<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Harga Masker Selangit, Mendag Sebut Hanya Sementara</title><description>Agus Suparmanto mengatakan, kenaikan harga masker di Indonesia terjadi dikarenakan adanya heboh tentang WNI yang kena virus Korona.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/320/2177046/harga-masker-selangit-mendag-sebut-hanya-sementara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/320/2177046/harga-masker-selangit-mendag-sebut-hanya-sementara"/><item><title>Harga Masker Selangit, Mendag Sebut Hanya Sementara</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/320/2177046/harga-masker-selangit-mendag-sebut-hanya-sementara</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/02/320/2177046/harga-masker-selangit-mendag-sebut-hanya-sementara</guid><pubDate>Senin 02 Maret 2020 20:05 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/02/320/2177046/harga-masker-selangit-mendag-sebut-hanya-sementara-TPBvcuFMZT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/02/320/2177046/harga-masker-selangit-mendag-sebut-hanya-sementara-TPBvcuFMZT.jpg</image><title>Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>&amp;nbsp;JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, kenaikan harga masker di Indonesia terjadi dikarenakan adanya heboh tentang WNI yang kena virus Korona. Oleh karena itu, stok yang ada di pasaran langsung habis dan harga pun naik.
&quot;Jadi memang itu kan banyak sekarang virus korona. Jadi ya situasi inilah yang membuat ini,&quot; ucapnya, Senin (2/3/2020).
Baca Juga: Antisipasi Korona, KAI Keluarkan Imbauan bagi Pengguna Kereta
 
Menurut Agus, kejadian seperti ini hanya berlangsung sementara. Sebab, masyarakat panik karena munculnya berita WNI yang terkena virus Korona di Indonesia.
Pihaknya akan melakukan langkah pengecekan secara berkala terhadap jumlah dan harga masker. Namun Agus meyakini jika hingga saat ini stok yang ada di pasaran masih aman.
Baca Juga: IHSG dan Rupiah Melemah, Sri Mulyani Belum Jalankan Protokol Krisis
 
&quot;Iya kita kan stok dicek semuanya. Otomatis ini km peningkatan pembelian terhadap masker-masker itu memang kita sudah antisipasi proses ini kita akan lanjutkan lah. Jadi mungkin ini hanya sementara ya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini semua. Kalau stok aman,&quot; jelasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan mengambil tindakan terhadap tingginya harga masker. Misalnya dengan membatasi ekspor masker.
&quot;Pemerintah nanti dengan perdagangan mengurangi ekspor dari pada masker,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;JAKARTA - Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, kenaikan harga masker di Indonesia terjadi dikarenakan adanya heboh tentang WNI yang kena virus Korona. Oleh karena itu, stok yang ada di pasaran langsung habis dan harga pun naik.
&quot;Jadi memang itu kan banyak sekarang virus korona. Jadi ya situasi inilah yang membuat ini,&quot; ucapnya, Senin (2/3/2020).
Baca Juga: Antisipasi Korona, KAI Keluarkan Imbauan bagi Pengguna Kereta
 
Menurut Agus, kejadian seperti ini hanya berlangsung sementara. Sebab, masyarakat panik karena munculnya berita WNI yang terkena virus Korona di Indonesia.
Pihaknya akan melakukan langkah pengecekan secara berkala terhadap jumlah dan harga masker. Namun Agus meyakini jika hingga saat ini stok yang ada di pasaran masih aman.
Baca Juga: IHSG dan Rupiah Melemah, Sri Mulyani Belum Jalankan Protokol Krisis
 
&quot;Iya kita kan stok dicek semuanya. Otomatis ini km peningkatan pembelian terhadap masker-masker itu memang kita sudah antisipasi proses ini kita akan lanjutkan lah. Jadi mungkin ini hanya sementara ya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini semua. Kalau stok aman,&quot; jelasnya.
Sementara itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah akan mengambil tindakan terhadap tingginya harga masker. Misalnya dengan membatasi ekspor masker.
&quot;Pemerintah nanti dengan perdagangan mengurangi ekspor dari pada masker,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
