<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Unik di Balik Ujian SKD CPNS 2019, dari Contekan hingga Salah Pakai Celana</title><description>Penyelenggaraan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 terus menuai beragam cerita unik.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/320/2175537/cerita-unik-di-balik-ujian-skd-cpns-2019-dari-contekan-hingga-salah-pakai-celana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/320/2175537/cerita-unik-di-balik-ujian-skd-cpns-2019-dari-contekan-hingga-salah-pakai-celana"/><item><title>Cerita Unik di Balik Ujian SKD CPNS 2019, dari Contekan hingga Salah Pakai Celana</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/320/2175537/cerita-unik-di-balik-ujian-skd-cpns-2019-dari-contekan-hingga-salah-pakai-celana</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/02/29/320/2175537/cerita-unik-di-balik-ujian-skd-cpns-2019-dari-contekan-hingga-salah-pakai-celana</guid><pubDate>Sabtu 29 Februari 2020 07:18 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/02/28/320/2175537/cerita-unik-di-balik-ujian-skd-cpns-2019-dari-contekan-hingga-salah-pakai-celana-ERkdDsgT3p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ujian SKD CPNS 2019 (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/02/28/320/2175537/cerita-unik-di-balik-ujian-skd-cpns-2019-dari-contekan-hingga-salah-pakai-celana-ERkdDsgT3p.jpg</image><title>Ujian SKD CPNS 2019 (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)</title></images><description>JAKARTA - Penyelenggaraan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 terus menuai beragam cerita unik. Mulai dari peserta yang membawa contekan hingga ujian terasa seperti lewat jalur VVIP.

Sementara itu, SKD Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 berlangsung mulai dari 27 Januari hingga 28 Februari 2020. Berikut ini Okezone rangkum beberapa fakta-fakta menarik selama SKD CPNS, Sabtu (29/2/2020) :

1. Peserta yang Salah Menggunakan Sepatu

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, salah satu peserta yang memiliki cerita unik adalah ketika yang bersangkutan tidak menggunakan sepatu berwarna hitam. Sedangkan untuk ikut tes, harus menggunakan sepatu pantofel berwarna hitam.

&amp;ldquo;Ada yang menggunakan sepatu warna cokelat. Waduh panik dia, kemudian dipinjamkan lakban akhirnya boleh masuk. Banyak hal lucu,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

2. Salah Menggunakan Celana

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyebutkan lalu ada juga yang memiliki cerita salah menggunakan celana. Ketika itu, peserta SKD justru menggunakan celana merah yang mana seharusnya menggunakan celana hitam.

&amp;ldquo;Ada yang menggunakan celana berwarna merah. Untungnya saja panitianya baik hati. Tukeran sama panitianya. Kalau panitia tidak ada seperti ini kan mungkin dia akan didiskualifikasi,&amp;rdquo; jelas Bima.

3. Pengantin yang Mempercepat Ijab Kabulnya karena Harus Mengikuti SKD.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menjelaskan selain cerita lucu ada juga cerita dramatis yang terjadi pada SKD tahun ini. Misalnya saja ada pasangan pengantin yang mempercepat ijab kabulnya karena harus mengikuti SKD.

&amp;ldquo;Juga banyak yang dramatis juga. Dia harusnya menikah pada hari itu kemudian ijab kabulnya dipercepat. Setelah selesai mereka lari ke tempat test suami istri jadi ditinggal perkawinannya hanya untuk tes CPNS,&amp;rdquo; kata Bima.
4. Bawa Contekan ke Ruang Ujian

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan peserta yang ketahuan  membawa kertas contekan ke dalam ruangan saat ujian Seleksi Kompetensi  Dasar (SKD) CPNS tahun anggaran 2019. Peristiwa ini terjadi di Titik  Lokasi (Tilok) Surabaya, Jawa Timur.

&quot;Aduh, lha kok isih ono maneh cak Sama nich mimin jg speechless. Kalo  mau masuknya aja uda punya niatan buat curang begini bagaimana  nantinya? Ingat ya #SobatBKN yang perlu kalian bawa ke ruangan Tes SKD  #CPNS2019 hanya KTP asli dan Kartu Peserta,&quot; tulis akun resmi BKN di  Twitter, Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Sebelumnya, BKN sudah meningatkan yang perlu dibawa ke dalam tes SKD  hanya Kartu Tanda Penduduk (KTP dan Kartu Peserta. Tetapi banyak peserta  yang membawa jimat dan saat ini ditemukan kertas contekan.

