<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Targetkan Tidak Ada Lagi Penduduk Sangat Miskin pada 2024</title><description>Data Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan per September 2019 sebesar 9,22% atau menyisakan 24,7 juta jiwa lagi</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/04/320/2178100/jokowi-targetkan-tidak-ada-lagi-penduduk-sangat-miskin-pada-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/04/320/2178100/jokowi-targetkan-tidak-ada-lagi-penduduk-sangat-miskin-pada-2024"/><item><title>Jokowi Targetkan Tidak Ada Lagi Penduduk Sangat Miskin pada 2024</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/04/320/2178100/jokowi-targetkan-tidak-ada-lagi-penduduk-sangat-miskin-pada-2024</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/04/320/2178100/jokowi-targetkan-tidak-ada-lagi-penduduk-sangat-miskin-pada-2024</guid><pubDate>Rabu 04 Maret 2020 15:55 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/04/320/2178100/angka-kemiskinan-ditargetkan-0-pada-2024-DV57wtWGcB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi Gelar Ratas soal Kemiskinan. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/04/320/2178100/angka-kemiskinan-ditargetkan-0-pada-2024-DV57wtWGcB.jpg</image><title>Presiden Jokowi Gelar Ratas soal Kemiskinan. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah berupaya menekan angka kemiskinan lebih rendah lagi hingga 2024. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan per September 2019 sebesar 9,22% atau menyisakan 24,7 juta jiwa lagi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dalam menekan angka kemiskinan tersebut, pemerintah lebih dulu fokus pada penduduk dengan ketegori sangat miskin. Sebab jumlah penduduk sangat miskin di Indonesia sangat tinggi.
Baca Juga: Presiden Jokowi Belum Puas dengan Penurunan Angka Kemiskinan
Berdasarkan standar angka kemiskinan internasional yang digunakan oleh Bank Dunia, jumlah penduduk sangat miskin saat ini sebanyak 9,9 juta. Angka ini setara dengan 3,371 dari jumlah penduduk Indonesia.
Baca Juga: Upaya Menteri Siti Kurangi Kemiskinan dengan TORA, Apa Itu?
&quot;Karena itu, Ratas kali ini saya menekankan beberapa hal. Pertama untuk bekerja lebih fokus lagi untuk menyasar penduduk yang sangat miskin,&quot; ujarnya saat membuka ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Presiden Jokowi menargetkan, kemiskinan penduduk sangat miskin bisa berada di angka 0 pada 2024. Oleh karena itu, dirinya berharap program yang dimiliki pemerintah bisa tepat sasaran.
&quot;Kita harapkan di 2024 untuk kemiskinan ekstrem kita bisa berada di posisi 0,&quot; ucapnya.Untuk mendapatkan program yang tepat sasaran, data tentang penduduk  yang sangat miskin ini harus benar-benar akurat. Bahkan dari mulai  tempat tinggal hingga pekerjaannya harus benar-benar terdata dengan  jelas.
&quot;Oleh sebab itu kita bisa fokus menangani terlebih dahulu menangani  yang 9,91 jiwa ini. Karena itu, data tentang siapa dan dimana warga kita  ini harus betul betul akurat. Sehingga program bisa di sasarkan tepat  kepada kelompok sasaran yang kita inginkan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah berupaya menekan angka kemiskinan lebih rendah lagi hingga 2024. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka kemiskinan per September 2019 sebesar 9,22% atau menyisakan 24,7 juta jiwa lagi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, dalam menekan angka kemiskinan tersebut, pemerintah lebih dulu fokus pada penduduk dengan ketegori sangat miskin. Sebab jumlah penduduk sangat miskin di Indonesia sangat tinggi.
Baca Juga: Presiden Jokowi Belum Puas dengan Penurunan Angka Kemiskinan
Berdasarkan standar angka kemiskinan internasional yang digunakan oleh Bank Dunia, jumlah penduduk sangat miskin saat ini sebanyak 9,9 juta. Angka ini setara dengan 3,371 dari jumlah penduduk Indonesia.
Baca Juga: Upaya Menteri Siti Kurangi Kemiskinan dengan TORA, Apa Itu?
&quot;Karena itu, Ratas kali ini saya menekankan beberapa hal. Pertama untuk bekerja lebih fokus lagi untuk menyasar penduduk yang sangat miskin,&quot; ujarnya saat membuka ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/3/2020).
Presiden Jokowi menargetkan, kemiskinan penduduk sangat miskin bisa berada di angka 0 pada 2024. Oleh karena itu, dirinya berharap program yang dimiliki pemerintah bisa tepat sasaran.
&quot;Kita harapkan di 2024 untuk kemiskinan ekstrem kita bisa berada di posisi 0,&quot; ucapnya.Untuk mendapatkan program yang tepat sasaran, data tentang penduduk  yang sangat miskin ini harus benar-benar akurat. Bahkan dari mulai  tempat tinggal hingga pekerjaannya harus benar-benar terdata dengan  jelas.
&quot;Oleh sebab itu kita bisa fokus menangani terlebih dahulu menangani  yang 9,91 jiwa ini. Karena itu, data tentang siapa dan dimana warga kita  ini harus betul betul akurat. Sehingga program bisa di sasarkan tepat  kepada kelompok sasaran yang kita inginkan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
