<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta Sri Mulyani Hadir di Acara G20, Gelar Pertemuan Bilateral hingga Berswafoto</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi salah satu panelis dalam acara G20 yang terselenggara di Riyadh, Saudi Arabia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/20/2175734/fakta-sri-mulyani-hadir-di-acara-g20-gelar-pertemuan-bilateral-hingga-berswafoto</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/20/2175734/fakta-sri-mulyani-hadir-di-acara-g20-gelar-pertemuan-bilateral-hingga-berswafoto"/><item><title>Fakta Sri Mulyani Hadir di Acara G20, Gelar Pertemuan Bilateral hingga Berswafoto</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/20/2175734/fakta-sri-mulyani-hadir-di-acara-g20-gelar-pertemuan-bilateral-hingga-berswafoto</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/20/2175734/fakta-sri-mulyani-hadir-di-acara-g20-gelar-pertemuan-bilateral-hingga-berswafoto</guid><pubDate>Sabtu 29 Februari 2020 10:09 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/28/20/2175734/fakta-sri-mulyani-hadir-di-acara-g20-gelar-pertemuan-bilateral-hingga-berswafoto-a1OUQnkrA4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Dok. Bank Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/28/20/2175734/fakta-sri-mulyani-hadir-di-acara-g20-gelar-pertemuan-bilateral-hingga-berswafoto-a1OUQnkrA4.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani (Foto: Dok. Bank Indonesia)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi salah satu panelis dalam acara G20 yang terselenggara di Riyadh, Saudi Arabia. Dalam agendanya kali ini, Sri melakukan beberapa kegiatan mulai dari pertemuan bilateral hingga aktivitas berswafoto dengan pejabat keuangan dunia.
Sri Mulyani melakukan beberapa pertemuan bilateral di sela-sela pelaksanaan G20 di Arab Saudi. Pertemuan dilakukannya dengan Menteri Keuangan Arab Saudi dan Menteri Keuangan Australia. Beberapa topik pembahasan pun diangkat dalam pertemuan tersebut.
Pada Sabtu (28/2/2020), Okezone merangkum fakta terkait Sri Mulyani di acara internasional G20.
Baca Juga: Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20 Kumpul Bahas Virus Korona
1. Bujuk Arab Saudi Tambah Investasinya
Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Arab Saudi H. E. Mohammed Al-Jadaan, Sri Mulyani membahas isu investasi. Sri menyebut investasi dari Arab Saudi cenderung meningkat di tengah penurunannya angka investasi dari Amerika dan China. Sementara Sri menyebut investasi dari Jepang relatif stagnan.
&quot;Terkait investasi, salah satu hasil survei menunjukkan bahwa dalam beberapa periode terakhir, investasi dari Amerika, China mengalami penurunan sementara dari Jepang relatif stabil. Pada sisi lain, investasi dari Arab Saudi meningkat cukup signifikan,&quot; tulis Sri Mulyani dalam unggahan Instagram resminya
Baca Juga: Di G20, Sri Mulyani Ajak Selfie Menkeu Inggris hingga Arab Saudi
Hal tersebut dinilai Sri perlunya ada pengoptimalan investasi. &quot;Kondisi dapat dioptimalkan untuk meningkatkan investasi Arab Saudi di Indonesia,&quot; pungkas Sri.
Sri Mulyani kemudian memberi rekomendasi untuk investasi Arab Saudi dapat disalurkan melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) yang sedang dibentuk Indonesia. Pembentukan SWF oleh Indonesia bertujuan untuk memberi pembiayaan ibu kota baru dan Aceh.
&quot;Investasi Arab Saudi dapat juga disalurkan melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) yang saat ini sedang dibentuk oleh Indonesia untuk penyediaan pembiayaan bagi pembangunan ibu kota baru dan Aceh,&quot; ujar Sri Mulyani.
SWF seperti dijelaskan Sri Mulyani akan dibentuk sebagai badan penyatuan dana investasi untuk pengelolaan investasi langsung yang bertujuan memberi dampak yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia melalui investasi domestik.
2. Singgung Masalah Umrah Dengan Menkeu Arab Saudi
Tidak hanya investasi yang menjadi pembahasan dalam pertemuannya  dengan Menkeu Arab Saudi, Sri Mulyani juga menyinggung terkait sektor  pariwisata. Sri menyebut sektor pariwisata memungkinkan untuk diperkuat.
