<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ganjar: Masyarakat Pasti Senang</title><description>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo buka suara terkait batalnya kenaikan  iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/09/320/2180698/ma-batalkan-kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-ganjar-masyarakat-pasti-senang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/03/09/320/2180698/ma-batalkan-kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-ganjar-masyarakat-pasti-senang"/><item><title>MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Ganjar: Masyarakat Pasti Senang</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/03/09/320/2180698/ma-batalkan-kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-ganjar-masyarakat-pasti-senang</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/03/09/320/2180698/ma-batalkan-kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-ganjar-masyarakat-pasti-senang</guid><pubDate>Senin 09 Maret 2020 20:30 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/03/09/320/2180698/ma-batalkan-kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-ganjar-masyarakat-pasti-senang-k6k5uGxWww.jpg" expression="full" type="image/jpeg">BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/03/09/320/2180698/ma-batalkan-kenaikan-iuran-bpjs-kesehatan-ganjar-masyarakat-pasti-senang-k6k5uGxWww.jpg</image><title>BPJS Kesehatan (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo buka suara terkait batalnya kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang diputuskan lewat Mahkamah Agung (MA). Menurut Ganjar, hal ini akan membahagiakan masyarakat.

&quot;Pasti masyarakat senang sekali dengan keputusan ini,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (9/3/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Wamenkeu: Kita Akan Dalami Putusan Itu
Menurut Ganjar, ada baiknya manajemen BPJS Kesehatan memperbaiki pengelolaannya. Sehingga BPJS Kesehatan tidak lagi merugi dan tidak membebani masyarakat dengan menaikkan iuran.

&quot;Pasti masyarakat senang sekali dengan keputusan ini. Dan menurut saya manajemen BPJS Kesehatan tinggal melakukan review bagaimana pengelolaan yang lebih baik. Bagaimana ini bisa efektif,&quot; jelasnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibatalkan, Sri Mulyani: Realita yang Harus Kita Lihat
Setelah itu lanjut Ganjar BPJS Kesehatan perlu mengatur agar pelayanan lebih baik. Misalnya dengan melakukan efisiensi untuk mengurangi beban BPJS Kesehatan.

&amp;ldquo;Bagaimana kemudian ini bisa dilakukan efektif. Demoralisasi yang terjadi umpama, dia sebenarnya cukup mendapat perawatan berobat jalan, yang nggak harus menginap ya nggak usah rawat inap. Kemudian, maaf sering kali ibu melahirkan sebenarnya bisa melahirkan secara alamiah, mereka harus disesar. Ini juga mesti didorong dan diperketat,&amp;rdquo; kata Ganjar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Fakta Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan yang Ditentang DPR
Menurut Ganjar, efisiensi yang dilakukan tanpa perlu mengurangi pelayanan. Selain itu, BPJS Kesehatan juga harus siap dengan opsi-opsi lainnya.

&amp;ldquo;Kalau lah kemudian ada yang mesti disiapkan, mana yang opsional? Mana yang tidak menjamin secara keseluruhan, ya itu saja yang dibicarakan. Agar BPJS tetap bisa survive tapi ya pengelolaannya tidak cukup hanya begini-begini saja,&amp;rdquo; kata Ganjar.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo buka suara terkait batalnya kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang diputuskan lewat Mahkamah Agung (MA). Menurut Ganjar, hal ini akan membahagiakan masyarakat.

&quot;Pasti masyarakat senang sekali dengan keputusan ini,&quot; ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (9/3/2020).
 
&amp;nbsp;Baca juga: MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Wamenkeu: Kita Akan Dalami Putusan Itu
Menurut Ganjar, ada baiknya manajemen BPJS Kesehatan memperbaiki pengelolaannya. Sehingga BPJS Kesehatan tidak lagi merugi dan tidak membebani masyarakat dengan menaikkan iuran.

&quot;Pasti masyarakat senang sekali dengan keputusan ini. Dan menurut saya manajemen BPJS Kesehatan tinggal melakukan review bagaimana pengelolaan yang lebih baik. Bagaimana ini bisa efektif,&quot; jelasnya.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dibatalkan, Sri Mulyani: Realita yang Harus Kita Lihat
Setelah itu lanjut Ganjar BPJS Kesehatan perlu mengatur agar pelayanan lebih baik. Misalnya dengan melakukan efisiensi untuk mengurangi beban BPJS Kesehatan.

&amp;ldquo;Bagaimana kemudian ini bisa dilakukan efektif. Demoralisasi yang terjadi umpama, dia sebenarnya cukup mendapat perawatan berobat jalan, yang nggak harus menginap ya nggak usah rawat inap. Kemudian, maaf sering kali ibu melahirkan sebenarnya bisa melahirkan secara alamiah, mereka harus disesar. Ini juga mesti didorong dan diperketat,&amp;rdquo; kata Ganjar.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Fakta Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan yang Ditentang DPR
Menurut Ganjar, efisiensi yang dilakukan tanpa perlu mengurangi pelayanan. Selain itu, BPJS Kesehatan juga harus siap dengan opsi-opsi lainnya.

&amp;ldquo;Kalau lah kemudian ada yang mesti disiapkan, mana yang opsional? Mana yang tidak menjamin secara keseluruhan, ya itu saja yang dibicarakan. Agar BPJS tetap bisa survive tapi ya pengelolaannya tidak cukup hanya begini-begini saja,&amp;rdquo; kata Ganjar.</content:encoded></item></channel></rss>
