<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Cara Tetap Produktif Jika Kerja di Rumah Imbas Virus Korona</title><description>Semakin merebaknya virus korona di dunia tak terkecuali di Indonesia membawa kemungkinan karyawan terpaksa bekerja dari rumah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/07/320/2179806/ini-cara-tetap-produktif-jika-kerja-di-rumah-imbas-virus-korona</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/07/320/2179806/ini-cara-tetap-produktif-jika-kerja-di-rumah-imbas-virus-korona"/><item><title>Ini Cara Tetap Produktif Jika Kerja di Rumah Imbas Virus Korona</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/07/320/2179806/ini-cara-tetap-produktif-jika-kerja-di-rumah-imbas-virus-korona</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/07/320/2179806/ini-cara-tetap-produktif-jika-kerja-di-rumah-imbas-virus-korona</guid><pubDate>Sabtu 07 Maret 2020 18:43 WIB</pubDate><dc:creator>Irene</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/07/320/2179806/ini-cara-tetap-produktif-jika-kerja-di-rumah-imbas-virus-korona-MDl6lVDUPd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kerja di Rumah (Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/07/320/2179806/ini-cara-tetap-produktif-jika-kerja-di-rumah-imbas-virus-korona-MDl6lVDUPd.jpg</image><title>Kerja di Rumah (Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Semakin merebaknya virus korona di dunia tak terkecuali di Indonesia membawa kemungkinan karyawan terpaksa bekerja dari rumah. Nantinya mungkin akan muncul rekomendasi untuk jadwal kerja jarak jauh dan jadwal fleksibel.

Namun mungkin tak semua orang siap jika ditugaskan untuk melakukan pekerjaan mereka dari jarak jauh. Solusinya adalah jangan menunggu hingga Kamu ditugaskan untuk libur tetapi Kamu tak memiliki alat yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan di rumah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ada Virus Korona, Masih Banyak WNI yang Mau Kerja di Korea
Lakukan evaluasi perangkat lunak, informasi dan sumber daya apa yang perlu diakses untuk menjaga produktivitas. Salin seluruh pengingat penting, nomor telepon dan informasi lain yang tersimpan di desktop atau meja kantor Kamu.

Melansir CNN, Jakarta, Sabtu (7/3/2020), seorang manajer harus memastikan bahwa karyawannya memiliki alat yang diperlukan untuk terus bekerja dari rumah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: RI Pasok Pekerja Terampil Industri Perkapalan ke Perusahaan Jepang
Bekerja dari rumah juga membuat batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi lebih buram. Oleh karenanya keberadaan ruang kerja di rumah sangat penting.

&quot;Secara teknis, di mana saja dengan permukaan datar dan internet dapat bekerja, tetapi cobalah dan jadikan itu selingan-bebas mungkin untuk menjadi yang paling produktif,&quot; ujar CEO dan Pendiri FlexJobs Sara Sutton.

Untuk menghindari bekerja selama 12 jam sehari, pastikan Kamu memberi pengingat pada awal dan akhir saat Kamu mengerjakan pekerjaan kantor di rumah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar 12 Perusahaan yang Karyawannya Tidak Penah Berfikir Resign
Saat bekerja dari rumah, tidak akan ada atasan yang akan mengecek perkembangan kerjaan Kamu. Oleh karenanya penting juga untuk menetapkan tenggat waktu yang jelas dan memberikan pembaruan kemajuan secara teratur untuk memastikan semua orang tetap produktif dan bekerja seefisien mungkin.

Yang tidak kalah penting adalah bersiap untuk meeting dari jarak jauh. Meeting jarak jauh ini bisa sama produktifnya dengan pertemuan dengan semua orang duduk di meja konferensi.

Sirkulasikan agenda sebelum pertemuan terjadi sehingga semua orang tahu apa yang akan dibahas. Untuk menghindari orang berbicara satu sama lain atau malu untuk berbicara, tetapkan harapan di awal pertemuan.</description><content:encoded>JAKARTA - Semakin merebaknya virus korona di dunia tak terkecuali di Indonesia membawa kemungkinan karyawan terpaksa bekerja dari rumah. Nantinya mungkin akan muncul rekomendasi untuk jadwal kerja jarak jauh dan jadwal fleksibel.

Namun mungkin tak semua orang siap jika ditugaskan untuk melakukan pekerjaan mereka dari jarak jauh. Solusinya adalah jangan menunggu hingga Kamu ditugaskan untuk libur tetapi Kamu tak memiliki alat yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan di rumah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Ada Virus Korona, Masih Banyak WNI yang Mau Kerja di Korea
Lakukan evaluasi perangkat lunak, informasi dan sumber daya apa yang perlu diakses untuk menjaga produktivitas. Salin seluruh pengingat penting, nomor telepon dan informasi lain yang tersimpan di desktop atau meja kantor Kamu.

Melansir CNN, Jakarta, Sabtu (7/3/2020), seorang manajer harus memastikan bahwa karyawannya memiliki alat yang diperlukan untuk terus bekerja dari rumah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: RI Pasok Pekerja Terampil Industri Perkapalan ke Perusahaan Jepang
Bekerja dari rumah juga membuat batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi lebih buram. Oleh karenanya keberadaan ruang kerja di rumah sangat penting.

&quot;Secara teknis, di mana saja dengan permukaan datar dan internet dapat bekerja, tetapi cobalah dan jadikan itu selingan-bebas mungkin untuk menjadi yang paling produktif,&quot; ujar CEO dan Pendiri FlexJobs Sara Sutton.

Untuk menghindari bekerja selama 12 jam sehari, pastikan Kamu memberi pengingat pada awal dan akhir saat Kamu mengerjakan pekerjaan kantor di rumah.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Daftar 12 Perusahaan yang Karyawannya Tidak Penah Berfikir Resign
Saat bekerja dari rumah, tidak akan ada atasan yang akan mengecek perkembangan kerjaan Kamu. Oleh karenanya penting juga untuk menetapkan tenggat waktu yang jelas dan memberikan pembaruan kemajuan secara teratur untuk memastikan semua orang tetap produktif dan bekerja seefisien mungkin.

Yang tidak kalah penting adalah bersiap untuk meeting dari jarak jauh. Meeting jarak jauh ini bisa sama produktifnya dengan pertemuan dengan semua orang duduk di meja konferensi.

Sirkulasikan agenda sebelum pertemuan terjadi sehingga semua orang tahu apa yang akan dibahas. Untuk menghindari orang berbicara satu sama lain atau malu untuk berbicara, tetapkan harapan di awal pertemuan.</content:encoded></item></channel></rss>
