<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Ada Tol Laut, Jokowi Kesal Biaya Logistik Masih Mahal</title><description>Presiden Joko Widodo menggelar Rapat Terbatas (Ratas) tentang akselerasi program tol laut.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/05/320/2178577/ada-tol-laut-jokowi-kesal-biaya-logistik-masih-mahal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/05/320/2178577/ada-tol-laut-jokowi-kesal-biaya-logistik-masih-mahal"/><item><title>   Ada Tol Laut, Jokowi Kesal Biaya Logistik Masih Mahal</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/05/320/2178577/ada-tol-laut-jokowi-kesal-biaya-logistik-masih-mahal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/05/320/2178577/ada-tol-laut-jokowi-kesal-biaya-logistik-masih-mahal</guid><pubDate>Kamis 05 Maret 2020 14:06 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/05/320/2178577/ada-tol-laut-jokowi-kesal-biaya-logistik-masih-mahal-qOuM1VYLt1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi Pimpin Ratas (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/05/320/2178577/ada-tol-laut-jokowi-kesal-biaya-logistik-masih-mahal-qOuM1VYLt1.jpg</image><title>Jokowi Pimpin Ratas (Foto: Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menggelar Rapat Terbatas (Ratas) tentang akselerasi program tol laut. Dalam rapat terbatas kali ini dihadiri oleh beberapa menteri kabinet Indonesia maju yang berhubungan dengan program tol laut.
Dalam rapat tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat menyayangkan jika program tol laut ini tidak berjalan terlalu baik. Karena di beberapa trayek, harga pengiriman barang masih sangat mahal bahkan jika dibandingkan dengan pengiriman dari dan menuju luar negeri.
Baca Juga: Menhub Sidak Kantor Pelni, Cek Harga Barang dari Kapal Tol Laut
Padahal menurut Jokowi, tujuan awal dan utama dari adanya tol laut ini adalah mengurangi disparitas harga antar wilayah. Selain itu, tol laut juga dibuat untuk memangkas biaya logisitik yang mahal.
&quot;Namun saya terima informasi dari lapangan bahwa biaya pengiriman logistik antar daerah masih mahal,&quot; kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (5/3/2020).
Baca Juga: Terungkap, Ini Modus Monopoli Tol Laut yang Bikin Jokowi Jengkel
Salah satu contohnya adalah pengiriman barang dari Jakarta menuju Medan hingga Jakarta menuju Makassar yang masih sangat mahal. Bahkan jika dibandingkan dengan pengiriman barang ke luar negeri seperti Jakarta - Singapura ataupun Jakarta - Hong Kong biaya logistik di dalam negeri masih lebih mahal.Tak hanya pengiriman barang dari Jakarta, dari kota lainnya seperti  Surabaya juga jauh lebih mahal. Sebab menurutnya, biaya pengiriman dari  Surabaya menuju Hong Kong, Singapura atau bahkan Bangkok jauh lebih  murah.
&quot;Ini contohnya, biaya pengiriman dari Jakarta ke Padang, dari Jakarta  ke Medan, Jakarta ke Banjarmasin, Jakarta ke Makassar, jauh lebih mahal  dibandingkan biaya pengiriman dari Jakarta ke Singapura, Jakarta ke  Hongkong, Jakarta ke Bangkok, dan Jakarta ke Shanghai,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu lanjut Jokowi, dirinya ingin agar fungsi dan tujuan  awal dari adanya tol laut bisa terlaksana. Dirinya ingin agar  pelaksanaan tol laut bisa diperbaiki agar tak ada lagi disparitas harga.
&quot;Inilah yang harus dibenahi kita benahi bersama. Sehingga tujuan awal  dari tol laut untuk menekan disparitas harga antarwilayah bisa kita  capai,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo menggelar Rapat Terbatas (Ratas) tentang akselerasi program tol laut. Dalam rapat terbatas kali ini dihadiri oleh beberapa menteri kabinet Indonesia maju yang berhubungan dengan program tol laut.
Dalam rapat tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat menyayangkan jika program tol laut ini tidak berjalan terlalu baik. Karena di beberapa trayek, harga pengiriman barang masih sangat mahal bahkan jika dibandingkan dengan pengiriman dari dan menuju luar negeri.
Baca Juga: Menhub Sidak Kantor Pelni, Cek Harga Barang dari Kapal Tol Laut
Padahal menurut Jokowi, tujuan awal dan utama dari adanya tol laut ini adalah mengurangi disparitas harga antar wilayah. Selain itu, tol laut juga dibuat untuk memangkas biaya logisitik yang mahal.
&quot;Namun saya terima informasi dari lapangan bahwa biaya pengiriman logistik antar daerah masih mahal,&quot; kata Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (5/3/2020).
Baca Juga: Terungkap, Ini Modus Monopoli Tol Laut yang Bikin Jokowi Jengkel
Salah satu contohnya adalah pengiriman barang dari Jakarta menuju Medan hingga Jakarta menuju Makassar yang masih sangat mahal. Bahkan jika dibandingkan dengan pengiriman barang ke luar negeri seperti Jakarta - Singapura ataupun Jakarta - Hong Kong biaya logistik di dalam negeri masih lebih mahal.Tak hanya pengiriman barang dari Jakarta, dari kota lainnya seperti  Surabaya juga jauh lebih mahal. Sebab menurutnya, biaya pengiriman dari  Surabaya menuju Hong Kong, Singapura atau bahkan Bangkok jauh lebih  murah.
&quot;Ini contohnya, biaya pengiriman dari Jakarta ke Padang, dari Jakarta  ke Medan, Jakarta ke Banjarmasin, Jakarta ke Makassar, jauh lebih mahal  dibandingkan biaya pengiriman dari Jakarta ke Singapura, Jakarta ke  Hongkong, Jakarta ke Bangkok, dan Jakarta ke Shanghai,&quot; jelasnya.
Oleh karena itu lanjut Jokowi, dirinya ingin agar fungsi dan tujuan  awal dari adanya tol laut bisa terlaksana. Dirinya ingin agar  pelaksanaan tol laut bisa diperbaiki agar tak ada lagi disparitas harga.
&quot;Inilah yang harus dibenahi kita benahi bersama. Sehingga tujuan awal  dari tol laut untuk menekan disparitas harga antarwilayah bisa kita  capai,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
