<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IHSG Sudah Turun 13,44%, Terpuruk Nomor 2 di Asean</title><description>IHSG telah turun sebanyak 13,44% sejak awal tahun.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/278/2176863/ihsg-sudah-turun-13-44-terpuruk-nomor-2-di-asean</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/278/2176863/ihsg-sudah-turun-13-44-terpuruk-nomor-2-di-asean"/><item><title>IHSG Sudah Turun 13,44%, Terpuruk Nomor 2 di Asean</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/278/2176863/ihsg-sudah-turun-13-44-terpuruk-nomor-2-di-asean</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/278/2176863/ihsg-sudah-turun-13-44-terpuruk-nomor-2-di-asean</guid><pubDate>Senin 02 Maret 2020 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/02/278/2176863/ihsg-sudah-turun-13-44-terpuruk-nomor-2-di-asean-uNcgiav45M.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/02/278/2176863/ihsg-sudah-turun-13-44-terpuruk-nomor-2-di-asean-uNcgiav45M.jpg</image><title>(Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Sejak awal tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah turun sebanyak 13,44% atau menjadi 5.452,704. Walau begitu, penurunan indeks saham tidak hanya terjadi di Indonesia saja.


&amp;ldquo;Penurunan ini juga dialami oleh seluruh bursa utama dunia (memiliki kapitalisasi pasar lebih dari atau sama dengan USD100 miliar), termasuk bursa-bursa di ASEAN,&amp;rdquo; kata Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/3/2020).

&amp;nbsp;

Catatan BEI, penurunan tertinggi dialami Thailand dan diikuti Indonesia. Berikut data selengkapnya :

Thailand -15.03%,
Indonesia -13.44%,
Filipina, -13.15%,
Vietnam, -8.2%,
Malaysia, -6.68%,
Singapura -6.57%.



Penurunan pada minggu terakhir bulan Februari 2020, yakni 21 Februari-28 Februari, merupakan penyumbang terbesar penurunan indeks pada bursa utama dunia maupun bursa-bursa di ASEAN.

Sementara penurunan mingguan tertinggi dialami oleh

Filipina : -7.9%
Indonesia : -7.3%
Vietnam : -5.45%
Singapura : -5.34%
Malaysia : -3.17%.
Hal ini menyusul antisipasi investor terhadap dampak virus Corona  yang diperkirakan semakin meluas mengingat semakin banyaknya jumlah  negara yang terdampak serta dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan  perdagangan global.


Bursa dalam hal ini telah berkoordinasi dengan OJK dan Pemerintah  untuk merumuskan inisiatif dan insentif yang akan diberikan dalam rangka  mengantisipasi dampak virus Corona terhadap aktivitas di Pasar Modal  Indonesia.</description><content:encoded>JAKARTA - Sejak awal tahun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah turun sebanyak 13,44% atau menjadi 5.452,704. Walau begitu, penurunan indeks saham tidak hanya terjadi di Indonesia saja.


&amp;ldquo;Penurunan ini juga dialami oleh seluruh bursa utama dunia (memiliki kapitalisasi pasar lebih dari atau sama dengan USD100 miliar), termasuk bursa-bursa di ASEAN,&amp;rdquo; kata Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/3/2020).

&amp;nbsp;

Catatan BEI, penurunan tertinggi dialami Thailand dan diikuti Indonesia. Berikut data selengkapnya :

Thailand -15.03%,
Indonesia -13.44%,
Filipina, -13.15%,
Vietnam, -8.2%,
Malaysia, -6.68%,
Singapura -6.57%.



Penurunan pada minggu terakhir bulan Februari 2020, yakni 21 Februari-28 Februari, merupakan penyumbang terbesar penurunan indeks pada bursa utama dunia maupun bursa-bursa di ASEAN.

Sementara penurunan mingguan tertinggi dialami oleh

Filipina : -7.9%
Indonesia : -7.3%
Vietnam : -5.45%
Singapura : -5.34%
Malaysia : -3.17%.
Hal ini menyusul antisipasi investor terhadap dampak virus Corona  yang diperkirakan semakin meluas mengingat semakin banyaknya jumlah  negara yang terdampak serta dampaknya terhadap aktivitas ekonomi dan  perdagangan global.


Bursa dalam hal ini telah berkoordinasi dengan OJK dan Pemerintah  untuk merumuskan inisiatif dan insentif yang akan diberikan dalam rangka  mengantisipasi dampak virus Corona terhadap aktivitas di Pasar Modal  Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
