<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PHK Massal Indosat dan Aice, Menko Airlangga Sebut Fenomena Korporasi</title><description>PT Indosat Tbk (ISAT) mengumumkan rencana penawaran pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 677 karyawannya.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/06/320/2179182/phk-massal-indosat-dan-aice-menko-airlangga-sebut-fenomena-korporasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/06/320/2179182/phk-massal-indosat-dan-aice-menko-airlangga-sebut-fenomena-korporasi"/><item><title>PHK Massal Indosat dan Aice, Menko Airlangga Sebut Fenomena Korporasi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/06/320/2179182/phk-massal-indosat-dan-aice-menko-airlangga-sebut-fenomena-korporasi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/06/320/2179182/phk-massal-indosat-dan-aice-menko-airlangga-sebut-fenomena-korporasi</guid><pubDate>Jum'at 06 Maret 2020 14:48 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/06/320/2179182/phk-massal-indosat-dan-aice-menko-airlangga-sebut-fenomena-korporasi-b7ycZ0s9nD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga (Foto: Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/06/320/2179182/phk-massal-indosat-dan-aice-menko-airlangga-sebut-fenomena-korporasi-b7ycZ0s9nD.jpg</image><title>Menko Airlangga (Foto: Setkab)</title></images><description> 
JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) mengumumkan rencana penawaran pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 677 karyawannya dari berbagai unit. Bahkan PT Alpen Food Industry (AFI) selaku produsen es krim AICE dikabarkan melakukan hal yang sama terhadap 620 karyawannya.
Baca Juga: Perusahaan Induk Mercedes Benz Bakal PHK 15.000 Karyawan Demi Hemat Rp20,22 Triliun
Terkait hal itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, PHK tersebut merupakan salah satu dari fenomena korporasi. Di mana perusahaan yang tidak mampu bersaing harus melakukan langkah koorporasi agar tetap bertahan.

&quot;Jadi, itu fenomena korporasi. Kalau Indosat kan kaitannya dengan persaingan. Memang kalau industrinya kan sebenarnya masih bagus,&quot; ujar dia di kantornya, Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Baca Juga: PT Indosat Ooredoo Resmi PHK 677 Karyawan, Ini Penjelasan Managament
Menurut dia, apabila ke depan semakin banyak perusahaan yang merumahkan karyawan. Langkah pemerintah yakni akan meneliti secara mendalam akar permasalahan PHK besar-besaran tersebut.

&quot;Kita melihat itu harus dibedakan antara yang korporasinya terkait dengan persaingan atau memang ada persoalan lainnya. Sedangkan untuk solusinya kalau masalah persaingan kan bisnis ya ada persaingan. Tapi kalau ada masalah fundamental lain ya kita lihat,&quot; tandasnya.</description><content:encoded> 
JAKARTA - PT Indosat Tbk (ISAT) mengumumkan rencana penawaran pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 677 karyawannya dari berbagai unit. Bahkan PT Alpen Food Industry (AFI) selaku produsen es krim AICE dikabarkan melakukan hal yang sama terhadap 620 karyawannya.
Baca Juga: Perusahaan Induk Mercedes Benz Bakal PHK 15.000 Karyawan Demi Hemat Rp20,22 Triliun
Terkait hal itu, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, PHK tersebut merupakan salah satu dari fenomena korporasi. Di mana perusahaan yang tidak mampu bersaing harus melakukan langkah koorporasi agar tetap bertahan.

&quot;Jadi, itu fenomena korporasi. Kalau Indosat kan kaitannya dengan persaingan. Memang kalau industrinya kan sebenarnya masih bagus,&quot; ujar dia di kantornya, Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Baca Juga: PT Indosat Ooredoo Resmi PHK 677 Karyawan, Ini Penjelasan Managament
Menurut dia, apabila ke depan semakin banyak perusahaan yang merumahkan karyawan. Langkah pemerintah yakni akan meneliti secara mendalam akar permasalahan PHK besar-besaran tersebut.

&quot;Kita melihat itu harus dibedakan antara yang korporasinya terkait dengan persaingan atau memang ada persoalan lainnya. Sedangkan untuk solusinya kalau masalah persaingan kan bisnis ya ada persaingan. Tapi kalau ada masalah fundamental lain ya kita lihat,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