&quot;Sementara itu dalam upaya penguatan kerja sama bilateral  Indonesia-Arab Saudi sektor pariwisata merupakan sektor potensial yang  dapat diperkuat bagi kedua negara,&quot; ujar Sri Mulyani dalam keterangan  postingannya.
Hal tersebut, lanjut Sri, mengingat angka turis asal Indonesia yang  beribadah umrah merupakan yang terbesar di Arab Saudi. &quot;Saat ini, turis  dari Indonesia, dalam skema ibadah umrah, merupakan yang terbesar di  Arab Saudi,&quot; tambahnya.
Penguatan hubungan bilateral dalam sektor pariwisata khususnya  menyangkut perjalanan umrah asal Indonesia. Ini dinilai Sri perlu  dilakukan karena saat ini kuota haji terbatas dan masa tunggu yang lama.
&quot;Hal ini mengingat kuota haji yang terbatas dan masa tunggu haji yang lama,&quot; ungkap Sri Mulyani.
3. Bahas Pajak dengan Menkeu Arab Saudi
Sri Mulyani juga memberi pandangannya kepada H. E Mohammed Al-Jadaan  mengenai pentingnya pembahasan isu perpajakan internasional. Menurut Sri  kehadiran era digital memberi tantangan baru di sektor pajak  internasional.
&quot;Era digital memberikan tantangan baru di sektor perpajakan  internasional di mana perusahaan bisa memperoleh pendapatan tanpa harus  menempatkan perusahaannya di negara tersebut,&quot; jelas Sri Mulyani.
Hal tersebut dinilai Sri menimbulkan persoalan terkait perpajakan  bila tidak adanya kesepakatan bersama. Namun demikian, Indonesia sangat  mendukung hasil kerja OECD dan Kerangka Kerja Inklusif (Inclusive  Framework) dalam merumuskan arsitektur sistem pajak internasional pada  abad ke-21 berdasar dari dua pilar.
&quot;Pilar 1 yang dirancang untuk mengatasi ketegangan global terkait  dengan perpajakan digitalisasi ekonomi, dan Global Anti Base Erosion  (GloBe) di bawah Pilar 2, yang bertujuan untuk mengatasi masalah BEPS  yang tersisa,&quot; jelas Sri Mulyani.
4. Adakan Pertemuan Bilateral Dengan Menkeu Australia
Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengadakan pertemuan bilateral   dengan Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg. Hal yang dibahas   adalah dampak virus korona dalam perekonomian kedua belah negara.
Sri Mulyani menyebut virus korona turut berdampak signifikan pada   kinerja ekonomi Australia. &quot;Meskipun demikian, penyebaran virus corona   juga mempengaruhi kinerja ekonomi Australia secara signifikan,&quot; jelas   Sri Mulyani.
Virus Covid-19 yang melanda negeri tirai bambu China memberi pengaruh   dalam rantai pasokan Australia. &quot;Penyebaran virus corona telah   menyebabkan China menghentikan produksi atas beberapa produk dan ini   akan mempengaruhi Australia dalam rangkaian rantai pasokan (supply   chain),&quot; ungkap Sri Mulyani.
5. Sri Mulyani Ajak Selfie Menkeu Inggris Hingga Arab Saudi
Sri mengunggah beberapa postingan Instagram terkait kegiatannya   selama menjadi panelis di acara G-20 ini. Salah satu postingannya   memperlihatkan Sri mengajak para menkeu anggota G-20 untuk berswafoto   bersama.
&quot;Pertemuan G20 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral di Riyadh   Saudi Arabia sudah selesai. Saya menyampaikan selamat kepada rekan saya   Menkeu Saudi Arabia Mohammed Al-Jadaan dan Gubernur Bank Sentral Saudi   Arabia Ahmed Alkholifey -atas suksesnya penyelenggaraan pertemuan oleh   tuan rumah,&quot; ujar Sri Mulyani dalam keterangan postingannya
6. Kenalkan Noura, Pendampingnya di G20
Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkenalkan sosok LO Noura. Noura,   seperti dijelaskan Sri Mulyani telah mendampingi serta membantunya   selama dua hari mengikuti pertemuan G20 yang berlangsung di Riyadh, Arab   Saudi.
&quot;Kenalkan LO Noura yang telah menemani dan membantu saya selama dua   hari dalam pertemuan G20 di Riyadh - Saudi Arabia,&quot; tulis Sri Mulyani   dalam unggahan Instagram resminya.
