<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhub Ungkap 2 Solusi Sementara bagi Jamaah Umrah yang Batal Berangkat ke Arab Saudi</title><description>Kebijakan penutupan kunjungan umrah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2175251/menhub-ungkap-2-solusi-sementara-bagi-jamaah-umrah-yang-batal-berangkat-ke-arab-saudi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2175251/menhub-ungkap-2-solusi-sementara-bagi-jamaah-umrah-yang-batal-berangkat-ke-arab-saudi"/><item><title>Menhub Ungkap 2 Solusi Sementara bagi Jamaah Umrah yang Batal Berangkat ke Arab Saudi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2175251/menhub-ungkap-2-solusi-sementara-bagi-jamaah-umrah-yang-batal-berangkat-ke-arab-saudi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/27/320/2175251/menhub-ungkap-2-solusi-sementara-bagi-jamaah-umrah-yang-batal-berangkat-ke-arab-saudi</guid><pubDate>Kamis 27 Februari 2020 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/27/320/2175251/menhub-ungkap-2-solusi-sementara-bagi-jamaah-umrah-yang-batal-berangkat-ke-arab-saudi-lM7BClPsd8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhub Temui Jamaah Umrah yang Gagal Berangkat. (Foto: Okezone.com/Dok. BKIP Kemenhub)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/27/320/2175251/menhub-ungkap-2-solusi-sementara-bagi-jamaah-umrah-yang-batal-berangkat-ke-arab-saudi-lM7BClPsd8.jpg</image><title>Menhub Temui Jamaah Umrah yang Gagal Berangkat. (Foto: Okezone.com/Dok. BKIP Kemenhub)</title></images><description>TANGERANG - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Pemerintah Indonesia telah melakukan upaya untuk menangani jamaah umrah yang batal berangkat karena kebijakan penutupan kunjungan umrah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
Menhub menyatakan, solusi sementara bagi calon jamaah umrah yang batal berangkat adalah melakukan penjadwalan ulang atau pembatalan keberangkatan. Hal tersebut merupakan hasil diskusi antara pihaknya dengan pihak Angkasa Pura II beserta maskapai.
Baca Juga: Garuda Indonesia Tetap Akan Bawa Pulang Jamaah Umrah
&quot;Dari diskusi yang tadi saya lakukan dengan AP II dengan maskapai, saya mencatat dari Garuda dan Etihad itu memberikan opsi kepada jamaah dia akan reschedule atau mereka akan batalkan&quot; jelasnya saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, pada Kamis (27/02/2020).
Kemudian, Menhub masih akan melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dan pihak terkait untuk membahas lebih lanjut apabila ditemukan masalah lain mengenai penutupan kunjungan umrah.
Baca Juga: Arab Saudi Larang Umrah, Bos Garuda: Pendapatan Turun
&quot;Untuk ke depannya tadi, Menko memang bersepakat kita akan rapat koordinasi untuk memetakan masalah dan mencarikan jalan keluar apabila ada masalah berkaitan dengan jamaah umroh&quot; jelasnya.
Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap kondusif karena kebijakan ini hanya bersifat sementara.
Menhub juga mengungkapkan Pemerintah Indonesia memberikan perhatian  khusus terhadap masalah tersebut. Terlebih lagi banyak calon jamaah  umroh yang baru sekali pergi dan sangat menunggu kesempatan bisa  mengunjungi Ka'bah.
&quot;Mereka ini ada yang baru sekali belum pernah ke sana, ingin sekali  pergi. Jadi kita memberikan suatu perhatian khusus, presiden juga  mengintruksikan kepada kami menteri untuk secara proaktif melakukan  suatu penyelesaian terhadap masalah masalah yang di lapangan&quot; jelasnya.
Hingga saat ini tercatat sekitar 1.300 calon jamaah umrah gagal  berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta. Mereka berasal dari berbagai  daerah dan akan rencananya akan berangkat menggunakan maskapai yang  berbeda, yaitu Garuda Indonesia, Saudia Airline, Lion Air dan Batik Air  yang transit ke Singapura.</description><content:encoded>TANGERANG - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Pemerintah Indonesia telah melakukan upaya untuk menangani jamaah umrah yang batal berangkat karena kebijakan penutupan kunjungan umrah yang dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi.
Menhub menyatakan, solusi sementara bagi calon jamaah umrah yang batal berangkat adalah melakukan penjadwalan ulang atau pembatalan keberangkatan. Hal tersebut merupakan hasil diskusi antara pihaknya dengan pihak Angkasa Pura II beserta maskapai.
Baca Juga: Garuda Indonesia Tetap Akan Bawa Pulang Jamaah Umrah
&quot;Dari diskusi yang tadi saya lakukan dengan AP II dengan maskapai, saya mencatat dari Garuda dan Etihad itu memberikan opsi kepada jamaah dia akan reschedule atau mereka akan batalkan&quot; jelasnya saat ditemui di Bandara Soekarno-Hatta, pada Kamis (27/02/2020).
Kemudian, Menhub masih akan melakukan pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy dan pihak terkait untuk membahas lebih lanjut apabila ditemukan masalah lain mengenai penutupan kunjungan umrah.
Baca Juga: Arab Saudi Larang Umrah, Bos Garuda: Pendapatan Turun
&quot;Untuk ke depannya tadi, Menko memang bersepakat kita akan rapat koordinasi untuk memetakan masalah dan mencarikan jalan keluar apabila ada masalah berkaitan dengan jamaah umroh&quot; jelasnya.
Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap kondusif karena kebijakan ini hanya bersifat sementara.
Menhub juga mengungkapkan Pemerintah Indonesia memberikan perhatian  khusus terhadap masalah tersebut. Terlebih lagi banyak calon jamaah  umroh yang baru sekali pergi dan sangat menunggu kesempatan bisa  mengunjungi Ka'bah.
&quot;Mereka ini ada yang baru sekali belum pernah ke sana, ingin sekali  pergi. Jadi kita memberikan suatu perhatian khusus, presiden juga  mengintruksikan kepada kami menteri untuk secara proaktif melakukan  suatu penyelesaian terhadap masalah masalah yang di lapangan&quot; jelasnya.
Hingga saat ini tercatat sekitar 1.300 calon jamaah umrah gagal  berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta. Mereka berasal dari berbagai  daerah dan akan rencananya akan berangkat menggunakan maskapai yang  berbeda, yaitu Garuda Indonesia, Saudia Airline, Lion Air dan Batik Air  yang transit ke Singapura.</content:encoded></item></channel></rss>
