<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Virus Korona Bikin Pasar Saham AS Kehilangan USD3,18 Triliun dalam Sepekan</title><description>Virus korona menyebabkan nilai kapitalisasi pasar saham Amerika Serikat (AS) berkurang USD3,18 triliun dalam sepekan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/278/2176041/virus-korona-bikin-pasar-saham-as-kehilangan-usd3-18-triliun-dalam-sepekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/278/2176041/virus-korona-bikin-pasar-saham-as-kehilangan-usd3-18-triliun-dalam-sepekan"/><item><title>Virus Korona Bikin Pasar Saham AS Kehilangan USD3,18 Triliun dalam Sepekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/278/2176041/virus-korona-bikin-pasar-saham-as-kehilangan-usd3-18-triliun-dalam-sepekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/278/2176041/virus-korona-bikin-pasar-saham-as-kehilangan-usd3-18-triliun-dalam-sepekan</guid><pubDate>Sabtu 29 Februari 2020 12:45 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/29/278/2176041/virus-korona-bikin-pasar-saham-as-kehilangan-usd3-18-triliun-dalam-sepekan-9JiIdXaq3s.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Bursa saham Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/29/278/2176041/virus-korona-bikin-pasar-saham-as-kehilangan-usd3-18-triliun-dalam-sepekan-9JiIdXaq3s.jpeg</image><title>Bursa saham Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Virus korona menyebabkan nilai kapitalisasi pasar saham Amerika Serikat (AS) berkurang USD3,18 triliun dalam sepekan. Analis Senior Indeks Perusahaan Howard Silverblatt menjelaskan indeks utama pasar saham AS kehilangan USD203 miliar.
Baca juga: Virus Korona Menyebar Cepat, Wall Street Anjlok 6 Hari Berturut-turut 
Indeks S&amp;amp;P telah kehilangan USD3,58 triliun. Saham kembali  menguat karena investor meninggalkan aset berisiko di tengah kekhawatiran kuat tentang perlambatan pertumbuhan global yang disebabkan oleh virus korona.
Melansir dari CNBC, Jakarta, Sabtu (29/2/2020), Ketiga indeks utama Wall Street turun lebih dari 10% dalam sepekan. Dow Jones Industrial Average kehilangan hampir 3.500 poin sejak perdagangan awal pekan.
Baca juga: Wabah Virus Korona Meluas, Wall Street Dibuka Anjlok hingga 1%
Penyebaran virus menyebabkan kejutan ke sejumlah pasar keuangan global. Perusahaan yang terkena dampak seperti Microsoft, Apple, Nike, United Airlines, serta Mastercard diproyeksi mengalami koreksi pada pendapatan mereka.
Saham mendapat sedikit harapan ketika Ketua Federal Reverse Jerome Powell menyatakan bahwa Bank Sentral sedang memantau virus korona untuk risiko yang ditimbulkan terhadap ekonomi AS dan berjanji untuk melakukan tindakan. Pemerintahan Trump memerangi dampak ekonomi dengan gagasan pemotongan pajak. Saham pada hari Jumat diakhiri dengan posisi terendah.</description><content:encoded>JAKARTA - Virus korona menyebabkan nilai kapitalisasi pasar saham Amerika Serikat (AS) berkurang USD3,18 triliun dalam sepekan. Analis Senior Indeks Perusahaan Howard Silverblatt menjelaskan indeks utama pasar saham AS kehilangan USD203 miliar.
Baca juga: Virus Korona Menyebar Cepat, Wall Street Anjlok 6 Hari Berturut-turut 
Indeks S&amp;amp;P telah kehilangan USD3,58 triliun. Saham kembali  menguat karena investor meninggalkan aset berisiko di tengah kekhawatiran kuat tentang perlambatan pertumbuhan global yang disebabkan oleh virus korona.
Melansir dari CNBC, Jakarta, Sabtu (29/2/2020), Ketiga indeks utama Wall Street turun lebih dari 10% dalam sepekan. Dow Jones Industrial Average kehilangan hampir 3.500 poin sejak perdagangan awal pekan.
Baca juga: Wabah Virus Korona Meluas, Wall Street Dibuka Anjlok hingga 1%
Penyebaran virus menyebabkan kejutan ke sejumlah pasar keuangan global. Perusahaan yang terkena dampak seperti Microsoft, Apple, Nike, United Airlines, serta Mastercard diproyeksi mengalami koreksi pada pendapatan mereka.
Saham mendapat sedikit harapan ketika Ketua Federal Reverse Jerome Powell menyatakan bahwa Bank Sentral sedang memantau virus korona untuk risiko yang ditimbulkan terhadap ekonomi AS dan berjanji untuk melakukan tindakan. Pemerintahan Trump memerangi dampak ekonomi dengan gagasan pemotongan pajak. Saham pada hari Jumat diakhiri dengan posisi terendah.</content:encoded></item></channel></rss>