Noura adalah mahasiswi dari Universitas Temple di Tokyo. Noura   mengambil jurusan desain interior dan psikologi. &quot;Noura adalah mahasiswi   Temple University di Tokyo jurusan Interior Design dan Psychology,&quot;   ungkap Sri Mulyani.
Sri Mulyani kemudian memberi deskripsi bahwa Noura adalah seorang   perempuan pintar yang memiliki harapan dan ambisi yang tinggi untuk   meraih pendidikan tingginya.Sri Mulyani juga berterimakasih kepada Noura   atas segala dukungannya kepadanya selama acara G20.
&quot;A young smart girl with high hopes and ambition to continue pursue   her higher education. @nouraalwahibee thanks so much for your support.   Stilton..!&quot; pungkas Sri Mulyani.
7. Hasil Pembahasan G20
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan hasil pertemuan G20 2020    di Riyadh, Saudi Arabia. &quot;Sudah merangkum hasil kesepakatannya di  sini,   baca baik-baik ya&amp;hellip;.,&quot; demikian seperti dikutip akun Instagram    Kemenkeuri.
Berikut hasil dari pelaksanaan G20 di Arab Saudi.
Ekonomi global. G20 berkomitmen menggunakan semua alat kebijakan guna    mencapai pertumbuhan kuat, berkelanjutan, seimbang, inklusif, serta    tahan downsize risk.
Meningkatkan akses untuk kesempatan buat semua. Ada 3 isu utama yang    jadi fokus ketidaksetaraan antar negara, partisipasi wanita yang masih    rendah, dan perkembangan teknologi yang cepat.
Ketahanan keuangan dan pembangunan. G20 mendesak IMF dan Bank Dunia    untuk memperkuat kapasitas negara peminjam dalam pengelolaan utang dan    menggerakkan sumber daya domestiknya. Mendorong pelaksanaan country    platform yang efektif di negara pecontohan.
Investasi untuk infrastruktur. G20 sepakat dukung pemanfaatan    teknolgi untuk membangun infrastuktur, Infrastructure Technology (Infra    Tech) merupakan salah satu agenda akan dikembangkan. Fokus pada    pariwisata swasta dan investor domestik untuk biayai infrastruktur.
Kesepakatan lainnya, pajak internasional. G20 sepakat membuat sistem    kebijakan pajak internasional baru dengan pendekatan unified approach,    perlu disepakati single international tax system untuk kepastian  pajak.
Kesepakatan terakhir, dalam pertemuan G20 disepakati untuk terus    mereformasi sistem keuangannya dan mengevaluasi dampak reformasinya.    Serta mendorong pengaturan pembayaran lintas batas global agar transfer    lebih murah dan cepat.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menjadi salah satu panelis dalam acara G20 yang terselenggara di Riyadh, Saudi Arabia. Dalam agendanya kali ini, Sri melakukan beberapa kegiatan mulai dari pertemuan bilateral hingga aktivitas berswafoto dengan pejabat keuangan dunia.
Sri Mulyani melakukan beberapa pertemuan bilateral di sela-sela pelaksanaan G20 di Arab Saudi. Pertemuan dilakukannya dengan Menteri Keuangan Arab Saudi dan Menteri Keuangan Australia. Beberapa topik pembahasan pun diangkat dalam pertemuan tersebut.
Pada Sabtu (28/2/2020), Okezone merangkum fakta terkait Sri Mulyani di acara internasional G20.
Baca Juga: Menkeu dan Gubernur Bank Sentral G20 Kumpul Bahas Virus Korona
1. Bujuk Arab Saudi Tambah Investasinya
Dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Arab Saudi H. E. Mohammed Al-Jadaan, Sri Mulyani membahas isu investasi. Sri menyebut investasi dari Arab Saudi cenderung meningkat di tengah penurunannya angka investasi dari Amerika dan China. Sementara Sri menyebut investasi dari Jepang relatif stagnan.
&quot;Terkait investasi, salah satu hasil survei menunjukkan bahwa dalam beberapa periode terakhir, investasi dari Amerika, China mengalami penurunan sementara dari Jepang relatif stabil. Pada sisi lain, investasi dari Arab Saudi meningkat cukup signifikan,&quot; tulis Sri Mulyani dalam unggahan Instagram resminya
Baca Juga: Di G20, Sri Mulyani Ajak Selfie Menkeu Inggris hingga Arab Saudi
Hal tersebut dinilai Sri perlunya ada pengoptimalan investasi. &quot;Kondisi dapat dioptimalkan untuk meningkatkan investasi Arab Saudi di Indonesia,&quot; pungkas Sri.
