<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bagaimana Cara Tahan Laju Inflasi Imbas Virus Korona?   </title><description>Wabah virus korona di Indonesia berdampak pada inflasi Jabar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/05/20/2178774/bagaimana-cara-tahan-laju-inflasi-imbas-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/05/20/2178774/bagaimana-cara-tahan-laju-inflasi-imbas-virus-korona"/><item><title>Bagaimana Cara Tahan Laju Inflasi Imbas Virus Korona?   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/05/20/2178774/bagaimana-cara-tahan-laju-inflasi-imbas-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/05/20/2178774/bagaimana-cara-tahan-laju-inflasi-imbas-virus-korona</guid><pubDate>Kamis 05 Maret 2020 19:16 WIB</pubDate><dc:creator>CDB Yudistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/05/20/2178774/bagaimana-cara-tahan-laju-inflasi-imbas-virus-korona-msRVukfqvs.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Virus Korona (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/05/20/2178774/bagaimana-cara-tahan-laju-inflasi-imbas-virus-korona-msRVukfqvs.jpg</image><title>Virus Korona (Foto: Shutterstock)</title></images><description>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, wabah virus korona di Indonesia berdampak pada inflasi Jabar. Kondisi yang sama terjadi di provinsi lain, terutama untuk barang-barang impor dari China.

&quot;Terkait inflasi kita ada tekanan karena banyak barang-barang impor dari China. Kita beli bawang putih dari China, termasuk bahan untuk infrastruktur terkendala juga,&quot; kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis (5/3/2020).

Guna mengendalikan angka inflasi, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sudah melakukan berbagai upaya yang masuk ke dalam program kerja pengendalian inflasi.
Baca Juga: Stimulus Ekonomi Jilid II Redam Virus Korona, Berapa Anggaran yang Harus Dikeluarkan?
Selain itu, dalam rapat yang dihadiri TPID dan Bappeda dari 27 kabupaten/kota se-Jabar, Emil sapaan Ridwan meminta semua pihak bersinergi dalam pengendalian inflasi.

&quot;Dalam High Level Meeting ini, target kami adalah sinergi dari berbagai institusi menjadi lebih kuat dengan demikian berbagai program pengendalian inflasi dapat dilakukan dengan maksimal dan insyaallah inflasi dan harga-harga tetap terjaga,&quot; ucapnya.

&quot;APBD kita dorong di awal tahun supaya masyarakat bisa bergerak untuk menggeliatkan ekonomi,&quot; imbuhnya.
Berdasarkan data Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar, ada  beberapa faktor potensial pendorong meningkatnya inflasi di Jabar pada  2020, seperti virus korona, kenaikan iuran BPJS Kesehatan, dan Pilkada  serentak di delapan kabupaten/kota di Jabar.

Meski demikian, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi  Jabar Herawanto mengatakan, ada sejumlah faktor penahan inflasi Jabar  pada 2020. Salah satunya, lebih rendahnya potensi anomali iklim yang  dapat mendorong stabilitas pasokan pangan utama.

&quot;Kemudian potensi turunnya harga minyak akibat stok melimpah, dan rampungnya beberapa proyek strategis di Jabar,&quot; katanya.
</description><content:encoded>BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengatakan, wabah virus korona di Indonesia berdampak pada inflasi Jabar. Kondisi yang sama terjadi di provinsi lain, terutama untuk barang-barang impor dari China.

&quot;Terkait inflasi kita ada tekanan karena banyak barang-barang impor dari China. Kita beli bawang putih dari China, termasuk bahan untuk infrastruktur terkendala juga,&quot; kata Ridwan Kamil di Bandung, Kamis (5/3/2020).

Guna mengendalikan angka inflasi, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) sudah melakukan berbagai upaya yang masuk ke dalam program kerja pengendalian inflasi.
Baca Juga: Stimulus Ekonomi Jilid II Redam Virus Korona, Berapa Anggaran yang Harus Dikeluarkan?
Selain itu, dalam rapat yang dihadiri TPID dan Bappeda dari 27 kabupaten/kota se-Jabar, Emil sapaan Ridwan meminta semua pihak bersinergi dalam pengendalian inflasi.

&quot;Dalam High Level Meeting ini, target kami adalah sinergi dari berbagai institusi menjadi lebih kuat dengan demikian berbagai program pengendalian inflasi dapat dilakukan dengan maksimal dan insyaallah inflasi dan harga-harga tetap terjaga,&quot; ucapnya.

&quot;APBD kita dorong di awal tahun supaya masyarakat bisa bergerak untuk menggeliatkan ekonomi,&quot; imbuhnya.
Berdasarkan data Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar, ada  beberapa faktor potensial pendorong meningkatnya inflasi di Jabar pada  2020, seperti virus korona, kenaikan iuran BPJS Kesehatan, dan Pilkada  serentak di delapan kabupaten/kota di Jabar.

Meski demikian, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi  Jabar Herawanto mengatakan, ada sejumlah faktor penahan inflasi Jabar  pada 2020. Salah satunya, lebih rendahnya potensi anomali iklim yang  dapat mendorong stabilitas pasokan pangan utama.

&quot;Kemudian potensi turunnya harga minyak akibat stok melimpah, dan rampungnya beberapa proyek strategis di Jabar,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