Para peserta diingatkan untuk tidak percaya terhadap bujuk rayu para  oknum yang menjanjikan dapat meluluskan CPNS. Termasuk juga percaya  kepada hal-hal yang membawa keberuntungan peserta bisa lulus tes bila  membawa benda-benda tersebut.

5. Usai Lahiran Caesar, Tetap Semangat Ikut Ujian SKD

Penyelenggaraan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri  Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 terus menuai beragam cerita unik nan  haru. Hal kerap disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui  unggahan Twitter resminya.

Dalam unggahannya kali ini, BKN menyampaikan respon positifnya  terhadap salah seorang peserta tes SKD yang baru saja berhasil  melahirkan secara caesar. Ibu muda ini diketahui melamar instansi  Pemerintah Kabupaten Buton Tengah.

&quot;Salut dengan perjuangan Ibu muda yang melamar #CPNS2019 instansi  Pemerintah Kab. Buton Tengah, setelah melahirkan secara caesar, masih  ingin ikut SKD,&quot; tulis BKNgoid dalam unggahan Twitternya, Jakarta, Senin  (24/2/2020)
6.Ujian CPNS Terasa Melalui Jalur VVIP, Hanya Ada 2 Peserta

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019   di titik lokasi Politeknik Negeri Kupang sangat berbeda dengan daerah   lainnya dalam hal jumlah. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat hanya   ada 2 orang yang mengikuti tes tersebut.

Kedua peserta tersebut tengah serius mengerjakan soal dalam SKD.   Meski dalam satu barisan yang sama, keduanya harus dipisahkan beberapa   bangku dalam ujian tersebut.

&quot;Ya seperti itulah kondisi mereka. Peserta SKD CPNS 2019 di Tilok   Politeknik Negeri Kupang, serasa mengikuti SKD jalur VVIP gitu,&quot; tulis   BKN dalam Twitter, Kamis (27/2/2020).

7. Ujian Sampai ke Kupang

Perjuangan Nandra Widyawanto mencari jalan menjadi calon Aparatur   Sipil Negara (ASN) tidaklah mudah. Pasalnya, pria asal Sleman,   Yogyakarta ini telah menempuh perjalanan yang cukup jauh demi   mengentaskan tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Kota Kupang Provinsi   Nusa Tenggara Timur pada Selasa 26 Februari 2020.

Tidak sia-sia, Nandra berhasil mencatatkan namanya sebagai peserta   dengan nilai hasil SKD tertinggi di Kota Kupang. Sebanyak 351 total poin   yang didapatkan Nandra. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 65 poin, Tes   Intelegensi Umum (TIU) 135 poin, dan Tes Karakterisitik Pribadi (TKP)   nyaris sempurna sebanyak 151 poin.

&quot;Sudah didukung istri ikut tes CPNS ini,&quot; cerita Nandra seperti dilansir laman Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (28/2/2020).
</description><content:encoded>JAKARTA - Penyelenggaraan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 terus menuai beragam cerita unik. Mulai dari peserta yang membawa contekan hingga ujian terasa seperti lewat jalur VVIP.

Sementara itu, SKD Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 berlangsung mulai dari 27 Januari hingga 28 Februari 2020. Berikut ini Okezone rangkum beberapa fakta-fakta menarik selama SKD CPNS, Sabtu (29/2/2020) :

1. Peserta yang Salah Menggunakan Sepatu

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, salah satu peserta yang memiliki cerita unik adalah ketika yang bersangkutan tidak menggunakan sepatu berwarna hitam. Sedangkan untuk ikut tes, harus menggunakan sepatu pantofel berwarna hitam.

&amp;ldquo;Ada yang menggunakan sepatu warna cokelat. Waduh panik dia, kemudian dipinjamkan lakban akhirnya boleh masuk. Banyak hal lucu,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

2. Salah Menggunakan Celana

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyebutkan lalu ada juga yang memiliki cerita salah menggunakan celana. Ketika itu, peserta SKD justru menggunakan celana merah yang mana seharusnya menggunakan celana hitam.

&amp;ldquo;Ada yang menggunakan celana berwarna merah. Untungnya saja panitianya baik hati. Tukeran sama panitianya. Kalau panitia tidak ada seperti ini kan mungkin dia akan didiskualifikasi,&amp;rdquo; jelas Bima.

3. Pengantin yang Mempercepat Ijab Kabulnya karena Harus Mengikuti SKD.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menjelaskan selain cerita lucu ada juga cerita dramatis yang terjadi pada SKD tahun ini. Misalnya saja ada pasangan pengantin yang mempercepat ijab kabulnya karena harus mengikuti SKD.