Sri Mulyani kemudian memberi rekomendasi untuk investasi Arab Saudi dapat disalurkan melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) yang sedang dibentuk Indonesia. Pembentukan SWF oleh Indonesia bertujuan untuk memberi pembiayaan ibu kota baru dan Aceh.
&quot;Investasi Arab Saudi dapat juga disalurkan melalui Sovereign Wealth Fund (SWF) yang saat ini sedang dibentuk oleh Indonesia untuk penyediaan pembiayaan bagi pembangunan ibu kota baru dan Aceh,&quot; ujar Sri Mulyani.
SWF seperti dijelaskan Sri Mulyani akan dibentuk sebagai badan penyatuan dana investasi untuk pengelolaan investasi langsung yang bertujuan memberi dampak yang lebih besar bagi perekonomian Indonesia melalui investasi domestik.
2. Singgung Masalah Umrah Dengan Menkeu Arab Saudi
Tidak hanya investasi yang menjadi pembahasan dalam pertemuannya  dengan Menkeu Arab Saudi, Sri Mulyani juga menyinggung terkait sektor  pariwisata. Sri menyebut sektor pariwisata memungkinkan untuk diperkuat.
&quot;Sementara itu dalam upaya penguatan kerja sama bilateral  Indonesia-Arab Saudi sektor pariwisata merupakan sektor potensial yang  dapat diperkuat bagi kedua negara,&quot; ujar Sri Mulyani dalam keterangan  postingannya.
Hal tersebut, lanjut Sri, mengingat angka turis asal Indonesia yang  beribadah umrah merupakan yang terbesar di Arab Saudi. &quot;Saat ini, turis  dari Indonesia, dalam skema ibadah umrah, merupakan yang terbesar di  Arab Saudi,&quot; tambahnya.
Penguatan hubungan bilateral dalam sektor pariwisata khususnya  menyangkut perjalanan umrah asal Indonesia. Ini dinilai Sri perlu  dilakukan karena saat ini kuota haji terbatas dan masa tunggu yang lama.
&quot;Hal ini mengingat kuota haji yang terbatas dan masa tunggu haji yang lama,&quot; ungkap Sri Mulyani.
3. Bahas Pajak dengan Menkeu Arab Saudi
Sri Mulyani juga memberi pandangannya kepada H. E Mohammed Al-Jadaan  mengenai pentingnya pembahasan isu perpajakan internasional. Menurut Sri  kehadiran era digital memberi tantangan baru di sektor pajak  internasional.
&quot;Era digital memberikan tantangan baru di sektor perpajakan  internasional di mana perusahaan bisa memperoleh pendapatan tanpa harus  menempatkan perusahaannya di negara tersebut,&quot; jelas Sri Mulyani.
Hal tersebut dinilai Sri menimbulkan persoalan terkait perpajakan  bila tidak adanya kesepakatan bersama. Namun demikian, Indonesia sangat  mendukung hasil kerja OECD dan Kerangka Kerja Inklusif (Inclusive  Framework) dalam merumuskan arsitektur sistem pajak internasional pada  abad ke-21 berdasar dari dua pilar.
&quot;Pilar 1 yang dirancang untuk mengatasi ketegangan global terkait  dengan perpajakan digitalisasi ekonomi, dan Global Anti Base Erosion  (GloBe) di bawah Pilar 2, yang bertujuan untuk mengatasi masalah BEPS  yang tersisa,&quot; jelas Sri Mulyani.
4. Adakan Pertemuan Bilateral Dengan Menkeu Australia
Menteri Keuangan Sri Mulyani juga mengadakan pertemuan bilateral   dengan Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg. Hal yang dibahas   adalah dampak virus korona dalam perekonomian kedua belah negara.
Sri Mulyani menyebut virus korona turut berdampak signifikan pada   kinerja ekonomi Australia. &quot;Meskipun demikian, penyebaran virus corona   juga mempengaruhi kinerja ekonomi Australia secara signifikan,&quot; jelas   Sri Mulyani.
