<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sederet Alasan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan</title><description>Pembangunan proyek kereta cepat Jakart -Bandung menimbulkan genangan air pada tol Jakarta-Cikampek</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/320/2176730/sederet-alasan-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-dihentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/320/2176730/sederet-alasan-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-dihentikan"/><item><title>Sederet Alasan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/320/2176730/sederet-alasan-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-dihentikan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/320/2176730/sederet-alasan-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-dihentikan</guid><pubDate>Senin 02 Maret 2020 11:19 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/02/320/2176730/sederet-alasan-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-dihentikan-kbsGQUdRWV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/Dok. KCIC)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/02/320/2176730/sederet-alasan-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung-dihentikan-kbsGQUdRWV.jpg</image><title>Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/Dok. KCIC)</title></images><description>JAKARTA - Proyek kereta cepat (high speed railway) Jakarta-Bandung dihentikan sementara selama dua minggu. Salah satu penyebabnya karena proyek tersebut membuat banjir di jalan tol.
Mengutip surat Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Senin (2/3/2020), setelah ganggu aktivitas Tol Jakarta - Cikampek dan Purbaleunyi, pembangunan proyek ini dinilai kurang memperhatikan kelancaran akses keluar masuk jalan tol sehingga berdampak terhadap kelancaran jalan tol dan jalan non tol.
Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan Sementara Selama 2 Minggu
Pembangunan proyek juga kurang memperhatikan manajemen proyek dimana terjadi pembiaran, penumpukan material pada bahu jalan sehingga mengganggu fungsi drainase, kebersihan jalan dan keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Fakta Virus Korona Hambat Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Banyak Pekerja Asal China
Selain itu, pembangunan proyek kereta cepat Jakart -Bandung menimbulkan genangan air pada tol Jakarta - Cikampek yang menyebabkan kemacetan luar biasa pada ruas jalan tol dan mengganggu kelancaran logistik. Pengelolaan sistem drainase yang buruk dan keterlambatannya pembangunan saluran drainase sesuai kapasitas yang telah terputus oleh kegiatan proyek menyebabkan banjir di jalan tol.
Tidak hanya itu, penghentian proyek ini juga dilakukan setelah  dilihat adanya pembangunan pilar LRT yang dikerjakan oleh PT KCIC di KM 3  +800 tanpa izin, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna  jalan. Proyek kereta cepat Jakarta - Bandung ini juga belum  memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keselamatan  lingkungan dan keselamatan publik yang sesuai dengan peraturan  perundangan yang berlaku di Indonesia.
Dengan beberapa alasan tersebut, Komite Keselamatan Konstruksi  memutuskan untuk menghentikan proyek kereta cepat Jakarta - Bandung  selama dua minggu lamanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Proyek kereta cepat (high speed railway) Jakarta-Bandung dihentikan sementara selama dua minggu. Salah satu penyebabnya karena proyek tersebut membuat banjir di jalan tol.
Mengutip surat Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Senin (2/3/2020), setelah ganggu aktivitas Tol Jakarta - Cikampek dan Purbaleunyi, pembangunan proyek ini dinilai kurang memperhatikan kelancaran akses keluar masuk jalan tol sehingga berdampak terhadap kelancaran jalan tol dan jalan non tol.
Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan Sementara Selama 2 Minggu
Pembangunan proyek juga kurang memperhatikan manajemen proyek dimana terjadi pembiaran, penumpukan material pada bahu jalan sehingga mengganggu fungsi drainase, kebersihan jalan dan keselamatan pengguna jalan.
Baca Juga: Fakta Virus Korona Hambat Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Banyak Pekerja Asal China
Selain itu, pembangunan proyek kereta cepat Jakart -Bandung menimbulkan genangan air pada tol Jakarta - Cikampek yang menyebabkan kemacetan luar biasa pada ruas jalan tol dan mengganggu kelancaran logistik. Pengelolaan sistem drainase yang buruk dan keterlambatannya pembangunan saluran drainase sesuai kapasitas yang telah terputus oleh kegiatan proyek menyebabkan banjir di jalan tol.
Tidak hanya itu, penghentian proyek ini juga dilakukan setelah  dilihat adanya pembangunan pilar LRT yang dikerjakan oleh PT KCIC di KM 3  +800 tanpa izin, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna  jalan. Proyek kereta cepat Jakarta - Bandung ini juga belum  memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keselamatan  lingkungan dan keselamatan publik yang sesuai dengan peraturan  perundangan yang berlaku di Indonesia.
Dengan beberapa alasan tersebut, Komite Keselamatan Konstruksi  memutuskan untuk menghentikan proyek kereta cepat Jakarta - Bandung  selama dua minggu lamanya.</content:encoded></item></channel></rss>
