<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Erick Puji Langkah Cepat Telkom dalam Perlindungan Keselamatan Kerja</title><description>Menteri BUMN Erick Thohir memuji langkah cepat seluruh BUMN yang telah menerapkan prosedur keselamatan pada seluruh karyawannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177413/erick-puji-langkah-cepat-telkom-dalam-perlindungan-keselamatan-kerja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177413/erick-puji-langkah-cepat-telkom-dalam-perlindungan-keselamatan-kerja"/><item><title>Erick Puji Langkah Cepat Telkom dalam Perlindungan Keselamatan Kerja</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177413/erick-puji-langkah-cepat-telkom-dalam-perlindungan-keselamatan-kerja</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177413/erick-puji-langkah-cepat-telkom-dalam-perlindungan-keselamatan-kerja</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 14:13 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/320/2177413/erick-puji-langkah-cepat-telkom-dalam-perlindungan-keselamatan-kerja-zOJziEHiYH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir apresiasi Telkom gerak cepat. (Foto: Okezone.com) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/320/2177413/erick-puji-langkah-cepat-telkom-dalam-perlindungan-keselamatan-kerja-zOJziEHiYH.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir apresiasi Telkom gerak cepat. (Foto: Okezone.com) </title></images><description>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memuji langkah cepat seluruh  BUMN yang telah menerapkan prosedur keselamatan pada seluruh karyawannya. Ini terutama terkait dengan upaya preventif mencegah penyebaran virus Korona atau Covid-19. 
Menurut Erick, SOP tentang keselamatan kerja telah dibuat mendetail untuk menjamin terjaganya lingkungan kerja. &quot;Sejumlah langkah preventif dilakukan dari level tertinggi hingga ke level terendah. Di seluruh bidang dan seluruh bagian telah melakukan usaha-usaha proaktif untuk menjamin lingkungan kerja yang sehat,&quot; ujar Erick, Selasa (3/3/2020).
Baca Juga : Harga Masker Mahal karena Virus Korona, Menko Airlangga: Kita Akan Kurangi Ekspor
Terkait adanya seorang karyawan Telkom yang meninggal karena sakit karena radang saluran nafas, batuk, dan demam, Erick menyampaikan duka cita yang mendalam. Dalam suasana duka, Erick meminta kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala praduga.
Menurutnya pihak Telkom sudah melakukan langkah cepat dengan berkoordinasi dengan keluarga dan Kementerian Kesehatan untuk mengetahui penyebab sakitnya sang karyawan.
&quot;Saya sebagai menteri BUMN menyampaikan duka cita pada keluarga yang ditinggalkan. Jangan berspekulasi karena peristiwa ini sendiri sudah ditangani oleh pihak-pihak yang memang punya kompetensi di bidang kesehatan,&quot; ujar Erick.
Baca Juga : Kemenkeu Sebut Masih Miliki Ruang Fiskal untuk Tangkal Virus Korona
Langkah cepat dan proaktif Telkom untuk merespons penyebab meninggalnya sang karyawan, kata Erick, merupakan bentuk simpati dan tanggung jawab moral perusahaan.  &quot;Kami mengapresiasi langkah cepat dan empatik yang diambil Telkom,&quot; kata Erick.
Sebelumnya Dirut Telkom  Ririek Adriansyah mengakui ada salah satu pegawainya yang meninggal karena flu, sesak, dan batuk. Namun kata Ririek yang bersangkutan memang punya riwayat panjang sakit serupa.
&quot;Bahwa benar ada seorang karyawan kami yang meninggal pagi ini (3/3) di Rumah Sakit dr Hafiz (RSDH) Cianjur.
Berdasarkan riwayat medis yang tercatat di perusahaan, sejak tahun  2010 yang bersangkutan memiliki keluhan dan sering mengalami radang  saluran nafas dan batuk pilek,&quot; ujar Ririek.
Namun untuk lebih memastikan dugaan penyebab meninggalnya sang  karyawan, Telkom telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. &quot;Saat  ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan  untuk mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium,&quot; kata dia.
