<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi: Fokus Bekerja dan Jaga Optimisme   </title><description>Jokowi mengaku optimis permasalahan global yang menghambat perekonomian Indonesia bisa diatasi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/04/320/2177940/presiden-jokowi-fokus-bekerja-dan-jaga-optimisme</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/04/320/2177940/presiden-jokowi-fokus-bekerja-dan-jaga-optimisme"/><item><title>Presiden Jokowi: Fokus Bekerja dan Jaga Optimisme   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/04/320/2177940/presiden-jokowi-fokus-bekerja-dan-jaga-optimisme</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/04/320/2177940/presiden-jokowi-fokus-bekerja-dan-jaga-optimisme</guid><pubDate>Rabu 04 Maret 2020 12:39 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/04/320/2177940/jokowi-fokus-bekerja-dan-jaga-optimisme-KLJhUSJbYv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com/Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/04/320/2177940/jokowi-fokus-bekerja-dan-jaga-optimisme-KLJhUSJbYv.jpg</image><title>Presiden Jokowi. (Foto: Okezone.com/Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku optimis permasalahan global yang menghambat perekonomian Indonesia bisa diatasi. Meskipun kini, tantangan semakin berat karena adanya virus korona (Covid-19).
Menurut Jokowi, permasalahan bisa terselesaikan asalkan seluruh pihak bisa tetap fokus dalam bekerja. Di sisi lain, pekerjaan ini juga harus dijalankan dengan rasa optimisme yang tinggi sambil mencari jalan keluar.&amp;nbsp;
Baca Juga: Presiden Jokowi: Perang Dagang Belum Selesai, Muncul Virus Korona
Selain itu, lanjut Jokowi, seluruh pihak harus pandai-pandai dalam mencari peluang. Karena menurutnya, peluang sekecil apapun akan sangat berharga di tengah kondisi ketidakpastian global ini.
&quot;Kita harapkan ini bisa. Meskipun ada tekanan yang sangat berat seperti ini, kita harus bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. Tetap fokus bekerja, menjaga optimisme, memanfaatkan peluang dan mencari jalan keluar dari setiap titik-titik yang menjadikan kesulitan-kesulitan kita,&quot; ujarnya saat membuka acara Rakornas Kementerian Perdagangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Baca Juga: Ekonomi China Turun 1%, Indonesia Siap-Siap Kena Imbasnya
Menurut Jokowi, permasalahan ekonomi pada tahun ini sangatlah berat. Sebab belum rampungnya permasalahan perang dagang, kini ekonomi global sudah dihadapkan kembali pada masalah baru yakni virus korona.
&quot;Perang dagang belum selesai, sekarang muncul virus Korona (Covid-19) yang itu menambah sulitnya ekonomi dunia, sulitnya politik global yang menjadikan tidak menentu,&quot; ucapnya.Wabah virus Korona ini lanjut Jokowi berdampak pada penurunan  aktivitas ekonomi Indonesia. Karena, seluruh sektor dari mulai  perdagangan, pariwisata hingga investasi bisa terkena dampaknya.
&quot;Dampaknya akan kita rasakan baik itu dari sisi penurunan aktivitas  ekonomi, melambatnya kinerja di berbagai sektor baik perdagangan  investasi,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku optimis permasalahan global yang menghambat perekonomian Indonesia bisa diatasi. Meskipun kini, tantangan semakin berat karena adanya virus korona (Covid-19).
Menurut Jokowi, permasalahan bisa terselesaikan asalkan seluruh pihak bisa tetap fokus dalam bekerja. Di sisi lain, pekerjaan ini juga harus dijalankan dengan rasa optimisme yang tinggi sambil mencari jalan keluar.&amp;nbsp;
Baca Juga: Presiden Jokowi: Perang Dagang Belum Selesai, Muncul Virus Korona
Selain itu, lanjut Jokowi, seluruh pihak harus pandai-pandai dalam mencari peluang. Karena menurutnya, peluang sekecil apapun akan sangat berharga di tengah kondisi ketidakpastian global ini.
&quot;Kita harapkan ini bisa. Meskipun ada tekanan yang sangat berat seperti ini, kita harus bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada. Tetap fokus bekerja, menjaga optimisme, memanfaatkan peluang dan mencari jalan keluar dari setiap titik-titik yang menjadikan kesulitan-kesulitan kita,&quot; ujarnya saat membuka acara Rakornas Kementerian Perdagangan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Baca Juga: Ekonomi China Turun 1%, Indonesia Siap-Siap Kena Imbasnya
Menurut Jokowi, permasalahan ekonomi pada tahun ini sangatlah berat. Sebab belum rampungnya permasalahan perang dagang, kini ekonomi global sudah dihadapkan kembali pada masalah baru yakni virus korona.
&quot;Perang dagang belum selesai, sekarang muncul virus Korona (Covid-19) yang itu menambah sulitnya ekonomi dunia, sulitnya politik global yang menjadikan tidak menentu,&quot; ucapnya.Wabah virus Korona ini lanjut Jokowi berdampak pada penurunan  aktivitas ekonomi Indonesia. Karena, seluruh sektor dari mulai  perdagangan, pariwisata hingga investasi bisa terkena dampaknya.
&quot;Dampaknya akan kita rasakan baik itu dari sisi penurunan aktivitas  ekonomi, melambatnya kinerja di berbagai sektor baik perdagangan  investasi,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
