<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Terkoreksi, BEI Kaji Semua Alternatif untuk Tenangkan Pasar</title><description>BEI telah melakukan koordinasi yang intensif dengan Otoritas Jasa  Keuangan (OJK) terkait dengan tekanan yang ada di pasar saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/28/278/2175757/ihsg-terkoreksi-bei-kaji-semua-alternatif-untuk-tenangkan-pasar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/28/278/2175757/ihsg-terkoreksi-bei-kaji-semua-alternatif-untuk-tenangkan-pasar"/><item><title>IHSG Terkoreksi, BEI Kaji Semua Alternatif untuk Tenangkan Pasar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/28/278/2175757/ihsg-terkoreksi-bei-kaji-semua-alternatif-untuk-tenangkan-pasar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/28/278/2175757/ihsg-terkoreksi-bei-kaji-semua-alternatif-untuk-tenangkan-pasar</guid><pubDate>Jum'at 28 Februari 2020 18:19 WIB</pubDate><dc:creator>Widi Agustian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/28/278/2175757/ihsg-terkoreksi-bei-kaji-semua-alternatif-untuk-tenangkan-pasar-45r3Oo3URY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/28/278/2175757/ihsg-terkoreksi-bei-kaji-semua-alternatif-untuk-tenangkan-pasar-45r3Oo3URY.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan koordinasi yang intensif dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan tekanan yang ada di pasar saham.
&quot;Kita dari pagi memperhatikan semua perkembangan. Kita melakukan koordinasi dengan OJK,&quot; kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi melalui sambungan telepon dengan Okezone, Jumat (28/2/2020).
Dia menjelaskan, pihaknya telah mengkaji semua opsi yang ada untuk merespons situasi di pasar saham.
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Anjlok, Bos OJK: Tenang Saja, Kita Sudah Punya Protokolnya
&quot;Tapi kita tidak bisa selalu reaktif. Misalnya suspensi (pasar saham), eh jangan dikira gampang melakukan suspensi tersebut,&quot; jelas dia.
Tetapi, dia mengatakan, tidak ada negara yang bahkan mengalami pelemahan indeks saham lebih dalam dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melakukan suspensi.
&quot;Oleh karena itu, kita koordinasi dengan OJK untuk melihat alternatif-alternatif yang ada untuk menenangkan pasar,&quot; jelas dia.
Baca juga: Tekanan Mereda, IHSG Ditutup Turun 1,5% ke 5.453
Pergerakan IHSG hari ini sempat terjatuh sedalam 4%. Namun IHSG menguat kembali secara perlahan pada akhir perdagangan.
Pagi tadi, IHSG dibuka turun 163,87 poin atau 2,96% ke 5.371,82. IHSG terus berada di zona merah sepanjang perdagangan pekan ini. Kemudian siang harinya, IHSG sesi I ditutup semakin parah. Pasar saham 'kebakaran' hingga turun 223,7 poin atau 4,042% ke 5.311,961.
Untung saja, pada sore hari aksi jual saham mulai mereda. IHSG terkoreksi  82,99 poin atau 1,5% ke level 5.452,7 atau dibulatkan menjadi 5.453.</description><content:encoded>JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan koordinasi yang intensif dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan tekanan yang ada di pasar saham.
&quot;Kita dari pagi memperhatikan semua perkembangan. Kita melakukan koordinasi dengan OJK,&quot; kata Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi melalui sambungan telepon dengan Okezone, Jumat (28/2/2020).
Dia menjelaskan, pihaknya telah mengkaji semua opsi yang ada untuk merespons situasi di pasar saham.
&amp;nbsp;Baca juga: IHSG Anjlok, Bos OJK: Tenang Saja, Kita Sudah Punya Protokolnya
&quot;Tapi kita tidak bisa selalu reaktif. Misalnya suspensi (pasar saham), eh jangan dikira gampang melakukan suspensi tersebut,&quot; jelas dia.
Tetapi, dia mengatakan, tidak ada negara yang bahkan mengalami pelemahan indeks saham lebih dalam dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melakukan suspensi.
&quot;Oleh karena itu, kita koordinasi dengan OJK untuk melihat alternatif-alternatif yang ada untuk menenangkan pasar,&quot; jelas dia.
Baca juga: Tekanan Mereda, IHSG Ditutup Turun 1,5% ke 5.453
Pergerakan IHSG hari ini sempat terjatuh sedalam 4%. Namun IHSG menguat kembali secara perlahan pada akhir perdagangan.
Pagi tadi, IHSG dibuka turun 163,87 poin atau 2,96% ke 5.371,82. IHSG terus berada di zona merah sepanjang perdagangan pekan ini. Kemudian siang harinya, IHSG sesi I ditutup semakin parah. Pasar saham 'kebakaran' hingga turun 223,7 poin atau 4,042% ke 5.311,961.
Untung saja, pada sore hari aksi jual saham mulai mereda. IHSG terkoreksi  82,99 poin atau 1,5% ke level 5.452,7 atau dibulatkan menjadi 5.453.</content:encoded></item></channel></rss>