Baca Juga : Hari Terakhir SKD CPNS, Ada Formasi yang Lulus Passing Grade 100%
Menurut Ririek, sejak merebaknya wabah Covid-19 Telkom secara aktif telah melakukan langkah-langkah preventif terhadap  upaya pencegahan penyebaran virus. Salah satu upayanya adalah dengan  menyampaikan himbauan kepada seluruh karyawan untuk tidak melakukan  perjalanan ke luar negeri.
&quot;Selain kami telah mensosialisasikan  pengenalan dan pencegahan gejala penyakit Covid-19, mengimbau untuk senantiasa memantau perkembangan penyebaran melalui  media informasi resmi, dan mengaktifkan posko yang melibatkan tenaga  medis serta call center yang dapat dihubungi 24 jam,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memuji langkah cepat seluruh  BUMN yang telah menerapkan prosedur keselamatan pada seluruh karyawannya. Ini terutama terkait dengan upaya preventif mencegah penyebaran virus Korona atau Covid-19. 
Menurut Erick, SOP tentang keselamatan kerja telah dibuat mendetail untuk menjamin terjaganya lingkungan kerja. &quot;Sejumlah langkah preventif dilakukan dari level tertinggi hingga ke level terendah. Di seluruh bidang dan seluruh bagian telah melakukan usaha-usaha proaktif untuk menjamin lingkungan kerja yang sehat,&quot; ujar Erick, Selasa (3/3/2020).
Baca Juga : Harga Masker Mahal karena Virus Korona, Menko Airlangga: Kita Akan Kurangi Ekspor
Terkait adanya seorang karyawan Telkom yang meninggal karena sakit karena radang saluran nafas, batuk, dan demam, Erick menyampaikan duka cita yang mendalam. Dalam suasana duka, Erick meminta kepada seluruh pihak untuk menghentikan segala praduga.
Menurutnya pihak Telkom sudah melakukan langkah cepat dengan berkoordinasi dengan keluarga dan Kementerian Kesehatan untuk mengetahui penyebab sakitnya sang karyawan.
&quot;Saya sebagai menteri BUMN menyampaikan duka cita pada keluarga yang ditinggalkan. Jangan berspekulasi karena peristiwa ini sendiri sudah ditangani oleh pihak-pihak yang memang punya kompetensi di bidang kesehatan,&quot; ujar Erick.
Baca Juga : Kemenkeu Sebut Masih Miliki Ruang Fiskal untuk Tangkal Virus Korona
Langkah cepat dan proaktif Telkom untuk merespons penyebab meninggalnya sang karyawan, kata Erick, merupakan bentuk simpati dan tanggung jawab moral perusahaan.  &quot;Kami mengapresiasi langkah cepat dan empatik yang diambil Telkom,&quot; kata Erick.
Sebelumnya Dirut Telkom  Ririek Adriansyah mengakui ada salah satu pegawainya yang meninggal karena flu, sesak, dan batuk. Namun kata Ririek yang bersangkutan memang punya riwayat panjang sakit serupa.
&quot;Bahwa benar ada seorang karyawan kami yang meninggal pagi ini (3/3) di Rumah Sakit dr Hafiz (RSDH) Cianjur.
Berdasarkan riwayat medis yang tercatat di perusahaan, sejak tahun  2010 yang bersangkutan memiliki keluhan dan sering mengalami radang  saluran nafas dan batuk pilek,&quot; ujar Ririek.
Namun untuk lebih memastikan dugaan penyebab meninggalnya sang  karyawan, Telkom telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan. &quot;Saat  ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan  untuk mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium,&quot; kata dia.
Baca Juga : Hari Terakhir SKD CPNS, Ada Formasi yang Lulus Passing Grade 100%
Menurut Ririek, sejak merebaknya wabah Covid-19 Telkom secara aktif telah melakukan langkah-langkah preventif terhadap  upaya pencegahan penyebaran virus. Salah satu upayanya adalah dengan  menyampaikan himbauan kepada seluruh karyawan untuk tidak melakukan  perjalanan ke luar negeri.
&quot;Selain kami telah mensosialisasikan  pengenalan dan pencegahan gejala penyakit Covid-19, mengimbau untuk senantiasa memantau perkembangan penyebaran melalui  media informasi resmi, dan mengaktifkan posko yang melibatkan tenaga  medis serta call center yang dapat dihubungi 24 jam,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
