<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transformasi Perwakilan Dagang di Luar Negeri Kunci Tingkatkan Ekspor</title><description>Transformasi lembaga perwakilan perdagangan  di  luar  negeri  menjadi   salah  satu  kunci  untuk  menggenjot  ekspor.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177424/transformasi-perwakilan-dagang-di-luar-negeri-kunci-tingkatkan-ekspor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177424/transformasi-perwakilan-dagang-di-luar-negeri-kunci-tingkatkan-ekspor"/><item><title>Transformasi Perwakilan Dagang di Luar Negeri Kunci Tingkatkan Ekspor</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177424/transformasi-perwakilan-dagang-di-luar-negeri-kunci-tingkatkan-ekspor</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177424/transformasi-perwakilan-dagang-di-luar-negeri-kunci-tingkatkan-ekspor</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 14:30 WIB</pubDate><dc:creator>Vania Halim</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/320/2177424/transformasi-perwakilan-dagang-di-luar-negeri-kunci-tingkatkan-ekspor-J6Q9cQLUVk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/320/2177424/transformasi-perwakilan-dagang-di-luar-negeri-kunci-tingkatkan-ekspor-J6Q9cQLUVk.jpg</image><title>Ekspor-Impor Perdagangan di Pelabuhan (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menyampaikan, transformasi lembaga perwakilan perdagangan  di  luar  negeri  menjadi  salah  satu  kunci  dalam  reformasi  birokrasi  untuk  menggenjot ekspor.
Dalam kondisi ekonomi global yang tidak pasti saat ini dan wabah  virus  Covid-19  yang  melanda di dunia, perwakilan perdagangan di luar negeri   mengemban tugas yang sangat penting dan strategis untuk meningkatkan neraca perdagangan Indonesia.
Baca Juga: Ini Langkah Pemkot Depok Antisipasi Penyebaran Virus Korona
Perwakilan perdagangan di luar negeri tersebut meliputi Duta Besar  WTO,  Atase  Perdagangan, Indonesian  Trade  Promotion  Center  (ITPC),  Kantor  Dagang  dan  Ekonomi Indonesia di Taipei, dan Konsul Dagang di Hong Kong.
&quot;Transformasi Perwakilan   Perdagangan RI   di   luar   negeri   merupakan   salah   satu   upaya Kementerian Perdagangan dalam  akselerasi  untuk  meningkatkan  ekspor  nonmigas.  Akselerasi  peningkatan  ekspor  dan penguatan  pasar  dalam  negeri  merupakan  dua  pilar  untuk  menjadikan  Indonesia  negara  maju,  serta pendorong bagi Indonesia untuk berinovasi dan berkinerja lebih baik,&quot; kata Oke dilansir dari laman Kemendag, Selasa (3/3/2020).
Baca Juga: Kemenkeu Sebut Masih Miliki Ruang Fiskal untuk Tangkal Virus Korona
Lanjut Oke, perwakilan  perdagangan di  luar  negeri  memiliki  peran  penting  dan  ujung  tombak  peningkatan ekspor  Indonesia,  yaitu  sebagai  pusat  promosi  produk  Indonesia,  agen  pemasaran,  dan  penyedia market intelligence. Perwakilan perdagangan tidak  lagi  berperan  sebagai  perpanjangan  tangan  birokrasi  Indonesia.
&quot;Untuk  itu, perlu   strategi   khusus   untuk   menciptakan   transaksi. Perwakilan perdagangan harus   menjadi   agen pemasaran,  yaitu  menjual;  mendekati  pembeli;  mengenali  budaya,  pola  dan  perilaku buyer;  dan  merebut hati buyer sehingga  calon buyer tidak berpikir dua kali dalam  melakukan  transaksi  atas produk  Indonesia,&quot; jelas Oke.
Menurut  Oke,  untuk  menjalankan  perannya  dengan  baik, perwakilan  perdagangan perlu  bersinergi  dengan para  pemangku  kepentingan  dan  pelaku  usaha,memahami  pasar  dan  produk  yang  akan  dipasarkan, menciptakan program-program baru, serta membuat analisis transaksi.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan menyampaikan, transformasi lembaga perwakilan perdagangan  di  luar  negeri  menjadi  salah  satu  kunci  dalam  reformasi  birokrasi  untuk  menggenjot ekspor.
Dalam kondisi ekonomi global yang tidak pasti saat ini dan wabah  virus  Covid-19  yang  melanda di dunia, perwakilan perdagangan di luar negeri   mengemban tugas yang sangat penting dan strategis untuk meningkatkan neraca perdagangan Indonesia.
Baca Juga: Ini Langkah Pemkot Depok Antisipasi Penyebaran Virus Korona
Perwakilan perdagangan di luar negeri tersebut meliputi Duta Besar  WTO,  Atase  Perdagangan, Indonesian  Trade  Promotion  Center  (ITPC),  Kantor  Dagang  dan  Ekonomi Indonesia di Taipei, dan Konsul Dagang di Hong Kong.
&quot;Transformasi Perwakilan   Perdagangan RI   di   luar   negeri   merupakan   salah   satu   upaya Kementerian Perdagangan dalam  akselerasi  untuk  meningkatkan  ekspor  nonmigas.  Akselerasi  peningkatan  ekspor  dan penguatan  pasar  dalam  negeri  merupakan  dua  pilar  untuk  menjadikan  Indonesia  negara  maju,  serta pendorong bagi Indonesia untuk berinovasi dan berkinerja lebih baik,&quot; kata Oke dilansir dari laman Kemendag, Selasa (3/3/2020).
Baca Juga: Kemenkeu Sebut Masih Miliki Ruang Fiskal untuk Tangkal Virus Korona
Lanjut Oke, perwakilan  perdagangan di  luar  negeri  memiliki  peran  penting  dan  ujung  tombak  peningkatan ekspor  Indonesia,  yaitu  sebagai  pusat  promosi  produk  Indonesia,  agen  pemasaran,  dan  penyedia market intelligence. Perwakilan perdagangan tidak  lagi  berperan  sebagai  perpanjangan  tangan  birokrasi  Indonesia.
&quot;Untuk  itu, perlu   strategi   khusus   untuk   menciptakan   transaksi. Perwakilan perdagangan harus   menjadi   agen pemasaran,  yaitu  menjual;  mendekati  pembeli;  mengenali  budaya,  pola  dan  perilaku buyer;  dan  merebut hati buyer sehingga  calon buyer tidak berpikir dua kali dalam  melakukan  transaksi  atas produk  Indonesia,&quot; jelas Oke.
Menurut  Oke,  untuk  menjalankan  perannya  dengan  baik, perwakilan  perdagangan perlu  bersinergi  dengan para  pemangku  kepentingan  dan  pelaku  usaha,memahami  pasar  dan  produk  yang  akan  dipasarkan, menciptakan program-program baru, serta membuat analisis transaksi.</content:encoded></item></channel></rss>
