<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Virus Korona, AP I Rugi Rp207 Miliar akibat Pembatalan 12.703 Penerbangan</title><description>PT Angkasa Pura I (Persero) mengaku terkena dampak dari wabah virus korona.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/06/320/2179330/virus-korona-ap-i-rugi-rp207-miliar-akibat-pembatalan-12-703-penerbangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/06/320/2179330/virus-korona-ap-i-rugi-rp207-miliar-akibat-pembatalan-12-703-penerbangan"/><item><title>   Virus Korona, AP I Rugi Rp207 Miliar akibat Pembatalan 12.703 Penerbangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/06/320/2179330/virus-korona-ap-i-rugi-rp207-miliar-akibat-pembatalan-12-703-penerbangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/06/320/2179330/virus-korona-ap-i-rugi-rp207-miliar-akibat-pembatalan-12-703-penerbangan</guid><pubDate>Jum'at 06 Maret 2020 17:50 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/06/320/2179330/virus-korona-ap-i-rugi-rp207-miliar-akibat-pembatalan-12-703-penerbangan-TldQh26IbD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/06/320/2179330/virus-korona-ap-i-rugi-rp207-miliar-akibat-pembatalan-12-703-penerbangan-TldQh26IbD.jpg</image><title>Pesawat (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mengaku terkena dampak dari wabah virus korona. Perseroan mengklaim kehilangan potensi pendapatan hingga Rp207 miliar akibat virus korona.
Baca Juga: Insentif Pariwisata Ditunda, AP I Tunggu Arahan
Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, potensi kehilangan pendapatan ini terjadi di 15 bandara yang dikelola oleh AP I. Setiap bulannya, perseroan mengaku rugi Rp100 miliar.

&quot;Dampak financial kalau kami hitung lost opportunity penerbangan di Rp207 miliar. Jadi per bulan rata-rata Rp100 miliar,&quot; ujarnya saat dalam sebuah diskusi di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Baca Juga: Baru Dibuka, Citilink Batalkan Rute Denpasar-Melbourne Imbas Virus Korona
Menurut Faik, selama periode Januari dan Februari 2020, ada 12.703 penerbangan di 15 Bandara AP I yang dicancel. Dari jumlah tersebut terdiri dari 11.680 penerbangan domestik dan sisanya internasional.

&quot;Januari - Februari itu di 15 bandara, ada 12.703 penerbangan untuk seluruh penerbangan di AP I atau sekitar 11.680 penerbangan domestik, 1.023 internasional. Ini baru di Januari - Februari itu total flight cancel,&quot; kata Faik.
Faik menambahkan, potensial kerugian itu belum ditambah dari sisi  non-aeroneutika. Sebab, akibat banyaknya penerbangan yang dibatalkan  buat pengunjung bandara ikut sepi.

&quot;Itu baru Airlines belum bisnis lainya seperti restoran ritel dan lain-lain,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Komersial AP I Devy Suraji  mengatakan tercatat lebih dari 1,6 juta orang gagal terbang. Akibatnya  banyak penerbangan dibatalkan di Bandara yang dikelola AP I.

&quot;Domestik 1,5 juta penumpang yang tidak terbang, 172 ribu orang  internasional. Jadi 1,672 juta orang di 15 bandara, ini,&quot; kata Devy.
</description><content:encoded>JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mengaku terkena dampak dari wabah virus korona. Perseroan mengklaim kehilangan potensi pendapatan hingga Rp207 miliar akibat virus korona.
Baca Juga: Insentif Pariwisata Ditunda, AP I Tunggu Arahan
Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, potensi kehilangan pendapatan ini terjadi di 15 bandara yang dikelola oleh AP I. Setiap bulannya, perseroan mengaku rugi Rp100 miliar.

&quot;Dampak financial kalau kami hitung lost opportunity penerbangan di Rp207 miliar. Jadi per bulan rata-rata Rp100 miliar,&quot; ujarnya saat dalam sebuah diskusi di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (6/3/2020).
Baca Juga: Baru Dibuka, Citilink Batalkan Rute Denpasar-Melbourne Imbas Virus Korona
Menurut Faik, selama periode Januari dan Februari 2020, ada 12.703 penerbangan di 15 Bandara AP I yang dicancel. Dari jumlah tersebut terdiri dari 11.680 penerbangan domestik dan sisanya internasional.

&quot;Januari - Februari itu di 15 bandara, ada 12.703 penerbangan untuk seluruh penerbangan di AP I atau sekitar 11.680 penerbangan domestik, 1.023 internasional. Ini baru di Januari - Februari itu total flight cancel,&quot; kata Faik.
Faik menambahkan, potensial kerugian itu belum ditambah dari sisi  non-aeroneutika. Sebab, akibat banyaknya penerbangan yang dibatalkan  buat pengunjung bandara ikut sepi.

&quot;Itu baru Airlines belum bisnis lainya seperti restoran ritel dan lain-lain,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Direktur Pemasaran dan Komersial AP I Devy Suraji  mengatakan tercatat lebih dari 1,6 juta orang gagal terbang. Akibatnya  banyak penerbangan dibatalkan di Bandara yang dikelola AP I.

&quot;Domestik 1,5 juta penumpang yang tidak terbang, 172 ribu orang  internasional. Jadi 1,672 juta orang di 15 bandara, ini,&quot; kata Devy.
</content:encoded></item></channel></rss>
