<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendag Tak Larang Ekspor Masker meski Harga Melonjak</title><description>Kementerian Perdagangan memastikan tidak melarang ekspor produk masker dari dalam negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177493/mendag-tak-larang-ekspor-masker-meski-harga-melonjak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177493/mendag-tak-larang-ekspor-masker-meski-harga-melonjak"/><item><title>Mendag Tak Larang Ekspor Masker meski Harga Melonjak</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177493/mendag-tak-larang-ekspor-masker-meski-harga-melonjak</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/03/320/2177493/mendag-tak-larang-ekspor-masker-meski-harga-melonjak</guid><pubDate>Selasa 03 Maret 2020 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/03/320/2177493/mendag-tak-larang-ekspor-masker-meski-harga-melonjak-Kz8ELNa3Ql.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/03/320/2177493/mendag-tak-larang-ekspor-masker-meski-harga-melonjak-Kz8ELNa3Ql.jpeg</image><title>Waspada Virus Korona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Perdagangan memastikan tidak melarang ekspor produk masker dari dalam negeri. Meskipun saat ini stok dan harga masker di dalam negeri mengalami lonjakan tinggi.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, meskipun tidak melarang ekspor masker, hanya saja dirinya meminta kepada seluruh perusahaan produsen masker tanah air untuk memprioritaskan pemenuhan di dalam negeri. Sebab saat ini kebutuhan masker di dalam negeri sangat mendesak efek aksi panic buying yang dilakukan oleh masyarakat.
Baca Juga: Ini Langkah Pemkot Depok Antisipasi Penyebaran Virus Korona
&amp;ldquo;Tidak ada larangan ekspor produk masker. Tapi kami mengimbau ekspor produk masker tapi mengimbau eksportir memprioritaskan pemenuhan dalam negeri,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
Mengenai impor, saat ini pemerintah juga tidak menghentikan impor komoditas dari beberapa negara termasuk China. Saat ini hanya produk impor hewan hidup asal China yang dilarang oleh pemerintah.
&amp;ldquo;Pemerintah hanya membatasi impor hewan hidup dari Tiongkok,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga: Kemenkeu Sebut Masih Miliki Ruang Fiskal untuk Tangkal Virus Korona
Agus juga menyebut pihaknya tidak akan menaikkan harga produk masker di tingkat distributor. Oleh karena itu, dirinya meminta kepada seluruh penjual masker dan hand sanitizer untuk tidak menaikkan harga seenaknya.
&amp;ldquo;Pemerintah menghimbau produsen masker tidak menaikkan harga jual masker ke masyarakat. Himbauan ini juga ditunjukkan kepada distributor dan penjual pengecer. Selain masker permintaan hand sanitezer juga tinggi. Himbauan yang sama juga berlaku pada penjualan hand sanitizer ini yang tengah dibutuhkan masyarakat,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Perdagangan memastikan tidak melarang ekspor produk masker dari dalam negeri. Meskipun saat ini stok dan harga masker di dalam negeri mengalami lonjakan tinggi.
Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, meskipun tidak melarang ekspor masker, hanya saja dirinya meminta kepada seluruh perusahaan produsen masker tanah air untuk memprioritaskan pemenuhan di dalam negeri. Sebab saat ini kebutuhan masker di dalam negeri sangat mendesak efek aksi panic buying yang dilakukan oleh masyarakat.
Baca Juga: Ini Langkah Pemkot Depok Antisipasi Penyebaran Virus Korona
&amp;ldquo;Tidak ada larangan ekspor produk masker. Tapi kami mengimbau ekspor produk masker tapi mengimbau eksportir memprioritaskan pemenuhan dalam negeri,&amp;rdquo; ujarnya dalam acara konferensi pers di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (3/3/2020).
Mengenai impor, saat ini pemerintah juga tidak menghentikan impor komoditas dari beberapa negara termasuk China. Saat ini hanya produk impor hewan hidup asal China yang dilarang oleh pemerintah.
&amp;ldquo;Pemerintah hanya membatasi impor hewan hidup dari Tiongkok,&amp;rdquo; ucapnya.
Baca Juga: Kemenkeu Sebut Masih Miliki Ruang Fiskal untuk Tangkal Virus Korona
Agus juga menyebut pihaknya tidak akan menaikkan harga produk masker di tingkat distributor. Oleh karena itu, dirinya meminta kepada seluruh penjual masker dan hand sanitizer untuk tidak menaikkan harga seenaknya.
&amp;ldquo;Pemerintah menghimbau produsen masker tidak menaikkan harga jual masker ke masyarakat. Himbauan ini juga ditunjukkan kepada distributor dan penjual pengecer. Selain masker permintaan hand sanitezer juga tinggi. Himbauan yang sama juga berlaku pada penjualan hand sanitizer ini yang tengah dibutuhkan masyarakat,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
