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten (CGK).
7.       Solo - Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Jawa Tengah (SOC).
8.       Surabaya - Bandar Udara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB).
9.       Banjarmasin - Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan (BDJ).
10.   Balikpapan - Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN).
11.   Makassar - Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin di Maros, Sulawesi Selatan (UPG).
12.   Mataram - Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (LOP).

Lion Air dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar  operasional prosedur yang memenuhi kualifikasi aspek keselamatan,  keamanan dan kenyamanan penerbangan

</content:encoded></item></channel></rss>