Virus Covid-19 yang melanda negeri tirai bambu China memberi pengaruh   dalam rantai pasokan Australia. &quot;Penyebaran virus corona telah   menyebabkan China menghentikan produksi atas beberapa produk dan ini   akan mempengaruhi Australia dalam rangkaian rantai pasokan (supply   chain),&quot; ungkap Sri Mulyani.
5. Sri Mulyani Ajak Selfie Menkeu Inggris Hingga Arab Saudi
Sri mengunggah beberapa postingan Instagram terkait kegiatannya   selama menjadi panelis di acara G-20 ini. Salah satu postingannya   memperlihatkan Sri mengajak para menkeu anggota G-20 untuk berswafoto   bersama.
&quot;Pertemuan G20 Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral di Riyadh   Saudi Arabia sudah selesai. Saya menyampaikan selamat kepada rekan saya   Menkeu Saudi Arabia Mohammed Al-Jadaan dan Gubernur Bank Sentral Saudi   Arabia Ahmed Alkholifey -atas suksesnya penyelenggaraan pertemuan oleh   tuan rumah,&quot; ujar Sri Mulyani dalam keterangan postingannya
6. Kenalkan Noura, Pendampingnya di G20
Menteri Keuangan Sri Mulyani memperkenalkan sosok LO Noura. Noura,   seperti dijelaskan Sri Mulyani telah mendampingi serta membantunya   selama dua hari mengikuti pertemuan G20 yang berlangsung di Riyadh, Arab   Saudi.
&quot;Kenalkan LO Noura yang telah menemani dan membantu saya selama dua   hari dalam pertemuan G20 di Riyadh - Saudi Arabia,&quot; tulis Sri Mulyani   dalam unggahan Instagram resminya.
Noura adalah mahasiswi dari Universitas Temple di Tokyo. Noura   mengambil jurusan desain interior dan psikologi. &quot;Noura adalah mahasiswi   Temple University di Tokyo jurusan Interior Design dan Psychology,&quot;   ungkap Sri Mulyani.
Sri Mulyani kemudian memberi deskripsi bahwa Noura adalah seorang   perempuan pintar yang memiliki harapan dan ambisi yang tinggi untuk   meraih pendidikan tingginya.Sri Mulyani juga berterimakasih kepada Noura   atas segala dukungannya kepadanya selama acara G20.
&quot;A young smart girl with high hopes and ambition to continue pursue   her higher education. @nouraalwahibee thanks so much for your support.   Stilton..!&quot; pungkas Sri Mulyani.
7. Hasil Pembahasan G20
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan hasil pertemuan G20 2020    di Riyadh, Saudi Arabia. &quot;Sudah merangkum hasil kesepakatannya di  sini,   baca baik-baik ya&amp;hellip;.,&quot; demikian seperti dikutip akun Instagram    Kemenkeuri.
Berikut hasil dari pelaksanaan G20 di Arab Saudi.
Ekonomi global. G20 berkomitmen menggunakan semua alat kebijakan guna    mencapai pertumbuhan kuat, berkelanjutan, seimbang, inklusif, serta    tahan downsize risk.
Meningkatkan akses untuk kesempatan buat semua. Ada 3 isu utama yang    jadi fokus ketidaksetaraan antar negara, partisipasi wanita yang masih    rendah, dan perkembangan teknologi yang cepat.
Ketahanan keuangan dan pembangunan. G20 mendesak IMF dan Bank Dunia    untuk memperkuat kapasitas negara peminjam dalam pengelolaan utang dan    menggerakkan sumber daya domestiknya. Mendorong pelaksanaan country    platform yang efektif di negara pecontohan.
Investasi untuk infrastruktur. G20 sepakat dukung pemanfaatan    teknolgi untuk membangun infrastuktur, Infrastructure Technology (Infra    Tech) merupakan salah satu agenda akan dikembangkan. Fokus pada    pariwisata swasta dan investor domestik untuk biayai infrastruktur.
Kesepakatan lainnya, pajak internasional. G20 sepakat membuat sistem    kebijakan pajak internasional baru dengan pendekatan unified approach,    perlu disepakati single international tax system untuk kepastian  pajak.
Kesepakatan terakhir, dalam pertemuan G20 disepakati untuk terus    mereformasi sistem keuangannya dan mengevaluasi dampak reformasinya.    Serta mendorong pengaturan pembayaran lintas batas global agar transfer    lebih murah dan cepat.</content:encoded></item></channel></rss>