&amp;ldquo;Juga banyak yang dramatis juga. Dia harusnya menikah pada hari itu kemudian ijab kabulnya dipercepat. Setelah selesai mereka lari ke tempat test suami istri jadi ditinggal perkawinannya hanya untuk tes CPNS,&amp;rdquo; kata Bima.
4. Bawa Contekan ke Ruang Ujian

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menemukan peserta yang ketahuan  membawa kertas contekan ke dalam ruangan saat ujian Seleksi Kompetensi  Dasar (SKD) CPNS tahun anggaran 2019. Peristiwa ini terjadi di Titik  Lokasi (Tilok) Surabaya, Jawa Timur.

&quot;Aduh, lha kok isih ono maneh cak Sama nich mimin jg speechless. Kalo  mau masuknya aja uda punya niatan buat curang begini bagaimana  nantinya? Ingat ya #SobatBKN yang perlu kalian bawa ke ruangan Tes SKD  #CPNS2019 hanya KTP asli dan Kartu Peserta,&quot; tulis akun resmi BKN di  Twitter, Jakarta, Minggu (23/2/2020).

Sebelumnya, BKN sudah meningatkan yang perlu dibawa ke dalam tes SKD  hanya Kartu Tanda Penduduk (KTP dan Kartu Peserta. Tetapi banyak peserta  yang membawa jimat dan saat ini ditemukan kertas contekan.

Para peserta diingatkan untuk tidak percaya terhadap bujuk rayu para  oknum yang menjanjikan dapat meluluskan CPNS. Termasuk juga percaya  kepada hal-hal yang membawa keberuntungan peserta bisa lulus tes bila  membawa benda-benda tersebut.

5. Usai Lahiran Caesar, Tetap Semangat Ikut Ujian SKD

Penyelenggaraan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri  Sipil (CPNS) tahun anggaran 2019 terus menuai beragam cerita unik nan  haru. Hal kerap disampaikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui  unggahan Twitter resminya.

Dalam unggahannya kali ini, BKN menyampaikan respon positifnya  terhadap salah seorang peserta tes SKD yang baru saja berhasil  melahirkan secara caesar. Ibu muda ini diketahui melamar instansi  Pemerintah Kabupaten Buton Tengah.

&quot;Salut dengan perjuangan Ibu muda yang melamar #CPNS2019 instansi  Pemerintah Kab. Buton Tengah, setelah melahirkan secara caesar, masih  ingin ikut SKD,&quot; tulis BKNgoid dalam unggahan Twitternya, Jakarta, Senin  (24/2/2020)
6.Ujian CPNS Terasa Melalui Jalur VVIP, Hanya Ada 2 Peserta

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019   di titik lokasi Politeknik Negeri Kupang sangat berbeda dengan daerah   lainnya dalam hal jumlah. Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat hanya   ada 2 orang yang mengikuti tes tersebut.

Kedua peserta tersebut tengah serius mengerjakan soal dalam SKD.   Meski dalam satu barisan yang sama, keduanya harus dipisahkan beberapa   bangku dalam ujian tersebut.

&quot;Ya seperti itulah kondisi mereka. Peserta SKD CPNS 2019 di Tilok   Politeknik Negeri Kupang, serasa mengikuti SKD jalur VVIP gitu,&quot; tulis   BKN dalam Twitter, Kamis (27/2/2020).

7. Ujian Sampai ke Kupang

Perjuangan Nandra Widyawanto mencari jalan menjadi calon Aparatur   Sipil Negara (ASN) tidaklah mudah. Pasalnya, pria asal Sleman,   Yogyakarta ini telah menempuh perjalanan yang cukup jauh demi   mengentaskan tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) di Kota Kupang Provinsi   Nusa Tenggara Timur pada Selasa 26 Februari 2020.

Tidak sia-sia, Nandra berhasil mencatatkan namanya sebagai peserta   dengan nilai hasil SKD tertinggi di Kota Kupang. Sebanyak 351 total poin   yang didapatkan Nandra. Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 65 poin, Tes   Intelegensi Umum (TIU) 135 poin, dan Tes Karakterisitik Pribadi (TKP)   nyaris sempurna sebanyak 151 poin.

&quot;Sudah didukung istri ikut tes CPNS ini,&quot; cerita Nandra seperti dilansir laman Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (28/2/2020).
</content:encoded></item></channel></rss>
