<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Virus Korona Masuk Amerika, The Fed Diramalkan Turunkan Suku Bunga</title><description>Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) diproyeksikan akan melakukan penurunan suku bunga pada Maret 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/01/20/2176471/virus-korona-masuk-amerika-the-fed-diramalkan-turunkan-suku-bunga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/01/20/2176471/virus-korona-masuk-amerika-the-fed-diramalkan-turunkan-suku-bunga"/><item><title>Virus Korona Masuk Amerika, The Fed Diramalkan Turunkan Suku Bunga</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/01/20/2176471/virus-korona-masuk-amerika-the-fed-diramalkan-turunkan-suku-bunga</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/01/20/2176471/virus-korona-masuk-amerika-the-fed-diramalkan-turunkan-suku-bunga</guid><pubDate>Minggu 01 Maret 2020 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/01/20/2176471/virus-korona-masuk-amerika-the-fed-diramalkan-turunkan-suku-bunga-YUM1nCMZBC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">The Fed (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/01/20/2176471/virus-korona-masuk-amerika-the-fed-diramalkan-turunkan-suku-bunga-YUM1nCMZBC.jpg</image><title>The Fed (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) diproyeksikan akan melakukan penurunan suku bunga pada Maret 2020. Hal ini akan dilakukan setelah virus korona mengkonfirmasi satu kasusnya di California Utara.
Baca Juga: Optimis terhadap Ekonomi AS, The Fed Siap Antisipasi Risiko Virus Korona
Pelaku pasar saat ini berspekulasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada Maret 2020 sebagai upaya pemberian stimulus menghadapi dampak penyebaran virus korona di dunia.

&quot;Pelaku pasar kini menilai suku bunga yang ditetapkan Amerika Serikat jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan anggota lainnya di G10. Oleh karenanya, AS memiliki ruang yang lebih luas untuk melakukan penurunan suku bunga,&quot; kata Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Jakarta, Minggu (1/3/2020).
Baca Juga: Risiko Pelemahan Ekonomi AS Berkurang, The Fed Waspadai Dampak Virus Korona
Dalam pekan ini, indeks utama Wall Street pun mengalami penurunan dimana merupakan kinerja terburuknya sejak 2008 silam. Dow Jones turun 12%, Indeks S&amp;amp;P 500 turun 11,5% dan Nasdaq terkoreksi 10,5%
Kecemasan yang melanda pelaku pasar ini terjadi karena penyebaran  virus korona yang tumbuh sangat cepat di luar China. Dimana hal tersebut  menimbulkan kekhawatiran dalam pasokan barang dan permintaan konsumen  yang turun signifikan dari estimasi yang ditetapkan sebelumnya.

Sebagai informasi, Pejabat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  (CDC) mengkonfirmasi kasus pertama virus korona di Amerika Serikat  tepatnya di California Utara. Pasien yang dinyatakan positif terjangkit  Covid-19 ini tidak memiliki riwayat perjalanan ataupun kontak dengan  negeri Tiongkok sehingga membuat penduduk setempat berisiko terkena  virus mematikan tersebut.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan saat ini pemerintah  Amerika Serikat tengah melakukan pemantauan terhadap 8.400 orang terkait  virus korona.</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve (The Fed) diproyeksikan akan melakukan penurunan suku bunga pada Maret 2020. Hal ini akan dilakukan setelah virus korona mengkonfirmasi satu kasusnya di California Utara.
Baca Juga: Optimis terhadap Ekonomi AS, The Fed Siap Antisipasi Risiko Virus Korona
Pelaku pasar saat ini berspekulasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga pada Maret 2020 sebagai upaya pemberian stimulus menghadapi dampak penyebaran virus korona di dunia.

&quot;Pelaku pasar kini menilai suku bunga yang ditetapkan Amerika Serikat jauh lebih tinggi bila dibandingkan dengan anggota lainnya di G10. Oleh karenanya, AS memiliki ruang yang lebih luas untuk melakukan penurunan suku bunga,&quot; kata Direktur PT Anugerah Mega Investama Hans Kwee dalam keterangan tertulisnya kepada Okezone, Jakarta, Minggu (1/3/2020).
Baca Juga: Risiko Pelemahan Ekonomi AS Berkurang, The Fed Waspadai Dampak Virus Korona
Dalam pekan ini, indeks utama Wall Street pun mengalami penurunan dimana merupakan kinerja terburuknya sejak 2008 silam. Dow Jones turun 12%, Indeks S&amp;amp;P 500 turun 11,5% dan Nasdaq terkoreksi 10,5%
Kecemasan yang melanda pelaku pasar ini terjadi karena penyebaran  virus korona yang tumbuh sangat cepat di luar China. Dimana hal tersebut  menimbulkan kekhawatiran dalam pasokan barang dan permintaan konsumen  yang turun signifikan dari estimasi yang ditetapkan sebelumnya.

Sebagai informasi, Pejabat Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  (CDC) mengkonfirmasi kasus pertama virus korona di Amerika Serikat  tepatnya di California Utara. Pasien yang dinyatakan positif terjangkit  Covid-19 ini tidak memiliki riwayat perjalanan ataupun kontak dengan  negeri Tiongkok sehingga membuat penduduk setempat berisiko terkena  virus mematikan tersebut.

Gubernur California Gavin Newsom mengatakan saat ini pemerintah  Amerika Serikat tengah melakukan pemantauan terhadap 8.400 orang terkait  virus korona.</content:encoded></item></channel></rss>
